Jumat, 21 Agu 2026
light_mode

Laju Varian Baru Covid-19, Kapitalisme Tak Serius Atasi Pandemi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
  • print Cetak

 

Oleh: Ummu Taqiyya
Aktivis Dakwah, Mompreneur

Sudah dua tahun pandemi melanda dunia, sejak virus SARS-CoV-2 terdeteksi pertama kali di China kemudian menyebar keseluruh dunia. Berbagai upaya ditempuh guna mengatasi wabah, namun tak kunjung teratasi, dan varian virus baru pun kian bertambah.

Belum usai penyebaran virus varian Delta dan Omicron, kini bertambah varian baru yang ditemukan pertama kali di Perancis yang diberi mama IHU atau B.1640.2. (cncbindonesia.com/08/01/2022)

Beberapa waktu lalu istilah “Delmicron” juga sempat bikin geger dan makin membuat khawatir sebab diklaim sebagai kombinasi virus varian Delta dan Omicron.(health.detik.com/10/01/2022)

Dengan bertambahnya varian baru, Pemerintah memutuskan untuk memberikan vaksinasi ketiga sebagai vaksin booster. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin booster akan diberikan secara gratis atau berbayar kepada masyarakat pada pekan depan, usai rapat dengan Presiden Joko Widodo. (kompas.com/6/1/22)

Setiap masuknya varian baru covid 19, seakan solusinya hanya dengan menambah vaksin. Padahal upaya tersebut seperti tambal sulam, memberikan vaksin tapi tidak menghentikan perjalanan dari dalam maupun keluar negeri, atau penguncian wilayah secara menyeluruh. Mau sampai berapa banyak lagi vaksin diberikan kepada masyarakat, sedangkan penguncian wilayah dalam menghentikan lajunya virus tidak lakukan?

Dunia saat ini masih berpegang teguh pada ideologi kapitalisme yang hanya berlandaskan pada asas manfaat dan materi yang didapatkan, sehingga lebih mengutamakan keamanan ekonomi dibandingkan kesehatan dan keselamatan rakyat. Roda ekonomi harus terus berjalan, seperti masih diperbolehkannya perjalanan dari dalam maupun keluar negeri. Masyarakat yang mempunyai kekayaan materi bebas mau keluar negeri meskipun tujuannya hanya untuk jalan-jalan, kemudian pulang kembali dengan membawa virus. Di sistem ini, dunia tidak ingin melakukan lockdown secara total, sehingga penyebaran virus tidak bisa ditangani secara cepat dan tepat. Upaya yang dilakukan hanya fokus pada 3T (Testing, Tracing, Treatment), protokol kesehatan, dan vaksinasi.

Berbeda halnya ketika sistem islam diterapkan, solusi dari akar permasalahan yang terjadi terutama dalam menghadapi pandemi akan segera dilakukan secara cepat dan tepat. Daulah Islam akan memberlakukan sistem lockdown secara total, mengunci area wabah yang terjangkit virus, tidak memperbolehkan melakukan perjalanan ke dalam atau ke luar area wabah yang terjangkit virus. Mobilitas manusia dari dan ke dalam area wabah juga akan dihentikan.

Sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Apabila kalian mendengar wabah di suatu tempat maka janganlah memasuki tempat itu dan apabila terjadi wabah sedangkan kamu berada di tempat itu maka janganlah keluar darinya. (HR. Imam Muslim)

Orang-orang yang terjangkit virus akan segera diobati tanpa mengulur waktu. Isolasi dilakukan secara tepat dengan memisahkan orang-orang yang sehat dengan orang-orang yang sakit, agar penularan penyakit tidak menyebar. Kesehatan dan imunitas masyarakat juga harus ditingkatkan dengan pola hidup sehat, makan-makanan yang sehat dan bergizi.

Riset dan teknologi terkini juga dikerahkan dengan tepat dan bijak bagi kecepatan dan keberhasilan penerapan prinsip tindakan islam, sehingga dapat mempermudah upaya penghentian laju varian virus. Hasil riset dan teknologi juga dipastikan tidak berbahaya bagi kesehatan masyarakat, dan keselamatan jiwa setiap orang. Kepemimpinan Islam dibutuhkan sebagai metode pelaksana dalam mengerahkan upaya untuk lockdown secara total dan mendunia.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemungutan Suara Ulang Madina

    Pemungutan Suara Ulang Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Spanduk & Baliho Dilarang Berdiri MADINA- Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal akan menghadirikan tujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina, Kamis (24/2). Pertemuan itu untuk menjelaskan secara teknis bahwa tahapan dan jadwal pemungutan suara ulang telah dimulai ”Kita akan sosialisasikan kepada mereka (7 pasangan calon, red) secara teknis pelaksanaan pemungutan suara ulang ini. Seperti […]

  • Hari Raya Qurban Tim 8 Madina Berbagi Dengan Masyarakat dan Yatim

    Hari Raya Qurban Tim 8 Madina Berbagi Dengan Masyarakat dan Yatim

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ‎ ‎PANYABUNGAN ( Mandailing Online): usai pelaksanaan sholad Idul Adha 1446 H kantor Partai Gerakan Indonesia Raya Mandailing Natal ( Madina ) dipadati oleh warga Masyarakat Gunung Tua Raya dan Yatim. Mereka sengaja di undang untuk mengikuti prosesi penyembelihan hewan qurban sekaligus pembagian jatah daging kurban. ” Tim 08 Madina dari Partai Gerindra hari ini […]

  • Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan H. Daulay Pecinta Masjid sebagai basis membangun peradaban Islam Apa saja aktivitas boleh dilakukan di lingkungan masjid, kecuali melakukan kemaksiatan kepada Allah, bahkan di seputaran masjid harus dijadikan tempat membangun peradaban islami, baik itu kegiatan ibadah maupun muamalah. Rasulullah semasa hidupnya selalu menjadikan masjid sebagai basis atau markas perjuangan, baik perjuangan politik, ekonomi, sosial, […]

  • Infrasruktur jalan Muara Batang Gadis memprihatinkan

    Infrasruktur jalan Muara Batang Gadis memprihatinkan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN – Kondisi infrasruktur jalan dan jembatan yang ada di Kecamatan Muara Batang Gadis sampai saat ini masih buruk dan memperihatinkan dengan meliputi akses jalan ke Desa Suka Makmur, Aek Godang, Panunggulan dan beberapa desa lainnya. “Untuk alternatif lainnya menuju desa itu jika musim hujan melalui sungai menggunakan perahu bot jenis robin dengan ongkos Rp.50 […]

  • Jangan Sampai RUUPKS Disahkan

    Jangan Sampai RUUPKS Disahkan

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Sebuah program televisi untuk anak-anak di Denmark menampilkan adegan berupa beberapa orang dewasa yang dikumpulkan, kemudian mereka berdiri tanpa menggunakan busana di depan penonton anak-anak dalam rangka melawan body shaming. Produser acara televisi Denmark tersebut mengatakan bahwa program ini dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk melawan rasa […]

  • Aliansi Mahasiswa Aksi di Pomdam I/BB, Desak TNI Tindak Oknum Diduga Lindungi PETI Madina

    Aliansi Mahasiswa Aksi di Pomdam I/BB, Desak TNI Tindak Oknum Diduga Lindungi PETI Madina

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MEDAN|| Mandailing Online – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sumatera Utara Berkah menggelar aksi unjuk rasa di depan Pomdam I/Bukit Barisan, Medan, Selasa (19/5/2026). Aksi diikuti Koordinator Madina, JMI, dan Gempet SU. Massa menyoroti maraknya Pertambangan Tanpa Izin di Mandailing Natal yang dinilai terbuka, berulang, dan menimbulkan korban jiwa. Wilayah yang disebut meliputi Batang Natal, Lingga […]

expand_less