Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Dua Supir ALS Tersangka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Kepolisian menetapkan tersangka terhadap supir I dan II Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) tujuan Medan-Bengkulu yang masuk jurang di Kawasan Aek Latong, kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menewaskan 19 orang penumpangnya pada Sabtu (25/6) lalu.

“Saat ini supir I bernama Unggul dan supir II, Rahmat masih diburu pihak kepolisian di wilayah Sumut dan Riau, setelah kabur pada peristiwa maut itu,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Raden Heru Prakoso, Jumat (1/7) di Mapolda Sumut.

Dikatakan Heru, dua supir yang ditetapkan tersangka dijerat dengan pasal 359 KUHPidana tentang kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain/meninggal dunia.

Untuk dua kernetnya, Rizal (25) warga Kota Nopan Kabupaten Madina dan Hamzah Lubis (23) warga Muara Siponggi Kota Nopan Kabupaten Madina, sudah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi oleh Polres Tapsel.

Selain dua kernet, polisi juga sudah meminta keterangan Kepala Cabang Loket ALS Padangsidempuan dan Medan. Hasil keterangannya dua Kacab Loket ALS menyebutkan, sesuai laporan bahwa jumlah penumpang sebanyak 44 orang. Namun dilapangan jumlah penumpang 65 orang. ” Artinya, supir masih mengangkut atau menerima penumpang diperjalanan,” kata Heru.

Dalam penyelidikan kasus ini, telah dibentuk tim khusus gabungan Polisi, Dinas Perhubungan (soal kelayakan bus) dan pihak PU ( kaitan dengan kondisi jalan). Soal santunan kepada korban, Heru Prakoso mengatakan sudah diberikan oleh pihak Jasa Raharja.

Peristiwa maut tersebut berawal sekira delapan kilometer sebelum Aek Lotung bus sempat mogok, Sabtu (25/6) kira-kira pukul 01.00 WIB. Kemudian diperbaiki dan mendekati Aek Lotung supir meminta sebagian dari 65 penumpang turun agar beban bus tidak terlalu berat sebab jalanan mendaki.

Beberapa penumpang terdiri dari kaum lelaki dewasa turun dan bus mulai mendaki jalanan yang licin. Ditengah jalan, bus tak kuat melanjutkan perjalanan dan kendaraan mundur hingga tercebur ke sungai dan 19 penumpang didalam bus meninggal dunia.

Ke-19 korban masing- masing Poppy Mustika (9), Maulida Asmara (30), Putri Balkis (15), Eka Santi (31), Adinda Pratiwi (5), Refki Anugerah (2), Dahniar (56), Asica Azhara (7), Desi Indriani (30), Yuni Sipiani (3), Weni (5), Dimas (3), Dedi (40), Rismawati (55), Kumala Sari (11), Rohana (46) dan Husni Amelia (9) Siti Rahayu (30) dan Desi Trifiona (4). Dan seluruh korban telah dikebumikan oleh pihak keluarga. (fer/tribun-medan.com)
Sumber : Tribunnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 Kabupaten/Kota di Sumut Terancam Tunda Pilkada di 2015

    14 Kabupaten/Kota di Sumut Terancam Tunda Pilkada di 2015

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 14 kepada daerah di kabupaten/kota di Sumatera Utara, akan berakhir jabatannya di tahun 2015. Data tersebut diperoleh dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dengan berakhirnya masa jabatan, maka KPUD perlu segera melaksanakan pemilihan kepala daerah, agar tidak terjadi kekosongan pemimpin di daerah. Ke-14 daerah tersebut menurut Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, […]

  • Tol Sumatera, pusat hanya janji

    Tol Sumatera, pusat hanya janji

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Soeharsojo, meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Ditegaskannya, bahwa selama ini masyarakat Sumatera hanya mendapatkan janji tentang rencana pembangunan jalan Trans Sumatera. “Rencana pembangunan Trans Sumatera harus direalisasikan dan jangan ditunda lagi, karena sejak 15 tahun yang lalu pemerintah […]

  • Saparudddin Haji Lubis Berlatar Santri

    Saparudddin Haji Lubis Berlatar Santri

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saparuddin Haji Lubis yang berpasangan dengan Miswaruddin Daulay sebagai pasangan calon bupati/wakil bupati Madina tak jauh dari dunia santri. Sebab, Saparuddin Haji Lubis merupakan alumni Pondok Pesantren Mustofawiyah Purba Baru. Basis pendidikan santri ini diharapkan akan menjadikan kerangka bagi pasangan itu menjadikan Kabupaten Madina yang lebih Madani jika kelak memimpin Kabuputen Madina lima tahun ke […]

  • Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    Ini Aturan Jam Kerja PNS, Anggota Polri dan TNI selama Ramadan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menyambut bulan suci Ramadan 1436, pemerintah kembali melakukan pengaturan jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, dan Polri. Ketentuan itu dituangkan dalam Surat Edaran MenPAN-RB No. 04/2015 tentang  Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada Bulan Ramadan. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

  • Kader AMPI Sorot Sosialisasi Proyek SMGP dengan Kadin Madina

    Kader AMPI Sorot Sosialisasi Proyek SMGP dengan Kadin Madina

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kader AMPI Mandailing Natal meyoroti kegiatan Sosialisasi Persyaratan Vendor Lokal Sebagai Rekanan PT.SMGP kepada Kadin Mandailing Natal di Bagas Nagodang, Panyabungan, Selasa (6/4/2021). Materi sosialisasi menyangkut hal-hal persyaratan teknis dan administratif bagi para pengusaha lokal dibawah naungan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) untuk menjadi perusahaan rekanan  menggarap proyek-proyek di PT SMGP. […]

  • Tanggapan Atas Indonesia Vs Malaysia"Berdamai dengan tetangga"

    Tanggapan Atas Indonesia Vs Malaysia"Berdamai dengan tetangga"

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hubungan Malaysia dan Indonesia kembali memanas setelah insiden penangkapan tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diklaim telah melewati perbatasan Indonesia. Benar atau salah sampai saat ini belum dapat kepastian hukum yang jelas hingga membuat dua pihak saling member tanggapan negative.Aksi demonstrasi pun terjadi unuk membebaskan tiga orang tersebut, namun Malaysia tidak terima atas perlakuan […]

expand_less