Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Lebih baik PSMS ke LPI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan yang digunakan untuk bantuan kepada PSMS melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan senilai Rp6 miliar untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia harus dipertimbangkan lagi.

Pasalnya, masih banyak cabang-cabang olahraga yang memerlukan “suntikan” anggaran dari Pemko dan bukan hanya untuk PSMS saja.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Medan, Juliandi, mengatakan Pemko Medan harus menghentikan bantuan yang diberikan lewat APBD kepada PSMS. Apalagi, menurutnya PSMS hanya “beban” bagi Pemko Medan, yang senantiasa menggunakan APBD.

“Meskipun dikatakan bantuannya berstatus hibah, tetap saja anggaran itu membebankan Pemko Medan, “ tegas Juliandi, tadi malam.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, jika PSMS tetap menggunakan APBD Kota Medan, ditambah dengan tidak adanya prestasi yang didapat, lebih baik PSMS masuk saja ke Liga Primer Indonesia (LPI). “Yang mungkin sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan APBD,” katanya.

“Toh, PSMS hanya berlaga di level ke II. Jadi, lebih bagus PSMS gabung saja ke LPI. LPI kan juga ajang professional sepakbola tanpa menggunakan APBD, “ ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Medan, Syaiful Bahri Lubis, mengatakan untuk menghentikan bantuan kepada klub profesional itu tahun depan harus ada petunjuk teknis (juknis) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Kami menunggu petunjuk teknis dari Mendagri. Setiap tahun disampaikan dan itu jelas terlampir apa saja yang dibenarkan atau tidak. Makanya, saya tidak bisa katakan tidak diberi lagi melalui KONI,” katanya.

Bantuan itu diberikan melalui KONI Medan, kata Syaiful, bentuknya hibah. Laporan pertanggungjawabannya pun diserahkan kepada KONI sebagai pemberi dana. “Pemko tidak lagi mencampuri masalah implementasi anggaran tersebut,” kata Syaiful.

Sebelumnya, bantuan diberikan kepada KONI Medan tidak sebesar saat ini yakni Rp14 miliar. Saat KONI Medan diketuai Abdillah (mantan Walikota Medan) bantuan KONI Medan hanya Rp500 juta.

Sebab, bantuan untuk PSMS masih bisa mengalir langsung dari APBD dengan status hibah. Artinya, saat ini KONI hanya sebagai perantara mengalirkan dana untuk PSMS.

“Kami tidak mau terlalu maju dulu dalam hal ini. Kami tetap menunggu petunjuk dari Mendagri. Penyetopan kami jadikan masukan saja dulu,” ungkapnya
Sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

    Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Irigasi sering rusak, belasan petani di Desa Muara Siambak, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal gagal panen. tepatnya di desa Muara Siambak dan Muara Pungkut Kab. Mandailing Natal gagal Panen. Kondisi ini tentunya membuat petani pasrah di tengah himpitan ekonomi saat ini. Informasi yang di himpun dari sejumlah petani, irigasi bondar Bariba Tamiang  […]

  • Diduga Sarang Korupsi, Dinas Kesehatan Madina Didemo Mahasiswa

    Diduga Sarang Korupsi, Dinas Kesehatan Madina Didemo Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aliansi Mahasiswa melakukan unjukrasa di Dinas Kesehatan Madina terkait dugaan terjadinya korupsi. Unjukrasa berlangsung Kamis (11/4/2019) di halaman Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) oleh sekitar 20 orang tergabung dalam Mahasiswa Revolusioner (AMR) Tapanuli Bagian Selatan. Pengunjukrasa juga membacakan surat Pernyataan Sikap yang ditandatangani unsur-unsur AMR, yakni Ketua Umum DPP […]

  • Nama 12 Wafat Sudah Diketahui

    Nama 12 Wafat Sudah Diketahui

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Nama-nama 12 orang perempuan yang tewas tertimpa longsor bekas tambang emas ilegal telah teridentifikasi. Persistiwa itu terjadi di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Kamis (28/4/2022) sekira pukul 16.00 WIB. Selain 12 wafat, terdapat 2 orang dinyatakan selamat yang kini masih dirawat di puskesmas terdekat. Berikut daftar […]

  • Lagi, LBH Al Amin Berangkatkan 4 Yatim ke SMK Penerbangan

    Lagi, LBH Al Amin Berangkatkan 4 Yatim ke SMK Penerbangan

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : LBH Al-Amin kembali memberangkatkan empat anak yatim dari Madina untuk disekolahkan di SMK Penerbangan, Jakarta. Keempat anak yatim itu berangkat dengan bus ALS dari Ladang Sari, Panyabungan, Rabu (17/7/2019). Isak tangis tak terbendung dari masing-masing ibu melepaskan keberangkatan anak-anak mereka. Bukan saja derai air mata perpisahan, tetapi juga tangisan melepaskan […]

  • Guru SD Ditemukan Tewas di Sungai

    Guru SD Ditemukan Tewas di Sungai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Seorang guru SD Negeri 246 Silatung, Koto Beringin Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina) bernama Nurhelmi (37), Kamis pagi (2/4) ditemukan tewas di Sungai Aek Sipongi, Desa Koto Beringin. Sejauh ini pihak kepolisian belum mengetahui penyebab kematian almarhumah. Pihak medis juga tak menemukan bekas penganiayaan di tubuhnya. Informasi yang […]

  • LKPJ Bupati Madina dan Proyek Dinas Kesehatan – Guru Makan Berdiri, Murid Makan Berlari

    LKPJ Bupati Madina dan Proyek Dinas Kesehatan – Guru Makan Berdiri, Murid Makan Berlari

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Dahlan Hasan Nasution dilantik lagi hari ini menjadi bupati Mandailing Natal. Pelantikan ini merupakan amanat konstitusi atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian proses pemilihan kepala daerah alias pilkada lalu, dimana Dahlan Hasan Nasution yang berstatus incumbent atau patahana memenangi pilkada itu. Pelantikan ini sebagai amanah konstitusi  […]

expand_less