Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 3 Jul 2012
  • print Cetak

Panyabungan (MO) – Pihak Harajaan Hutasiantar memprotes Kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) priode sekarang. Pasalnya, pemilihan pengurus tidak sesuai anggaran dasar BPA.

Raja Harajaan Hutasiantar, Hasanul Arifin Nasution, S.Sos Gelar Patuan Mandailing, mengaku terkejut setelah mengetahui pengurus baru BPA Madina sudah terbentuk dan sudah pula dikukuhkan.

Diungkapkannya, selaku raja Harajaan Hutasiantar, dia tak pernah mengirim utusan harajaan Hutasiantar pada pemilihan pengurus BPA Madina. Meski ada utusan dari Harajaan Hutasiantar, itu bukan utusan resmi.

“Jangankan mengeluarkan surat berupa rekomendasi formal penunjukan utusan untuk BPA Madina, Harajaan Hutasiantar pun sejauh ini belum menggelar sidang adat untuk mengevaluasi kinerja utusan sebelumnya dan penunjukan utusan untuk periode yang baru,” sebutnya, kemarin.

Utusan resmi harajaan pada proses pemilihan pengurus BPA salah satu syarat mengadakan kegiatan pemilihan pengurus baru sesuai amanah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) BPA Madina.

“Saya rasa ada kesalah-pahaman di sini. BPA boleh jadi mitra Pemerintah Kabupaten Madina. Tugas BPA sehari-hari adalah memberikan masukan, terutama yang berkaitan dengan kebudayaan kepada pemerintah daerah. Namun saya rasa, tujuan itu akan kabur manakala cara-cara yang kita gunakan untuk menopang berdirinya BPA itu tidak sesuai dengan aturan main BPA sendiri,” katanya.

Oleh karena itu, Patuan Mandailing berharap agar pihak-pihak terkait meninjau kembali tata cara yang diberlakukan baik dalam pengiriman utusan ke BPA maupun penyusunan formasi kepengurusan di dalam BPA.

“Kalau memang BPA adalah salah satu wadah untuk mengagregasi stake holder Madina dengan lebih baik, kita harus membuat wujud BPA yang sebaik-baiknya. Untuk itu, BPA secara etis perlu menyurati harajaan-harajaan yang ada untuk meminta siapa utusan resmi dan sah secara adat dari masing-masing harajaan,” tegas Patuan Mandailing.

Apabila tidak demikian, lanjut Patuan Mandailing, tentu ada motivasi yang tidak baik. Jika memang seperti itu, berarti ada upaya mengecilkan atau mengucilkan.

“Karena tidak satu kekuatan pun selamat manakala dia durhaka pada sejarah, maka mari kita tinjau ulang keberadaan BPA itu. Mohon diingat, menjadi “boneka” adalah nasib terburuk bagi BPA dan orang-orang yang sudah di dalamnya” imbuhnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara Namanya Eka Dessy Dahlia. Dia adalah istri Raja Pege, bupati Kabupaten Tanah Longsor. Meski istri seorang bupati, Eka tak mau melibatkan diri dalam pemerintahan kabupaten. Dia tak mau memanfaatkan jabatan suaminya itu menimbun harta bagi keluarganya. Toh, gaji suaminya sudah lebih dari cukup untuk keluarga. Eka tak mau jabatan ketua PMI. […]

  • Fahrizal Efendi dan Upaya Pengembangan Pesantren Abinnur Al-Islami

    Fahrizal Efendi dan Upaya Pengembangan Pesantren Abinnur Al-Islami

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami merupakan asset penting bagi umat muslim di Mandailing Natal. Asset penting karena pesantren ini sejak berdiri pada tahun 2006 telah fokus untuk melahirkan santri-santri hafizul Qur’an. Pesantren yang berlokasi di Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara ini juga fokus dalam kitab klasik, yakni kitab […]

  • Kejati Sumut Sution Usman Dimutasi

    Kejati Sumut Sution Usman Dimutasi

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Kepemimpinan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut di bawah komando Sution Usman Adji sebentar lagi berakhir. Kejagung menempatkan Sution di posisi baru, yakni Sekretaris Badan Pendidikan dan Latihan (Sesdandiklat) Kejagung. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad menyatakan, surat keputusan (SK) mutasi Sution sudah turun sejak 30 Maret lalu. Sebagai Kajati Sumut yang baru, Kejagung […]

  • DPRD Desak KPU Madina Ubah Jadwal Coblos Ulang

    DPRD Desak KPU Madina Ubah Jadwal Coblos Ulang

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengubah jadwal coblos ulang pilkada yang ditetapkan pada Rabu (20/04/2011) mendatang karena bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN). “Kita minta KPU segera mengubah jadwal itu, mereka harus secepatnya melakukan pertemuan maupun menyurati KPU Provsu dan KPU Pusat,” ujar Iskandar […]

  • Calon Haji Madina Tahun ini 494 Orang

    Calon Haji Madina Tahun ini 494 Orang

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah calon jamaah haji dari mandailing Natal tahun ini  sebanyak 494 orang. Terdiri dari 187 laki-laki dan 307 perempuan. Demikian data diperoleh dari pihak Depag Mandailing Natal dalam acara zikir dan do’a bersama para calon jamaah haji di masjid Nur Ala Nur, Dalan Lidang, Panyabungan, Selasa (11/7/2017). Para jamaah haji itu […]

  • Geliat Pastap Julu, Ekowisata Hingga Agribisnis (2)

    Geliat Pastap Julu, Ekowisata Hingga Agribisnis (2)

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Sumber Daya Alam (SDA) Desa Pastap Julu boleh dikata nyaris serupa dengan desa desa sekitar. Tetapi desa Pastap Julu menjadi menarik kajian, karena potensi potensi desa itu mampu diurai dan dipeta secara tepat oleh kepala desa-nya. Pemukiman desa yang dikelilingi alam hutan yang asri, dibelah sungai jernih, kesejukan cuaca serta kebersahajaan […]

expand_less