Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Listrik Sering Padam, Pelanggan PLN di Madina Kecewa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Akibat aliran listrik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhir-akhir ini sering padam tanpa penjelasan yang jelas dari pihak PT PLN Cabang Panyabungan, masyarakat Madina merasa kesal dan mengecam keras kinerja PLN.

Banyak masyarakat yang mempunyai usaha menggunakan jasa arus listrik seperti warnet, radio dan usaha lain lainnya merasa kecewa akibat banyaknya kerugian yang mereka alami setiap listrik padam yang kerap memakan waktu cukup lama.

Salah seorang warga Panyabungan Kota, Jumadil Batubara, Kamis (31/03/2011) mengatakan selaku warga Madina khususnya Kecamatan Panyabungan Kota amat kecewa dengan kinerja PT PLN, karena akhir-akhir ini sering mati lampu tanpa alasan jelas.

“Dalam beberapa hari belakangan ini, Kota Panyabungan terlihat seperti kota yang tidak maju seperti yang telah dibangun Pemerintah Daerah kita. Kota terlihat seperti hutan belantara bagaikan tanpa penghuni,” ujar Jumadil.

Masih kata Jumadil, apalagi saat hujan melanda Kota Panyabungan, lampu pasti akan padam sampai berjam-jam yang imbasnya kalau malam, anak-anak tidak bisa belajar di rumah karena tidak bisa melihat bacaan dan apa yang telah ditulisnya.

“Seharusnya pihak PLN menjalankan tugasnya dengan baik dalam memberi layanan kepada masyarakat. Jangan hanya ketika masyarakat terlambat sedikit membayar iuran listrik pasti akan terkena denda dan segera diputus aliran listriknya seperti spanduk yang mereka pasang,” tegas Jumadil.

Diharapkan, masalah lampu padam yang kerap terjadi belakangan ini bisa cepat teratasi, karena dampaknya sangat terasa bagi masyarakat, sebab banyak warga yang mempunyai usaha memakai jasa aliran listrik untuk menjalankan usahanya.

Jumadil juga berharap PLN memberitahukan kepada masyarakat setiap akan ada pemadaman lampu melalui radio atau selebaran, agar masyarakat tahu mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan menghadapi padamnya lampu yang bukan sebentar.

Untuk mengatasi agar rumah tidak gelap gulita seperti tidak ada penghuninya apabila lampu padam di malam hari, Jumadil terpaksa membeli mesin genset agar dapat ia gunakan menerangi rumah apabila lampu padam.

Sementara itu pihak PT PLN Cabang Panyabungan ketika hendak dikonfirmasi wartawan terkait seringnya padam lampu belakangan ini, tidak dapat dijumpai untuk dimintai keterangannya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Udara Sibanggor Terindikasi Tak Beres, Rakyat Harus Dilindungi

    Udara Sibanggor Terindikasi Tak Beres, Rakyat Harus Dilindungi

    • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Menurut saya, kondisi Sibanggor Julu kini sangat tidak beres. Dibutuhkan kedatangan tim ahli indevenden pengukur zat hidrogen-sulfur di sana. Pengundangan tim ahli itu sebisanya diinisiasi DPRD Mandailing Natal. Jika DPRD Mandailing Natal enggan maka DPRD Sumatera Utara harus berinisiasi. Alasan saya : di Sibanggor Julu banyak indikasi-indikasi keterancaman tubuh penduduk yang […]

  • SRI dan BPGC Bantuk  Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    SRI dan BPGC Bantuk Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sumatera Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) sepakat membentuk tim pengembangan kopi Mandailing.  Tujuannya, mengupayakan kembali kejayaan kopi Mandailing.   Demikian disampaikan Penasehat BPGC Iswar Matondang didampingi direktur SRI Rasyid Assaf Dongoran,M.Si kepada wartawan, Rabu (4/3) di Panyabungan. Gerakan tim dinyatakan sebagai bentuk respon terhadap keluhan petani […]

  • DPRD usulkan perampingan SKPD Madina

    DPRD usulkan perampingan SKPD Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Gemuknya’ SKPD (Satuan Kerja Perangkat daerah) Pemerintah Kabupaten Manndailing Natal (Madina) akan berdampak kepada pemborosan anggaran belanja sehingga perlu dirampingkan. Menurut anggota Fraksi Demokrat DPRD Mandailing Natal, Ali Mutiara Rangkuti, perampingan struktur organisasi di lingkungan Pemkab Madina perlu guna penghematan anggaran APBD. Jumlah SKPD di lingkungan Pemkab Madina saat ini sebanyak 47 unit […]

  • Ini Dia Harga BBM Per 15 Desember Mendatang!

    Ini Dia Harga BBM Per 15 Desember Mendatang!

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kementerian ESDM hari ini, Senin (13/12/2010) merilis harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) per periode 15 Desember tetap. Hal ini ditetapkan atas dasar hasil monitoring dan evaluasi perkembangan harga minyak mentah dan harga produk BBM di pasar dunia selama tahun 2010 masih dalam kisaran asumsi makro APBN-P 2010 ($ 80 per barel). Rata-rata harga minyak […]

  • Atika Buka Expo Ekonomi Kreatif

    Atika Buka Expo Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Madailing Online) – Pergerakan di kalangan pelaku usaha menjadi salah satu variabel pergerakan ekonomi daerah. Termasuk ekonomi kreatif di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki peran untuk meluaskan ruang dan peluang bagi pelaku usaha. Expo Ekonomi Kreatif mulai berlangsung hari ini hingga 17 Agustus 2023 di lapangan Masjid Nur Ala […]

  • MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (1)

    MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (1)

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis Sepanjang yang dapat diketahui sampai sekarang, belum ada seseorang yang menulis dan menerbitkan sejarah Mandailing. Oleh karena itu kita tidak dapat memperoleh refensi untuk membicarakan sejarah Madailing. Suku bangsa atau kelompok etnis Mandailing. Suku bangsa atau kelompok etnis Mandailing memang mempuyai aksara sendiri yang dinamakan Surat Tulak-Tulak. Tetapi ternayata orang-orang […]

expand_less