Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Gran Max Terjun ke Sungai di Kotanopan, 8 Orang Tewas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (14/03/2011) dini hari. Sebuah mobil Daihatsu Gran Max Nopol BK 1380 KO, terjun ke sungai. Gran Max yang terjun ke sungai dengan ketinggian 20 meter dari badan jalan mengakibatkan 8 orang tewas.

Korban tewas yakni Darmawati (40) warga Pulo Brayan, Kota Medan, Rosdiana (30) warga Jalan Denai, Kota Medan, Aldi (10) warga Jalan Denai, Kota Medan, Fadil (8), Farel (8 bulan) dan Julnellis (30) ketiganya warga Desa Padang Koto Gadang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Sementara dua korban tewas yang ditaksir berumur 3 tahun dan 40 tahun belum deketahui identitasnya. Sedangkan tiga orang selamat dalam kecelakaan maut tersebut yakni Heri (sopir), Afrizal (suami Rosdiana) warga Jalan Denai No 32, Kota Medan dan Safrizal warga Aceh.

Kasatlantas Polres Madina AKP Trang Gono yang dikonfirmasi di kantornya, membenarkan kejadian lakalantas yang menewaskan 8 orang tersebut.

Dikatakannya, begitu mengetahui adanya lakalantas, pihaknya langsung terjun ke lokasi kejadian. Data sementara yang diperoleh dari TKP, di dalam mobil terdapat 10 orang penumpang dan 1 sopir. Namun saat polisi tiba di TKP, sopir sudah melarikan diri.

Kronologis kejadian, Mobil Gran Max datang dari arah Sumbar menuju Medan. Tepat di Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanapan Kilometer 52-53, mobil tersebut itu masuk ke sungai yang kedalamannya diperkirakan 20 meter dari badan jalan. Pada malam kejadian, kondisi di TKP cukup gelap dan turun hujan.

Lanjut Trang, sampai saat ini pihaknya belum dapat memastikan kronologis sebenarnya, karena sopir mobil bernama Heri keburu kabur sebelum polisi tiba di TKP. Polisi hingga kini masih memburu sopir maut tersebut.

Polisi mengetahui terjadi kecelakaan dari warga Desa Usor Tolang. Sebelumnya, salah seorang penumpang selamat mendatangi warga ke kampung sekitar jam 2 dini hari. Warga yang mengetahui kejadian langsung melaporkannya ke polisi. Malam itu juga Satlantas Polres Madina langsung datang ke TKP.

Setelah di TKP, petugas melihat Mobil Gran Max sudah tenggelam. Polisi dan warga tidak langsung mengevakuasi korban karena malam itu turun hujan deras serta arus sungai juga cukup deras.

Evakuasi korban baru dilakukan setelah pukul 06.00 WIB. Saat itu yang ditemukan di dalam mobil hanya satu orang korban. Sementara korban lainnya sudah hanyut. Polisi bersama warga langsung melakukan pencarian menelusuri sungai. Para korban akhirnya ditemukan. Ada yang jaraknya 500 meter, ada juga yang sudah 2 km hanyut dari TKP, jelasnya.

Masih kata Trang Gono, pihaknya sudah menghubungi keluarga korban yang sudah diketahui identitasnya. Sedangkan dua lagi belum bisa dikontak keluarganya. Jenazah kedua korban masih berada di Kotanopan. Namun demikan, kalau keluarganya belum datang sampai malam, jenazah kedua korban akan dipindah ke RSU Panyabungan untuk menunggu keluarga yang menjemput, karena Puskemas Kotanopan tidak memiliki ruang mayat. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah-Swasta Harus Sejalan

    Pemerintah-Swasta Harus Sejalan

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengembangan ekonomi di Kabupaten Mandailing Natal itu titik beratnya berada di sektor agribisnis, karena wilayah ini merupakan daerah agraris. Terutama karet, kopi dan sawit. Perlu lebih dipertegas pola dan desain strategi bagi mendorong pertumbuhan sektor agribisnis tersebut oleh pemerintah daerah dan keterlibatan pihak swasta lokal serta […]

  • LBH: Dahlan berbohong

    LBH: Dahlan berbohong

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    MEDAN – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai, Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dan PT PLN Wilayah 1 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah melakukan pembohongan publik terkait penyataan keduanya yang berjanji mengakhiri pemadaman listrik bergilir di Sumut. Hal itu yang membuat LBH Medan melayangkan somasi kepada kedua instansi tersebut.”Kita mencatat ada dua kali pernyataan yang […]

  • Siswa Disiapkan Hadapi UN

    Siswa Disiapkan Hadapi UN

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah Siswa SLTA yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebanyak 6.673 orang, terdiri dari 4.622 murid SMA/Aliyah. 2051 murid SMK. UN akan dilaksanakan secara serentak mulai 15 hingga 19 April mendatang. Sejauh ini pihak Dinas Pendidikan Madina mengaku sudah melakukan pembinaan terhadap para murid menghadapi UN […]

  • Sidang MK Pilkada Madina: Mutasi di PU Madina, Saksi Ungkap  Nota Dinas Tanggal Mundur

    Sidang MK Pilkada Madina: Mutasi di PU Madina, Saksi Ungkap  Nota Dinas Tanggal Mundur

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Seperti sudah diduga, proses surat-menyurat penggantian Ahmad Rizal Efendi (ARE) dari jabatan kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air pada Dinas PUPR Madina, Sumut menggunakan tanggal mundur. Setidaknya hal itu terucap dari seorang saksi pada persidangan di Ruang Panel II Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (25/2-2021). Sidang berlangsung mulai 13.30 sampai 18.16. […]

  • Razman Arif : Terbukti Politik Uang, Pasangan Dahlan-Sukhairi Terancam Didiskualifikasi

    Razman Arif : Terbukti Politik Uang, Pasangan Dahlan-Sukhairi Terancam Didiskualifikasi

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika pasangan Dahlan-Sukhairi terbukti melakukan politik uang di Pilkada Madina, maka pasangan ini terancam didiskualifikasi, dan Pilkada Madina akan diulang kembali. Kasus pengaduan dugaan permaianan politik uang di Pilkada Madina 2015 hingga kini masih berproses di Polres Madina. “Menurut kami, laporan yang sedang berproses di Polres saat ini cukup valid, dan […]

  • Para Caleg Mulai Perang Poster di Panyabungan

    Para Caleg Mulai Perang Poster di Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Poster-poster para calon anggota legislatif (caleg) DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten mulai perang alat peraga di kota Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Pantauan wartawan, Jum’at (16/8/2013), poster dan baliho serta spanduk para caleg ramai di sepanjang jalan protokol Panyabungan maupun taman kota. Pesan- pesan yang tertulis umumnya ucapan selamat berpuasa […]

expand_less