Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Malaysia Usulkan Lembaga Komunikasi Budaya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Jul 2012
  • print Cetak

Pasca Ribut Tor-tor Mandailing

foto manortor(TEMPO.CO, Jakarta) – Malaysia mengusulkan pembentukan lembaga komunikasi budaya. Melalui lembaga ini Indonesia-Malaysia bisa berkomunikasi lebih bersahabat dan intensif soal masalah budaya.

Ide ini disampaikan Wakil Perdana Menteri Malaysia Y.A.B Tan Sri Dato’ Muhyiddin Haji Mohd. Yassin kepada Wakil Presiden Boediono di Istana Wakil Presiden, Selasa, 3 Juli 2012.

“Jadi tidak menimbulkan kesalahpahaman atau letupan-letupan di kalangan masyarakat yang mungkin ada salah pengertian mengenai masalah tersebut,” kata juru bicara Wakil Presiden, Yopie Hidayat, Selasa, 3 Juli 2012.

Wakil Presiden Boediono, menurut Yopie, menyambut baik ide tersebut. “Wapres menegaskan Indonesia-Malaysia sudah menjadi tetangga dan bangsa yang serumpun. Tentu komunikasi yang baik lebih menguntungkan daripada hubungan yang panas, bergejolak, dan tidak produktif,” kata Yopie.

Dalam pembicaraan kehormatan sebelum mengikuti pertemuan Menteri Pendidikan se-ASEAN di Yogyakarta, Tan Sri Dato Muhyiddin juga menyampaikan pandangan tentang isu klaim kepemilikan terhadap tari tortor dan alat musik Gordang Sambilan.

“Kami tak pernah bermaksud mengklaim, tapi sekadar melakukan fungsi preservasi sehingga jangan sampai aktivitas budaya tersebut pupus suatu saat. Tapi kami lega kesalahpahaman itu kini sudah selesai,” kata Muhyiddin, seperti dikutip dari situs resmi Wakil Presiden.

Apalagi, kata Yopie, banyak orang Indonesia yang pindah ke Malaysia dan membina keluarga di sana, tapi tetap mewariskan aneka budaya dan kebiasaannya hingga ratusan tahun. “Seperti Wakil Perdana Menteri ini, ayahnya keturunan Bugis dan ibunya keturunan Jawa,” kata Yopie.

Yopie melanjutkan, Muhyiddin ingin menghidupkan kembali aneka acara untuk mempererat tukar-menukar kebudayaan. “Seperti menghidupkan kembali titian muhibah yang pernah ada di Jakarta dan Kuala Lumpur. Juga program berita Serumpun,” kata dia. (ARYANI KRISTANTI)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjelasan Ilmiah Soal Fenomena Hujan Es

    Penjelasan Ilmiah Soal Fenomena Hujan Es

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Hujan es yang terjadi di Desa Simaninggir Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Rabu sore (3/5/2017) mengejutkan warga. Lantas muncul pelbagai pertanyaan di benak warga, mengapa timbul hujan es? Apa arti fenomena ini? Berdasar paparan Kepala BBTMC – BPPT, Dr Tri Handoko Seto, S.Si, M.Sc, fenomena ini sangat bisa dijelaskan secara meteorologis: musim dingin di kawasan […]

  • Bantuan Sosial Mulai Disalurkan di Madina, Fraksi Golkar Ucapkan Terimakasih

    Bantuan Sosial Mulai Disalurkan di Madina, Fraksi Golkar Ucapkan Terimakasih

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah hari ini, Selasa (28/4/2020) menyalurkan bantuan sosial dari program Jaring Pengaman Sosial di Kabupaten Mandailing Natal. Bantuan sosial yang disalurkan sebanyak 21.330 paket sembako terdiri dari 10 kg beras, 1 kg minyak makan, 1 kg gula putih dan 1 papan telor ayam. Fraksi Partai Golkar DPRD Madina mengucapkan terima kasih […]

  • Jangan Sampai RUUPKS Disahkan

    Jangan Sampai RUUPKS Disahkan

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Sebuah program televisi untuk anak-anak di Denmark menampilkan adegan berupa beberapa orang dewasa yang dikumpulkan, kemudian mereka berdiri tanpa menggunakan busana di depan penonton anak-anak dalam rangka melawan body shaming. Produser acara televisi Denmark tersebut mengatakan bahwa program ini dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk melawan rasa […]

  • Nelayan Madina Tidak Melaut Akibat Cuaca Badai

    Nelayan Madina Tidak Melaut Akibat Cuaca Badai

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sudah lebih dari sepekan para nelayan di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal (Madina) tidak melaut akibat cuaca buruk dan musim badai. “Sehingga banyak nelayan yang menggangur,” ungkap Hasmar, seorang nelayan di Kecamatan Muara Batang Gadis kepada waratawan, Minggu lalu (13/10/2013). Hasmar mengatakan, akibat situasi cuaca badai atau angin barat, […]

  • Camat Tuduh Kepdes Lamban Mengajukan Gaji

    Camat Tuduh Kepdes Lamban Mengajukan Gaji

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Camat Panyabungan, Hapisuddin menyatakan belum gajiannya para kepala desa selama 7 bulan terakhir akibat keterlambatan pengajuan dari pihak desa sendiri. “Memang benar 33 desa di kecamatan belum cair honor, namun itu terletak pada keterlambatan pengusulan dari pihak kepala desa, sehingga proses agak terlambat, yang pasti itu akan dicairkan,” katanya menjawab wartawan, […]

  • Inilah Praktik Dinasti Politik yang Berkuasa di Sumut

    Inilah Praktik Dinasti Politik yang Berkuasa di Sumut

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Praktik dinasti politik di Sumatera Utara ternyata lebih banyak dari data yang dilansir Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri). Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, menyebut ada 57 dinasti politik di seluruh Tanah Air, termasuk dinasti politik Bachrum Harahap yang kini menjabat Bupati Padanglawas Utara dan anaknya Andar Amin Harahap sebagai Wali Kota Padangsidimpuan. […]

expand_less