Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Massa Satma PP Unjuk Rasa di Kejari Sidimpuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
  • print Cetak


P. Sidimpuan, Puluhan massa yang mengatasnamakan PC Satma Pemuda Pancasila (PP) menggelar aksi unjuk rasa di halaman gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan, Jumat (7/1).

Mereka meminta Kejari tidak tebang pilih dalam penangan berbagai kasus korupsi didaerah ini.”Kami minta Kejari Sidimpuan tegas dan jangan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi,” teriak mereka.

Pantauan Analisa, puluhan massa PP tiba di gedung Kejari sekitar pukul 10.00 WIB setelah sebelumnya longmach dari halaman bolak pusat Kota Padangsidimpuan sembari mengusung spanduk serta belasan poster yang mengutuk oknum-oknum yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi.

Di depan gerbang Kejari massa dengan memamaki alat pengeras suara diatas mobil pick up terbuka segera menggelar orasi desakan agar Kejari segera keluar menemui mereka, sekaligus meminta pihak kepolisian yang berada di arena aksi untuk segera membuka pintu gerbang.

Setelah melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian, akhirnya gerbang Kejari dibuka dan massapun leluasa memasuki halaman kantor.

Selang beberapa menit kemudian Kajari P. Sidimpuan Indrasyah Djohan didampingi sejumlah stafnya menemui para pengunjukrasa di halaman gedung.

Dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan Kordinator Lapangan (Korlap) Muhammad Syukur Nasution disebutkan, dalam penegakan hukum di Negara kesatuan RI, pemerintah berupaya menanamkan terhadap semua instansi baik eksekutif, legislatif dan yudikatif untuk kiranya bersama-sama mendukung pemerintahan yang bersih dan bermartabat serta terhindar dari KKN.

Namun, hal itu berbanding terbalik pada apa yang terjadi di Tapsel, dimana hingga hari ini penanganan kasus korupsi TPAPD masih terombang-ambing tanpa ada kepastian.

Atas dasar itu, mereka meminta Kejari dapat menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa ada unsur pandang bulu dan tidak mempetieskan kasus dugaan korupsi TPAPD Tapsel TA 2005.

Serta mendesak Kejari untuk mengeluarkan rekomendasi terhadap Kejatisu tentang dukungan penyelesaian kasus tersebut.

Menanggapi pernyataan sikap itu, Kajari P. Sidimpuan Indrasyah Djohan mengungkapkan dukungannya atas item per-item keinginan massa tersebut. “Kami akan terus komit dalam penanganan kasus korupsi di daerah ini,” terangnya.

Salah satu bukti nyata komitmen tersebut bisa dapat dilihat dari terpilihnya Kacabjari Sibuhuan Cabang Kejari Sidimpuan sebagai Kacabjari terbaik no 2 dalam penanganan kasus korupsi.

Usai mendengar tanggapan Kajari, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib sembari mengancam akan kembali datang dengan massa yang lebih besar, jika tuntutan tidak direalisasikan. (hih)
sUMBER : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejatisu belum layak terbaik

    Kejatisu belum layak terbaik

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (MO)– Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dinilai tidak layak menerima peringkat terbaik ke-3 prestasi kerja Kejati se-Indonesia Tahun 2012 dari Kejaksaan Agung. Sementara segudang kasus besar khususnya kasus korupsi yang yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum mampu diselesaikan. “Pemberian penghargaan ini hanya seremonial dan tidak layak Kejati Sumut untuk mendapatkan gelar […]

  • Cara Hilangkan Dendam

    Cara Hilangkan Dendam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Syafiul Anam JAKARTA – Menjadi sebuah hal yang wajar ketika seorang membalas keburukan dengan keburukan serupa sebagaimana seorang membalas kebaikan dengan kebaikan yang serupa, bahkan lebih baik lagi. Islam mengajarkan untuk senantiasa membalas kebaikan orang lain. Ketika seseorang memberi uang 10 ribu rupiah kepada kita, kemudian suatu saat kita memberikan kepadanya 20 ribu […]

  • Yakin Tuhan Itu Esa, Wanita Inggris Itu Memeluk Islam

    Yakin Tuhan Itu Esa, Wanita Inggris Itu Memeluk Islam

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anisa Kissoon, seorang wanita Inggris ini merasakan manisnya hidayah Allah melalui dakwah tak langsung sang kakak. Ia tumbuh besar bersama sang kakak dengan contoh yang baik darinya. Saat kakaknya berusia 12 tahun, Anisa seringkali mendapati kakak laki-lakinya itu shalat dan membaca Alquran. Bermula dari situ, Anisa tertarik pada dinullah ini. “Banyak pengaruh datang dari kakakku […]

  • Polisi Masih Selidiki Kepemilikan 11 Escapator Tambang Emas Ilegal di Madina

    Polisi Masih Selidiki Kepemilikan 11 Escapator Tambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) : sampai hari ini, Tim penyidik Polres Mandailing Natal ( Madina), masih terus melakukan penelusuran terhadap kepemilikan 11 alat berat escapator yang di amankan polisi saat razia tambang emas ilegal di Kecamatan Kota Nopan. Dari 12 alat berat yang disita polisi, baru satu alat berat yang sudah di ketahui kepemilikannya dan […]

  • Ini Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2014

    Ini Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2014

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengundian di KPU ini dihadiri sejumlah petinggi partai-partai politik Jakarta, (MO) – Pengundian nomor urut partai politik peserta Pemilu 2014 telah selesai dilakukan di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin 14 Januari 2013. Proses pengundian nomor ini dihadiri oleh para ketua umum dan sekretaris jenderal parpol peserta pemilu, Badan Pengawas Pemilu, Dewan […]

  • Mengenal Bahasa Mandailing (bagian 1)

    Mengenal Bahasa Mandailing (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam) LANGGAM BICARA Langgam bicara orang Mandailing disebut pantis, irama dan intonasinya disebut landung, lemah lembut dan berirama yang diucapkan dengan nada yang rendah. Cara bertutur seperti ini merupakan pengaruh lingkungan Mandailing yang subur. Banyak pohon dan kurang berangin. Sehingga dengan suara yang bernada rendah sudah cukup untuk berbicara atau […]

expand_less