Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode

Membasmi Malaria Harus Ditangani Lintas Sektor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2015
  • print Cetak


PANYABUNGAN (MandailingOnline) – Penaggulangan malaria di Mandailing
Natal (Madina) membuthkan kerjasama secara lintas sektoral. Tak bisa
hanya satu pihak saja.

Pasalnya Madina termasuk kawasan epidemi malaria yang membutuhkan
penanganan secara serius dan kerjasama antar semua pihak secara
berkesinambungan.

Seperti yang pernah dilansir Mandailing Online sebelumnya, kecuali
Kecamatan Pakantan, seluruh kecamatan di Mandailing Natal adalah
kawasan endemik malaria. Itu artinya 22 dari 23 kecamatan merupakan
kawasan sebaran virus berbahaya tersebut.

Dan jenis malaria yang ada di Mandailing Natal (Madina) adalah jenis
Plasmodium Palsifarum dan Plasmodium vivax.

Jenis Palsifarum yang paling bebahaya, karena merusak sekitar 86
persen sel darah si penderita. Baik penderita usia tua maupun usia
muda. Sementara vivax merusak sekitar 3 persen sel darah muda.

Terdapat dua jenis utama nyamuk penyebar virus malaria di Madina,
yakni jenis anopheles kochi dan anopheles nigerimus. Anopheles kochi
ditemukan di kawasan Mandailing Godang, Mandailing Julu dan Pantai
Barat. Sementara anopheles nigerimus ditemukan di kawasan Mandailing
Julu.

Habitat perkembangan nyamuk ini berada pada kawasan rawa, perkebunan,
sungai dan alur pantai serta kawasan hutan.

Berdasar itu, Kantor Penanggulangan Malaria Madina telah mengusulkan
pembentukan tim terpadu secara lintas sektoral.

Menjawab wartawan, Rabu (4/3) Kantor Penanggulangan Malaria Madina, Dr
Syaripuddin mengaku sudah mengajukan penerbitan surat keputusan tim
terpadu percepatan eliminasi malaria kepada Bupati Madina, Dahlan
Hasan Nasution.

“Dan SK tersebut masih dalam proses, sementara tim terpadu tersebut
sudah disepakati seluruh instansi yang terkait, tinggal menunggu tanda
tangan bupati saja,” katanya.

Jika tim terpadu itu kelak terbit, maka eliminasi malaria bias kian
cepat dan penyebaran penyakit malaria tersebut dapat diminimalisir
sehingga lingkuangan permukiman penduduk terbebas dari sebaran
malaria.


Peliput : Maradotang Pulungan
Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilih SAHATA, Coblos yang Pakai Jilbab dan Lipstik Agak Merah

    Pilih SAHATA, Coblos yang Pakai Jilbab dan Lipstik Agak Merah

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTABARGOT (Mandailing Online)  – Bagi masyarakat yang ingin memilih pasangan calon Saipullah-Atika (SAHATA), tapi ragu salah coblos saat di bilik suara pada 27 November 2024,  bisa memastikan dengan menusuk foto yang ada perempuan berjilbab dan lipstiknya agak merah. Hal itu disampaikan calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution saat […]

  • Arsidin : Warga Tabuyung Sudah Banyak Yang Mengungsi

    Arsidin : Warga Tabuyung Sudah Banyak Yang Mengungsi

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Abrasi pantai Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina kian mengkhawatirkan. Penduduk sudah banyak yang mengungsi. “Lebih kurang 1 kilo meter bibir pantai yang mengalamai abrasi perlu mendapat penanganan segera,” ungkap anggota DPRD Madina, Arsidin Batubara usai meninjau desa itu, Jum’at (8/5/2020). “Sebahagian warga sudah mulai mengungsi ke tempat […]

  • Pencarian Identitas Diri Muslimah Spanyol

    Pencarian Identitas Diri Muslimah Spanyol

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        NEW YORK (Mandailing Onlne) – Kalene Santana (19 tahun) masih tergolong muda saat berani memutuskan berpindah keyakinan dari Katolik menjadi seorang muslimah. Perempuan Hispanik keturunan Puerto Rico dan Dominika ini merasa kehidupannya kini lengkap. Lantaran ia hidup dan mencintai kehidupan khas Spanyol, berbahasa Inggris, namun beribadah dengan cara Islam. Santana pun meyakinkan dirinya […]

  • PLN: Dua Bulan ke Depan Medan Masih Gelap

    PLN: Dua Bulan ke Depan Medan Masih Gelap

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 8Komentar

    Belawan, – Dua bulan ke depan warga Kota Medan masih tetap mendapat giliran pemadaman oleh PT PLN (Persero). Pasalnya, hingga pertengahan Nopember 2013 PLN masih memberlakukan pemadaman bergilir bagi warga Kota Medan. Hal itu dikatakan General Manager Pembangkitan PLN Sumatera Utara (Sumut) Benardus kepada anggota DPD asal Sumut Parlindungan Purba yang melakukan peninjauan ke PT […]

  • Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pengamat intelijen dan kepolisian dari Center for Democracy And Social Justice Studies (CeDSoS) Umar Abduh membeberkan data penghitungan atau rekapitulasi suara Pilpres 2014 diduga berasal dari rekapitulasi TNI dan Polri. Dalam data perolehan suara yang dimilikinya, Umar mengungkapkan pemenang pilpres adalah Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Hal itu terungkap dari video Youtube yang […]

  • Sejarah Toge Taing Tumpat

    Sejarah Toge Taing Tumpat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Pernah Dicicipi Amin Rais PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Siapa tak kenal toge Panyabungan. Toge ini mashur bukan saja bagi masyarakat Mandailing Natal, tetapi juga terkenal di Sumatera Utara. Salah satu toge Panyabungan yang populer adalah toge Taing Tumpat. Bahkan tokoh nasional, Amin Rais pernah singgah di sini. Toge Panyabungan adalah makananan sejenis kolak campuran dari […]

expand_less