Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Nelayan bakal punya rumah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
  • print Cetak

nelayan

PATI –
Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 10/2001 tentang Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) akan menyiapkan rumah murah untuk nelayan mulai tahun 2012.

“Sebagai nakhoda program PKN, pemerintah telah menyiapkan Rp3 triliun pada tahun ini,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, dalam siaran persnya, hari ini.

Menurut dia, anggaran sebesar itu untuk pembangunan rumah sangat murah, listrik murah, sarana air bersih, memfasilitasi kesehatan, fasilitasi pendidikan, fasilitasi “basic safety training”, pengerukan PPI, dan budidaya rumput laut.

Selain membangun rumah sangat murah, program PKN yang “dikeroyok” oleh 12 kementerian ini juga akan membuat pekerjaan alternatif dan tambahan pada keluarga nelayan, skema UMK dan KUR, pembangunan SPBU solar, pembangunan ‘cold storage’, angkutan umum murah, fasilitas sekolah, puskesmas, dan fasilitas “bank rakyat”.

Pada acara Silaturahmi Paguyuban Nelayan se-Pantura dan Penutupan Pelatihan Budidaya Perikanan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini, Sharif mengatakan bahwa program PKN ini akan berlangsung bertahap hingga 2014.

Dengan menyisir rumah tangga miskin nelayan di 816 pelabuhan perikanan/pangkalan pendaratan ikan (PP/PPI), katanya, sedikitnya pada 2012 ini sebanyak 400 PP/PPI menjadi fokus pelaksanaan program PKN yang terdiri atas 1.426 desa, 112.037 rumah tangga sasaran nelayan tidak mampu.

“Saya yakin program ini mampu memberikan stimulus terhadap kehidupan nelayan, khususnya dalam pembenahan infrastruktur kelautan dan perikanan” katanya.

Ia mengatakan bahwa untuk mendukung mendukung program tersebut, pada tahun ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyediakan delapan ribu orang tenaga penyuluh perikanan atau meningkat sebesar 33,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Jumlah tersebut akan terus meningkat setiap tahunnya. Sedikitnya 12 ribu orang pada 2013 dan 15 ribu orang pada 2014. Keberadaan tenaga penyuluh perikanan tersebut kami harapkan dapat melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha perikanan, khususnya pelaku usaha perikanan skala kecil agar lebih mandiri dan berdaya saing” katanya.

Selain Program PKN, KKP juga mengalokasikan anggaran PNPM Mandiri KP jauh lebih besar dan jangkauan kolompok penerima lebih banyak.

“Sebanyak 9.800 kelompok akan menerima bantuan dengan alokasi dana sebesar Rp783,52 miliar, termasuk di 16 kabupaten/kota lokasi pengembangan desa pesisir tangguh (PDPT) dapat tercapai pada 2012 atau naik 84,49 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Palas Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    Wakil Ketua DPRD Palas Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KKM Serupa Perlu Didirikan di Palas   Panyabungan (MO)- Industri kaos yang berlatar semangat etnis dan budaya Mandailing yang dilakoni Kampoeng Kaos Madina (KKM), telah menarik simpati dari kalangan politisi di Kabupaten Padang Lawas (Palas). Wakil Ketua DPRD Palas, Ammar Makruf Lubis berkunjung ke base camp Kampoeng Kaos Madina, di Sipolu-polu, Panyabungan, Madina, Rabu […]

  • Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga

    Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN-Warga Jalan Jamayu Lubis, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Tenggara, Kota Psp, dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang diperkirakan berusia tiga minggu di perkarangan sebelah kiri rumah Suwaji (51), Minggu (14/11) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Diduga kuat, bayi malang ini dibuang oleh ibu kandungnya. Suwaji dan istrinya Suriati (47), petani yang menemukan […]

  • Terkait Perangkat Desa Hutaraja Tak Terima Siltap. Dinas PMD Madina Panggil Kades Rahmad Parmonangan

    Terkait Perangkat Desa Hutaraja Tak Terima Siltap. Dinas PMD Madina Panggil Kades Rahmad Parmonangan

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Terkait dugaan kuat Kepala Desa Hutaraja di Panyabungan Selatan, Madina yang tidak memberikan penghasilan tetap ( siltap ) bagi perangkat desa, BPD, bilal mayit, dan guru MDA. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Madina akhirnya memanggil Parmonangan Nasution ( Kades ) dan BPD Desa. Pemanggilan Kades Hutaraja dan BPD […]

  • Mandailing Miliki Budaya dan Sejarah Ribuan Tahun

    Mandailing Miliki Budaya dan Sejarah Ribuan Tahun

    • calendar_month Jumat, 4 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa Bumi Gordang Sambilan memiliki pesona kearifan budaya dan catatan sejarah yang panjang sejak ribuan tahun yang lalu. Mandailing tercatat dalam sejarah nusantara sebagai negeri yang bermartabat dan menjadi incaran kerajaan-kerajaan nusantara lain. karena itu kawasan ini selalu menjadi objek kajian yang menarik bagi […]

  • Penyaring CPNS , Madina Tunggu Surat Balasan 3 PTN Sebagai PTN

    Penyaring CPNS , Madina Tunggu Surat Balasan 3 PTN Sebagai PTN

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Hingga Rabu (1/12) kemarin, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) belum menentukan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mana yang akan digandeng, pada penerimaan dan penyaringan Calon Pegawaai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi tahun 2010 ini. Madina masih menunggu surat balasan dari tiga PTN yang telah disurati. “BKD belum mengetahui pasti PTN […]

  • Berkas Kasus Bupati Madina Masuk Pengadilan Akhir September

    Berkas Kasus Bupati Madina Masuk Pengadilan Akhir September

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    MEDAN, – Berkas kasus tersangka korupsi Bupati Mandailing Natal Muhammad Hidayat Batubara akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan pada akhir September ini. Jaksa dari KPK, Supardi, mengatakan Hidayat Batubara dan Plt Kadis Pekerjaan Umum Khairul Anwar yang juga menjadi tersangka pada kasus suap Rp 1 miliar dari kontraktor Surung Panjaitan telah dipindahkan dari Rumah Tahanan […]

expand_less