Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Nelayan bakal punya rumah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
  • print Cetak

nelayan

PATI –
Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 10/2001 tentang Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) akan menyiapkan rumah murah untuk nelayan mulai tahun 2012.

“Sebagai nakhoda program PKN, pemerintah telah menyiapkan Rp3 triliun pada tahun ini,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, dalam siaran persnya, hari ini.

Menurut dia, anggaran sebesar itu untuk pembangunan rumah sangat murah, listrik murah, sarana air bersih, memfasilitasi kesehatan, fasilitasi pendidikan, fasilitasi “basic safety training”, pengerukan PPI, dan budidaya rumput laut.

Selain membangun rumah sangat murah, program PKN yang “dikeroyok” oleh 12 kementerian ini juga akan membuat pekerjaan alternatif dan tambahan pada keluarga nelayan, skema UMK dan KUR, pembangunan SPBU solar, pembangunan ‘cold storage’, angkutan umum murah, fasilitas sekolah, puskesmas, dan fasilitas “bank rakyat”.

Pada acara Silaturahmi Paguyuban Nelayan se-Pantura dan Penutupan Pelatihan Budidaya Perikanan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini, Sharif mengatakan bahwa program PKN ini akan berlangsung bertahap hingga 2014.

Dengan menyisir rumah tangga miskin nelayan di 816 pelabuhan perikanan/pangkalan pendaratan ikan (PP/PPI), katanya, sedikitnya pada 2012 ini sebanyak 400 PP/PPI menjadi fokus pelaksanaan program PKN yang terdiri atas 1.426 desa, 112.037 rumah tangga sasaran nelayan tidak mampu.

“Saya yakin program ini mampu memberikan stimulus terhadap kehidupan nelayan, khususnya dalam pembenahan infrastruktur kelautan dan perikanan” katanya.

Ia mengatakan bahwa untuk mendukung mendukung program tersebut, pada tahun ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyediakan delapan ribu orang tenaga penyuluh perikanan atau meningkat sebesar 33,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Jumlah tersebut akan terus meningkat setiap tahunnya. Sedikitnya 12 ribu orang pada 2013 dan 15 ribu orang pada 2014. Keberadaan tenaga penyuluh perikanan tersebut kami harapkan dapat melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha perikanan, khususnya pelaku usaha perikanan skala kecil agar lebih mandiri dan berdaya saing” katanya.

Selain Program PKN, KKP juga mengalokasikan anggaran PNPM Mandiri KP jauh lebih besar dan jangkauan kolompok penerima lebih banyak.

“Sebanyak 9.800 kelompok akan menerima bantuan dengan alokasi dana sebesar Rp783,52 miliar, termasuk di 16 kabupaten/kota lokasi pengembangan desa pesisir tangguh (PDPT) dapat tercapai pada 2012 atau naik 84,49 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al Washliyah Berangkatkan Tim Logistik Kemanusiaan ke Pantai Barat

    Al Washliyah Berangkatkan Tim Logistik Kemanusiaan ke Pantai Barat

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Organisasi Islam Al Jam’iyatul Washliyah Mandailing Natal (Madina) memberangkatkan Tim Logistik Kemanusiaan ke Pantai Barat, Sabtu (25/12). Tim Logistik Kemanusiaan dilepas secara langsung oleh Wakil Ketua Mukhtar Nasution didampingi pimpinan dan kader Gerakan Pemuda Al Washliyah serta pengurus Muslimat Al Washliyah. Tim Logistik Kemanusiaan nantinya akan mendistribusikan sumbangan swadaya kader, warga […]

  • Pengusaha Muda Madina Jadi Peserta Talenta Wirausaha BSI

    Pengusaha Muda Madina Jadi Peserta Talenta Wirausaha BSI

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu pengusaha muda Mandailing Natal (Madina) Palit Hanafi Lubis berhasil lolos jadi peserta Talenta Wirausaha BSI (Bank Syariah Indonesia). Talenta Wirausaha BSI merupakan program Kementerian BUMN untuk mendukung pengusaha muda UMKM dengan mengedepankan empat kategori lomba, yakni wirausaha pemula, rintisan, dan berdaya dengan total hadiah mencapai 450 juta rupiah Pendaftar […]

  • Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Episentrum Mandailing   Di banyak daerah, bandara sering dipahami sebagai simbol kemajuan. Runway dibangun, terminal diresmikan, dan harapan pun ikut lepas landas. Namun, ada satu kenyataan yang kerap datang belakangan: pesawat tidak otomatis mengikuti. Bandara bisa berdiri megah, tapi tetap sunyi. Ketika satu rute saja masih sepi, apalagi tambah dua-tiga trayek maskapai […]

  • Polisi Temukan Ladang Ganja dari Helikopter

    Polisi Temukan Ladang Ganja dari Helikopter

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    10 Ribu Batang Ganja Dicabut dari Tor Sihite MADINA- Sedikitnya sepuluh ribu batang ganja dengan variasi usia dicabut dari tiga hektare lahan yang tersebar di pegunungan Tor Sihite, Madina, kemarin (12/1). Penemuan ini merupakan kali pertama sekaligus terbesar di awal Januari. Rencananya, polisi akan memberangus ladang ganja lainnya secara rutin selama dua bulan sekali. Sekitar […]

  • Ini Pemicu Ricuh Hitung Suara Pilkades di Desa Huta Damai Panyabungan Utara

    Ini Pemicu Ricuh Hitung Suara Pilkades di Desa Huta Damai Panyabungan Utara

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Tadi malam, aksi protes antara pendukung calon Kepala Desa di Desa Huta Damai, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal sempat terjadi ricuh, pendukung pasangan nonor urut 3 atas nama Agus Marlampos protes hasil penghitungan suara panitia Pilkades Desa itu, pasalnya hasil perhitungan suara yang dimenangkan Cakades petahana Albert Paulus Sihombing nomor urut […]

  • Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

    Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang Sidimpuan, Lembaga Institut Pemberdayaan Rakyat Untuk Pemantau Demokrasi (Interupsi) Kota Padang Sidimpuan menilai ada kejanggalan dan keanehan dalam penetapan anggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Padang Sidimpuan oleh DPRD setempat. Faktanya, dalam sidang paripurna penetapan RAPBD menjadi APBD Padang Sidimpuan TA 2102 di aula rapat kantor dewan, Selasa (27/12/2011) malam, DPRD bersama pemerintah […]

expand_less