Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Pamekasan Alokasikan Rp 1,5 Miliar untuk Guru Ngaji

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Feb 2013
  • print Cetak

PAMEKASAN, (MO)-Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengalokasi anggaran sebesar Rp1,5 milian untuk memberikan bantuan insentif kepada para guru ngaji yang ada di wilayah itu.

Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Pamekasan Munafi, Kamis, jumlah bantuan untuk guru ngaji ini naik dibanding tahun 2012. Sebab ketika itu, jumlah guru ngaji yang mendapatkan bantuan hanya Rp1 miliar. “Jadi bantuan untuk guru ngaji di Pamekasan tahun ini naik Rp 500 juta dibanding tahun 2012,” kata Munafi menjelaskan.

Saat ini, pemkab juga sedang melakukan pendataan jumlah guru ngaji yang akan mendapatkan bantuan dari pemkab Pamekasan, melalui aparat desa dan kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Dulu, kata dia, guru ngaji yang terdata di Pemkab Pamekasan sebanyak 9.000 orang. Dari jumlah itu pemkab hanya mampu memberikan bantuan sebanyak 6.666 orang. “Makanya tahun ini kami mengusulkan agar bantuan untuk guru ngaji ini meningkat dari tahun sebelumnya,” terang Munafi.

Masing-masing guru ngaji dianggarkan sebanyak Rp150.000 per orang, sama dengan alokasi anggaran tahun lalu.

Hanya saja, sambung dia, jumlah guru ngaji yang akan mendapatkan bantuan tahun ini lebih banyak, mengingat anggaran yang dialokasikan pemkab juga lebih banyak dari tahun 2012, yakni hingga Rp500 juta.

Menurut Munafi, guru ngaji yang diperkirakan akan mendapatkan bantuan pada tahun 2013 ini meningkat sebanyak 50 persen dibanding tahun 2012.

“Kalau tahun 2012 sebanyak 6.000-an maka pada tahun 2013 ini kemungkinan sebanyak 9.000-an, sesuai dengan jumlah guru ngaji yang terdata pada tahun lalu,” katanya menjelaskan.

Munafi lebih lanjut menjelaskan, ada beberapa ketentuan guru ngaji yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Antara lain, guru ngaji itu bukan seorang pegawai negeri sipil (PNS), dan memiliki santri binaan minimal 10 orang.

“Bantuan untuk guru ngaji ini kita perhatikan, karena mereka sebenarnya memiliki peran penting dalam ikut menciptakan terwujudkan masyarakat yang pahan agama,” kata Munafi menambahkan.

Di Pamekasan, program bantuan guru ngaji ini dialokasikan oleh pemkab setempat, sejak tahun 2004 atas usulan dari Fraksi Partai Golkar dan hingga kini masih berlangsung.(ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota KPU Asahan Meninggal

    Anggota KPU Asahan Meninggal

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Anggota KPU Asahan Edy Syam meninggal dunia, Sabtu (26/4/2014). Kabar duka ini disampaikan oleh anggota KPU Sumut Yulhasni yang pagi tadi mendapat info dari Ketua KPU Asahan. “Edy Syam ikut dalam Rapat Pleno Tingkat Provinsi. Waktu itu saya melihat dia masih pucat. Katanya dia baru saja keluar dari rumah sakit. Setelah rapat disini, […]

  • “Holong Maroban Domu” di Reses Fahrizal Efendi

    “Holong Maroban Domu” di Reses Fahrizal Efendi

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      “Holong Mangalap Holong, Holong Maroban Domu”. Itu adalah satu dari banyak ungkapan dalam bahasa Mandailing yang beranjak dari falsafah pentingnya silaturrahim serta kesadaran kolektif terhadap pentingya saling memelihara dimensi kasih sayang antar individu dan antar kelompok masyarakat. Falsafah ini sangat melekat dalam gerak langkah Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH. Dan itu […]

  • Khilafah Mampu Membendung Neoliberalisme dan Neoimperialisme

    Khilafah Mampu Membendung Neoliberalisme dan Neoimperialisme

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: KH M. Shiddiq Al-Jawi Neoliberalisme adalah perkembangan mutakhir ideologi kapitalisme yang meminimalkan peran negara dalam perekonomian dan menyerahkan perekonomian pada mekanisme pasar. Adapun neoimperialisme adalah penjajahan gaya baru, yakni penjajahan yang tidak lagi menggunakan militer sebagai instrumen dominasinya, melainkan instrumen dominasi lainnya seperti politik, ekonomi dan budaya. Neoliberalisme mulai diterapkan bagi publik secara […]

  • Terkait Surat Edaran Gubsu Tentang Galian C, Ombudsman Diminta Lakukan Investigasi

    Terkait Surat Edaran Gubsu Tentang Galian C, Ombudsman Diminta Lakukan Investigasi

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)- Menanggapi perdebatan hangat soal galian C di Mandailing Natal ( Madina ) dan terbitnya Surat Edaran Gubernur Sumut No 900.1.13.1/7845/2023 tanggal 4 Juli 2023, tentang penggunaan material pekerjaan kontruksi dari perusahaan memiliki izin tambang bukan logam, Irwan Daulay Pengamat Ekonomi & Pembangunan Sumut merespon dengan meminta SE itu sebaiknya dicabut dan selanjutnya […]

  • Warga Sipolu-polu Dukung Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay

    Warga Sipolu-polu Dukung Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dengan tujuan membangun kembali rasa kekeluargaan yang erat dan menambah rasa cinta terhadap kampung halaman, Rabu malam (11/11), pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay mengadakan silaturahim dengan warga Kelurahan Sipolu-Polu di kediaman Saparuddin Haji, Jl. Williem Iskandar No. 209. Para tokoh masyarakat dan hatobangon hadir di silaturrahim […]

  • Jelang Tahun Politik, Kejari Madina Sosialisasi Dampak Media Sosial dan Narkoba

    Jelang Tahun Politik, Kejari Madina Sosialisasi Dampak Media Sosial dan Narkoba

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ditahun politik, sosial media menjadi salah satu alat bagi Calon untuk mempromosikan atau berkampanye. Namun sosial media tidak jarang digunakan ke hal yang mengarah pada tindakan menyalahi aturan sahingga banyak persoalan yang ditimbulkan akibat tidak pintar menggunkan sosil media. Untuk menghindari hal demikian, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal selenggarakan Penerangan Hukum Serta […]

expand_less