Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Pamekasan Alokasikan Rp 1,5 Miliar untuk Guru Ngaji

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Feb 2013
  • print Cetak

PAMEKASAN, (MO)-Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengalokasi anggaran sebesar Rp1,5 milian untuk memberikan bantuan insentif kepada para guru ngaji yang ada di wilayah itu.

Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Pamekasan Munafi, Kamis, jumlah bantuan untuk guru ngaji ini naik dibanding tahun 2012. Sebab ketika itu, jumlah guru ngaji yang mendapatkan bantuan hanya Rp1 miliar. “Jadi bantuan untuk guru ngaji di Pamekasan tahun ini naik Rp 500 juta dibanding tahun 2012,” kata Munafi menjelaskan.

Saat ini, pemkab juga sedang melakukan pendataan jumlah guru ngaji yang akan mendapatkan bantuan dari pemkab Pamekasan, melalui aparat desa dan kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Dulu, kata dia, guru ngaji yang terdata di Pemkab Pamekasan sebanyak 9.000 orang. Dari jumlah itu pemkab hanya mampu memberikan bantuan sebanyak 6.666 orang. “Makanya tahun ini kami mengusulkan agar bantuan untuk guru ngaji ini meningkat dari tahun sebelumnya,” terang Munafi.

Masing-masing guru ngaji dianggarkan sebanyak Rp150.000 per orang, sama dengan alokasi anggaran tahun lalu.

Hanya saja, sambung dia, jumlah guru ngaji yang akan mendapatkan bantuan tahun ini lebih banyak, mengingat anggaran yang dialokasikan pemkab juga lebih banyak dari tahun 2012, yakni hingga Rp500 juta.

Menurut Munafi, guru ngaji yang diperkirakan akan mendapatkan bantuan pada tahun 2013 ini meningkat sebanyak 50 persen dibanding tahun 2012.

“Kalau tahun 2012 sebanyak 6.000-an maka pada tahun 2013 ini kemungkinan sebanyak 9.000-an, sesuai dengan jumlah guru ngaji yang terdata pada tahun lalu,” katanya menjelaskan.

Munafi lebih lanjut menjelaskan, ada beberapa ketentuan guru ngaji yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Antara lain, guru ngaji itu bukan seorang pegawai negeri sipil (PNS), dan memiliki santri binaan minimal 10 orang.

“Bantuan untuk guru ngaji ini kita perhatikan, karena mereka sebenarnya memiliki peran penting dalam ikut menciptakan terwujudkan masyarakat yang pahan agama,” kata Munafi menambahkan.

Di Pamekasan, program bantuan guru ngaji ini dialokasikan oleh pemkab setempat, sejak tahun 2004 atas usulan dari Fraksi Partai Golkar dan hingga kini masih berlangsung.(ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menelusur Negeri Gordang Sambilan

    Menelusur Negeri Gordang Sambilan

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Chanak (Angota Tim Dokumentasi Ensiklopedi Musik Tradisional “Negeri Sejuta Bunyi”, tinggal di Jakarta) Indonesia tanpa Gordang Sambilan bukanlah Republik Indonesia yang seutuhnya. Alat musik Gordang Sambilan adalah musik rakyat, yang tumbuh di tengah kehidupan rakyat, dan dipergunakan untuk upacara kerakyatan. Agar musik ini tetap lestari, perlu dilakukan berbagai upaya untuk mendekatkan musik tradisional ini […]

  • Mobil Pajero Ber Plat Merah Dipakai Wakil Bupati Madina Ternyata Tidak Terdaftar Pergantian TNBK di Samsat

    Mobil Pajero Ber Plat Merah Dipakai Wakil Bupati Madina Ternyata Tidak Terdaftar Pergantian TNBK di Samsat

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – ternyata mobil yang dipakai Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami untuk menunjang pekerjaannyan pasca rusaknya mobil dinas yang biasa dipakainya, ternyata belum terdaftar pengajuan penggantian nomor polisi kendaraan dinas di Samsat Mandailing Natal. Dikutip dari Hayuara.net Baur BPKB SAMSAT Madina Bripka Ahmad Riadi menerangkan dalam beberapa waktu ke […]

  • Pengerukan Irigasi Batang Gadis

    Pengerukan Irigasi Batang Gadis

    • calendar_month Selasa, 31 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Petani Merasa Terbantu Pengerukan Irigasi Batang Gadis Madina Sepanjang 20 KM Ket Fhoto : Nampak alat berat sedang melakukan pembersihan saluran Irigasi Batang Gadis Madina dari lumpur untuk memperlancar pengairan pada persawahan masyarakat. Panyabungan MO-Adanya pengerukan irigasi Batang Gadis oleh Pemerintah dengan tujuan untuk memperlancar pengairan pada persawahan disambut gembira oleh para petani yang ada […]

  • Karang Taruna dan IPPNU Serukan Penolakan Hari Valentine

    Karang Taruna dan IPPNU Serukan Penolakan Hari Valentine

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Karang Taruna Mandailing Natal (Madina) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Madina menyerukan kepada generasi muda Islam untuk tidak ikut-ikutan larut terjerumus merayakan Hari Valentine. Hari Valentine adalah budaya Romawi kuno yang berlatar budaya seks bebas, hedonisme dan konsumerisme. Dan bertentangan dengan ajaran Islam. “Kita menghimbau agar umat Islam menolak […]

  • Binsar Nasution : Mundur Dari Jabatan Bukan Tipologi Pejabat Madina ” ada sesuatu diluar kebiasaan”

    Binsar Nasution : Mundur Dari Jabatan Bukan Tipologi Pejabat Madina ” ada sesuatu diluar kebiasaan”

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Fenomena mundurnya sejumlah Kepala Dinas dilingkungan Pemkab Madina menjadi sorotan. Beragam penilaian muncul termasuk dari Politisi Partai Demokrat Madina Binsar Nasution. Binsar menilai, mundurnya sejumlah Kepala Dinas di lingkungam Pemkab Madina penuh tanda tanya karena bukan tipologi Pejabat Madina mengundurkan diri. ” penuh tanda tanya karena bukan tipologi pejabat di madina mengundurkan diri. […]

  • MAN Panyabungan Ikuti Raja Majestic Marching Band

    MAN Panyabungan Ikuti Raja Majestic Marching Band

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) : MAN Panyabungan akan mengikuti kompetisi Raja Majestic Marching Band  tahun 2016 yang akan berlangsung dari tanggal 7-9 Oktober 2016 di Unimed Medan. Tim dari MAN Panyabungan ini adalah Marching Band Gita Nada Pratama Madina (GNPM). Menyongsong keberangkatan tim ini, MAN Panyabungan menggelar konser pamit yang diselenggarakan di lapangan footsal MAN Panyabungan, […]

expand_less