Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pandemi dan Momentum Kebangkitan Herbal Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
  • print Cetak

Oleh : Rio Ardi
Mahasiswa Magister Kehutanan
Universitas Sumatera Utara

 

Sudah lebih dua bulan sejak pemerintah Indonesia menyatakan Indonesia darurat corona. Dampaknya langsung terasa.

Berbagai perlengkapan medis seperti masker kesehatan, hand sanitizer langka di pasaran. Masker Kesehatan, jika ditemukanpun harganya melonjak menjadi tiga kali lipat dibanding harga normal. Hand sanitizer juga demikian mendadak hilang di pasaran.

Tidak hanya perlengkapan medis, kondisi serupa juga berdampak langkanya beberapa obat-obatan di apotek dan dipusat perbelanjaan.

Satu minggu pasca corona masuk ke Indonesia beberapa obat seperti obat malaria seperti klorokuin dan suplemen kesehatan seperti vitamin C langka di pasaran.

Penulis mencoba menelusuri di berbagai apotek dan toko swalayan, obat dan suplemen tersebut tidak ditemukan dan jikapun ada harganya sangat mahal.

Tidak hanya obat-obatan dan perlengkapan kesehatan, bahan-bahan untuk obat herbal tradisonal harganya melambung tinggi pada saat pandemi ini. Salah satu contohnya adalah jahe merah dimana harga sebelum pandemi adalah Rp 20.000 hingga Rp 40.000 per Kg, tetapi di masa pandemi harganya mencapai Rp 100.000 per Kg.

Tidak hanya jahe merah, bahan-bahan obat herbal tradisional lainnya seperti kunyit, lengkuas, bawang putih juga mengalami kenaikan walaupun kenaikannya tidak seperti jahe merah. Kondisi ini tentu merugikan berbagai lapisan masyarakat, tidak hanya masyarakat yang selama ini mengkonsumsi obat herbal tetapi juga masyarakat yang ingin beralih dari obat modern ke obat-obat herbal tradisional.

Dikutip dari LIPI, Indonesia memiliki sekitar 7.500 tanaman yang dapat digunakan untuk tanaman obat. Jumlah itu baru yang di data oleh LIPI, masih banyak lagi tumbuhan obat yang tersedia di hutan Indonesia yang belum terpublikasi.

Jika dihubungkan dengan pandemi, pandemi ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkenalkan obat-obat herbal tradisional yang ada di Indonesia di tengah kelangkaan dan efek jangka panjang yang ditimbulkan oleh obat-obat kimia.

Walaupun belum teruji sebagai obat untuk mengatasi virus corona, obat herbal tradisional kaya khasiat dan memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan daya tahan tubuh terhadap suatu penyakit (imunitas).

Beberapa tanaman herbal yang terbukti mampu meningkatkan imunitas di tengah pandemi yang sering kita jumpai disekitar kita antara lain:

1. Kunyit (Curcuma longa)
2. Temulawak (Curcuma zanthorrhiza)
3. Jahe Merah (Zingiber officinale)
4. Daun kelor (Moringa oleifera)
5. Brotowali (Tinospora cordifolia)
6. Pasak bumi (Eurycoma longifolia)
7. Bawang Putih (Allium sativum)
8. Mengkudu (Morinda citrifolia)
9. Pegagan (Cantella asiatica)
10. Meniran (Phyllanthus niruri)

Di tengah usaha pemerintah dalam memerangi pandemi ini sangat elok rasanya pemerintah juga menjaga rantai pasok obat herbal tradisional supaya harganya tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan imunitas di saat pandemi ini.

Jika ini bisa dilakukan oleh pemerintah bukan tidak mungkin jika pandemic corona ini berakhir masyarakat Indonesia banyak yang lebih memilih obat herbal tradisional Indonesia di masa yang akan datang.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LSM LIRa Madina Bagikan Paket Makan Siang di Pasar Lama

    LSM LIRa Madina Bagikan Paket Makan Siang di Pasar Lama

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di tengah situasi ekonomi yang tak menentu dan pandemi Covid-19, Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRa) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membagikan paket makan siang kepada sopir beca di sekitaran Madina Square Pasar Lama, Panyabungan, Selasa (15/2). Pembagian paket makan siang ini langsung dihadiri Bupati LIRa Ali Musa Nasution, Ketua […]

  • Memimpikan Swasembada Pangan Seutuhnya

    Memimpikan Swasembada Pangan Seutuhnya

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Sidimpuan Mi instan, siapa orang Indonesia yang tak pernah merasakan kenikmatannya? Harganya murah, memasaknya praktis, rasanya maknyus. Hampir semua kalangan menyukainya. Namun yang paling sering mengkonsumsinya adalah masyarakat kalangan menengah bawah. Mereka tidak lagi memikirkan bahaya mengkonsumsi mi instan setiap hari, pertimbangannya adalah daripada tidak makan. Begitulah kondisi […]

  • Hujan Deras, Jalinsum Dipasar Lama Tergenang Air

    Hujan Deras, Jalinsum Dipasar Lama Tergenang Air

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : Hujan yang mengguyur wilayah kota panyabungan Jum’at sore 23/2/2024 membuat jalan lintas sumatera di pasar baru panyabungan, Kabupaten Madina tergenang air. Genangan air bahkan mencapai betis orang dewasa. Pantauan Mandailing Online, tergenangnya badan jalan nasional itu akibat drainase jalan tidak mampu menampung sebit air hujan. Kondisi ini juga diperparah […]

  • Hasil Seleksi CPNS Ditukangi?

    Hasil Seleksi CPNS Ditukangi?

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengumunan hasil seleksi CPNS Pemko Medan amburadul dan diduga ditukangi. Pasalnya, Selasa (21/12/2010) sekira pukul 21.00 WIB, Kabid Pengadaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Medan Ayub Saufi dan temannya enggan memberikan pengumuman CPNS Pemko Medan yang sudah distempel dan dijadwalkan akan diberikan Selasa (21/12/2010) malam untuk diumumkan di media cetak, Rabu (22/12/2010). Pantauan wartawan, […]

  • Insiden Madina ke Komnas HAM

    Insiden Madina ke Komnas HAM

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Azasi Manusia) diminta untuk melakukan penyelidikan insiden penembakan warga Huta Godang Muda Mandailing Natal, Sholat Boru Batubara, yang terjadi pada Minggu (29/5) kemarin. Peristiwa itu terjadi aksi demo di lokasi tambang PT Sorik Mas Mining (SMM) di Mandailing Natal. Hal tersebut ditegaskan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan LSM […]

  • Ketika Asap Datang dan Hilang, Kemiskinan Tetap Menyerang

    Ketika Asap Datang dan Hilang, Kemiskinan Tetap Menyerang

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Supardi
    • 0Komentar

    Oleh: Supardi S.H.I Sociopreneur dan Pemerhati Masyarakat Marginal     … Ada yang terasa menyakitkan ketika melihat langit Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut diselimuti kabut asap. Udara yang seharusnya menjadi sumber kehidupan justru berubah menjadi ancaman. Namun, di balik asap yang menyesakkan, ada kenyataan lain yang tak kalah getir: sebagian masyarakat tetap harus bekerja di […]

expand_less