Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


SIPIROK- Harga berbagai jenis di Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, mahal. Dalam sebulan terakhir harga beras bertahan sekitar Rp160 ribu per kaleng (16 kg). Padahal, akhir Desember harga beras masih Rp140 ribu per kaleng.
Menurut sejumlah pedagang, harga beras yang mahal dipicu pasokan gabah dari petani di wilayah Sipirok terbatas. Pasokan terbatas disebabkan petani menyimpan gabah dan menjual beras pada pengumpul ketika belum masuk masa panen. Salahsatu penampung dan pengecer berbagai jenis beras di Pasar Sipirok, UD Irpan, kepada METRO, Jumat (4/2), mengatakan, kenaikan harga sudah beberapa kali terjadi dan bertahan dalam sebulan terakhir.
“Sebenarnya sudah beberapa kali mengalami kenaikan. Namun, harga lebih tinggi sudah berlangsung dalam sebulan terakhir,” sebutnya.
“Biasanya, seminggu kita bisa mengumpul 500 kaleng. Tapi, kali ini hanya 100 kaleng, terkadang tak sampai,” tambahnya.
Ia menambahkan, beras yang dikumpul sebagian akan dijual kepada toke atau pedagang dari wilayah lain, seperti Psp. Namun, dengan berkurangnya pasokan beras dari warga, beras tersebut hanya untuk diecer pada warga (pembeli) eceran di Sipirok saja.
“Kita tak bisa lagi mengoper ke daerah lain. Untuk kebutuhan di sini saja sudah kurang,” sebutnya.
Adapun harga beras yang berhasil dicatut METRO adalah, beras Silatihan Rp160 ribu per kaleng sebelumnya Rp140 ribu per kaleng. Siporang Rp150 ribu per kaleng dari Rp130 ribu per kaleng. Ciherang, 64, Siramos, Sipulo Pandan dan jenis lainya Rp140 ribu per kaleng dari Rp120 ribu per kaleng.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sipirok, Porkas Harahap, kepada METRO, Jumat (4/2), mengatakan, kenaikan harga bukan lah semata-mata disebabkan berkurangnya pendapatan petani pada tahun ini, tetapi memang secara nasional harga beras melambung tinggi.
“Belum tentu pendapatan (produksi) petani menurun. Sebab, belum kita evaluasi. Nanti lah kita evaluasi dulu apakah memang menurun. Tetapi kenaikan harga tidak terlalu berpengaruh dengan menurunnya hasil petani di wilayah kita. Tapi, memang kondisi harga beras secara umum naik,” terangnya. (ran)
Harga Beras di Pasar Sipirok
Nama Satuan Sekarang Sebelum
Silatihan per kaleng Rp160 ribu Rp140 ribu
Siporang per kaleng Rp150 ribu Rp130 ribu
Ciherang per kaleng Rp140 ribu Rp120 ribu
Jenis 64 per kaleng Rp140 ribu Rp120 ribu
Siramos per kaleng Rp140 ribu Rp120 ribu
Sipulo Pandan per kaleng Rp140 ribu Rp120 ribu
Sumber: Sejumlah Pedagang
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Penambang Tewas di Hutabargot

    Dua Penambang Tewas di Hutabargot

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) – Lobang tambang emas Hutabargot, Madina, Sumut kembali menewaskan penambang. Dua penambang emas asal Provinsi Banten ditemukan tewas di dalam lubang tambang rakyat di zona perbukitan Aek Sarahan, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina), Selasa (9/6). Kedua korban, U (25) menetap di Desa Lumban Pasir, sedangkan J (40) menetap di […]

  • MAMBAYU YANG MAKIN SEDIKIT

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Omline) – Meski jumlahnya tak banyak, masa sekarang aktivitas “mambayu” (mengayam tikar) di kalangan kaum ibu di Mandailing masih dijumpai di beberpa desa. Faktor ekspansi produk-produk tikar pabrikan, aktivitas mambayu di kalangan wanita Mandailing juga berfaktor mulai berubahnya pola hidup dan pola pandang masyarakat Mandailing secara umum kepada hal-hal yang bersifat pragmatis. Berbeda […]

  • Tanam Perdana di Simpang Tolang

    Tanam Perdana di Simpang Tolang

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Danramil Kotanopan beserta para kelompok tani melakukan  Tanam perdana Benih  padi oleh Dinas Pertanian Kab. Madina  di Desa Simpang Tolang Kec.Kotanopan, Jumat, (26/6). (hol)  

  • Plang Nama Dirusak, Kantor Jadi Tempat Hiburan

    Plang Nama Dirusak, Kantor Jadi Tempat Hiburan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi Karyawan PTPN2-PT LNK LANGKAT-Aksi mogok kerja 4.000-an karyawan PTPN II-PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) Rayon Tengah di Langkat masih berlanjut. Bahkan, aksi mogok kerja semakin memanas, dengan dirusaknya papan nama (plang) dan di dudukinya kantor perkebunan, Selasa (25/1). Pantauan di pusat kantor PT LNK di kebun Gohor Lama, Kecamatan Wampu, papan nama perusahan PTPN […]

  • Madina Care Nilai Polres Madina Hanya ” Lips Service ” Dalam Menindak Pelaku PETI

    Madina Care Nilai Polres Madina Hanya ” Lips Service ” Dalam Menindak Pelaku PETI

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  Pernyataan Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK akan memberantas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) saat Ormas dan Ormawa melakukan aksi di depan Mako Polres Madina dinilai hanya “lips Service”. Demikian disampaikan Founder Madina Care Madina Institute, Wadih Al-Rasyid dalam menanggapi masih maraknya aktifitas tambang emas ilegal […]

  • Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN (Mandailing Online) –   Keluarga Abituren Musthafawiyah (KAMUS) di Yaman kembali menyelenggarakan haul Syekh Musthafa Husein Nasution dan Milad pesantren Musthafawiyah Purba Baru ke 110 tahun. Kegiatan berlangsung di aula Masbah Syahir, Kota Tarim, Hadhramaut, Yaman, Jumat (16/12/22). Pesantren Musthofawiyah berada di Purba Baru, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia. Tokoh pendirinya adalah Syekh Musthafa […]

expand_less