Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Penenun Keluhkan Kenaikan Benang Polister

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

SIPIROK-Beberapa penenun kain bakal baju dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) di Kecamatan Sipirok, Tapsel mulai mengeluhkan kenaikan harga benang polister sebagai bahan dasar.
Pasalnya, ujar Koordinator Pertenunan Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Sariame Siregar (33), kenaikan harga yang terjadi lebih dari setahun terakhir belum di barengi dengan kenaikan hasil karya mereka di pasaran.
Di jelaskannya, jenis benang polister merupakan bahan dasar yang biasa di gunakan dalam pembuatan kain bakal baju dengan kualitas standar.
“Kenaikan harga benang jenis polister sudah terjadi lebih dari setahun terakhir, sehingga upah para pekerja menjadi berkurang setiap helainya. Karena kanaikan harga benang itu belum di imbangi dengan harga pasaran kain yang kita produksi,” kata Sari kepada METRO, Rabu (8/2).
Sari mengatakan, sudah beberapa kali dalam setahun terakhir harga benang mengalami kenaikan dan terakhir harganya Rp175 ribu per grosnya. Padahal, ketika harga benang masih Rp120 ribu per gros, justru harga kain hasil tenunan juga masih sama yakni Rp150-Rp175 ribu per helainya (sistem borong).
“Kita sangat mengeluhkan kondisi ini. Biasanya setiap penenun bisa mendapatkan upah Rp75 ribu per helai, tetapi kali ini justru menjadi Rp65 ribu per helainya, diakibatkan kenaikan harga benang itu,” sambungnya sambil mengaku tak tahu penyebab kenaikan itu.
Tentu saja naiknya harga benang polister ini sangat berdampak pada berkurangnya penghasilan pengrajin. Karena, biaya produksi untuk sehelai kain menjadi bertambah. Ditambahkannya, memang setiap 2 gros benang bisa menghasilkan 6 helai kain. Namun, dalam proses pembuatan kain tentu butuh beberapa jenis benang lainnnya, seperti benag motif yang tentunya tergantung pesanan.
Melihat kondisi ini, pengrajin berharap perhatian dari pihak pemerintah terutama untuk pemasaran yang jelas dan terorganisir. (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Akhir-akhir ini viral potongan ceramah seorang ustadzah fenomenal yang dianggap membolehkan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga masyarakat awam menganggap tindakan tersebut dibolehkan dalam islam. Padahal perlu dipahami sebelumnya bahwa konteks yang dibahas dalam ceramah tersebut adalah kisah tentang istri yang menutupi aib suaminya yang bertindak kasar terhadap istrinya, bukan berarti ustadzah tersebut […]

  • Palas dan Paluta Terbaik di Sumut

    Palas dan Paluta Terbaik di Sumut

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lulus UN, Siswa Sujud Syukur Berjamaah Pengumuman lulus Ujian Nasional kemarin sore diwarnai isak tangis. Selain itu, sejumlah siswa juga melakukan sujud syukur berjamaah sebagai bentuk terimakasih kepada Tuhan atas kelulusan yang diraih. Namun, di balik haru kegembiraan itu tersimpan sedih bagi 16 siswa di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang dinyatakan tidak lulus UN. Rincian […]

  • 24 Murid Paud Permata Indah Wisuda

    24 Murid Paud Permata Indah Wisuda

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN ( Mandailing Online) –  Sebanyak 24 orang murid PAUD Permata Indah, Roburan, Kecamatan Panyabungan di wisuda. Acara wisuda pada murid PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) tersebut berlangsung di gedung SDN 147 Roburan, Sabtu (28/5). Prosesi wisuda murid PAUD Permata Indah tersebut berlangsung hikmat dan meriah, dierangkai dengan berbagai prtunukan dari para murid PAUD […]

  • Ini Daftar Juara Musabaqoh Tahfidzul Qur’an Madina 2021

    Ini Daftar Juara Musabaqoh Tahfidzul Qur’an Madina 2021

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Musabaqoh Tahfidzul Qur’an Ke-VII Tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Tahun 2021 berakhir pada Kamis (09/12 /2021). Ini daftar nama-nama peraih terbaik (juara) Golongan 30 Juz Untuk Putra Terbaik I: Ahmad Rizki Haholongan utusan Kecamatan Panyabungan Timur. Terbaik II: Ahmad Khairi utusan Ponpes Al-Iklas. Terbaik III: Anwar Martua utusan Kecamatan Siabu. Golongan […]

  • Harga Cabe Merah di Panyabungan Masih Bertahan

    Harga Cabe Merah di Panyabungan Masih Bertahan

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga cabe merah relatif bertahan di kisaran 45.000 hingga 46.000 rupiah per kilo gram setelah terjadi kenaikan sepekan lalu. Midah Nasution (42) pedagang di pasar pagi Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing Natal menjawab wartawan, Minggu (14/7/2013) mangatakan harga cabe merah 46.000 rupiah per kilo gram. Menurutnya, harga di daerah ini masih lumayan […]

  • Bau Busuk Terus Tercium Warga Tutup Parit Aliran Limbah PT Toba Surimi

    Bau Busuk Terus Tercium Warga Tutup Parit Aliran Limbah PT Toba Surimi

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    TAPTENG, – Pihak perusahaan pengolahan tepung ikan PT Toba Surimi hingga kini tak juga memperbaiki sistim pengolahan limbahnya. Alhasil, bau busuk pun terus tercium baik lewat udara maupun air. Hal ini tentu saja membuat warga di Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, Tapteng, berang. Warga pun kemudian bertindak dengan menutup parit yang diduga menjadi aliran limbah […]

expand_less