Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Penenun Keluhkan Kenaikan Benang Polister

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

SIPIROK-Beberapa penenun kain bakal baju dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) di Kecamatan Sipirok, Tapsel mulai mengeluhkan kenaikan harga benang polister sebagai bahan dasar.
Pasalnya, ujar Koordinator Pertenunan Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Sariame Siregar (33), kenaikan harga yang terjadi lebih dari setahun terakhir belum di barengi dengan kenaikan hasil karya mereka di pasaran.
Di jelaskannya, jenis benang polister merupakan bahan dasar yang biasa di gunakan dalam pembuatan kain bakal baju dengan kualitas standar.
“Kenaikan harga benang jenis polister sudah terjadi lebih dari setahun terakhir, sehingga upah para pekerja menjadi berkurang setiap helainya. Karena kanaikan harga benang itu belum di imbangi dengan harga pasaran kain yang kita produksi,” kata Sari kepada METRO, Rabu (8/2).
Sari mengatakan, sudah beberapa kali dalam setahun terakhir harga benang mengalami kenaikan dan terakhir harganya Rp175 ribu per grosnya. Padahal, ketika harga benang masih Rp120 ribu per gros, justru harga kain hasil tenunan juga masih sama yakni Rp150-Rp175 ribu per helainya (sistem borong).
“Kita sangat mengeluhkan kondisi ini. Biasanya setiap penenun bisa mendapatkan upah Rp75 ribu per helai, tetapi kali ini justru menjadi Rp65 ribu per helainya, diakibatkan kenaikan harga benang itu,” sambungnya sambil mengaku tak tahu penyebab kenaikan itu.
Tentu saja naiknya harga benang polister ini sangat berdampak pada berkurangnya penghasilan pengrajin. Karena, biaya produksi untuk sehelai kain menjadi bertambah. Ditambahkannya, memang setiap 2 gros benang bisa menghasilkan 6 helai kain. Namun, dalam proses pembuatan kain tentu butuh beberapa jenis benang lainnnya, seperti benag motif yang tentunya tergantung pesanan.
Melihat kondisi ini, pengrajin berharap perhatian dari pihak pemerintah terutama untuk pemasaran yang jelas dan terorganisir. (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPC Pemuda Pancasila: Pemkab Madina Harus Inisiasi Perda Cagar Budaya

    MPC Pemuda Pancasila: Pemkab Madina Harus Inisiasi Perda Cagar Budaya

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk merevitalisasi Pasanggarahan Kotanopan, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mandailing Natal (MPC PP Madina) meminta Pemkab untuk menginisiasi perda cagar budaya. Revitalisasi itu akan menjadi sebuah upaya meneguhkan nilai-nilai kebangsaan yang berdampak signifikan bagi penguatan nilai kepeloporan (heroisme), perjuangan (patriotisme) dan kesejarahan (historis). Demikian […]

  • RUUPKS JALAN KESESATAN

    RUUPKS JALAN KESESATAN

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurhabibah Al-Qur’an … Firman Sang Tuhan Aturan yang harus diindahkan Di dalamnya tersirat segala pedoman Di dalamnya tersirat segala aturan Al-Qur’an  bukan sekedar bacaan Tapi hukum Allah yang harus diterapkan Bukankah Allah telah berfirman Hanya Allah yang berhak membuat aturan Sang pencipta segala kehidupan Tapi…. Mengapa masih ada yang berani? Mengganti hukum sang […]

  • Bila Merapi Memburuk, SBY Kembali ke Indonesia

    Bila Merapi Memburuk, SBY Kembali ke Indonesia

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Kunjungan kerja Presiden SBY ke luar negeri hanya efektif empat hari. Bila sewaktu-waktu kondisi Gunung Merapi memburuk, Presiden SBY kembali ke Tanah Air. Demikian jawaban Menko Polhukam Djoko Suyanto saat ditanya kemungkinan jadwal kunjungan kerja Presiden SBY ke luar negeri akan berubah. Sebab hingga kini, status Merapi masih dinyatakan awas. “Bila ada perubahan […]

  • Pecinta Alam Madina Bersihkan Sungai Aek Mata Panyabungan

    Pecinta Alam Madina Bersihkan Sungai Aek Mata Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sugai Aek Mata yang melintasi kota Panyabungan, sangat kotor penuh sampah dan bau busuk. Terpanggil demi kebersihan ibukota kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kelompok Pecinta Alam Kabupaten Mandailing Natal  melakukan pembersihan sepanjang bantaran sungai itu, Sabtu (27/8). “Saya merasa senang, kegiataan ini bisa dilakukan,” kata Ketua Pelaksana, Abdul Aziz didampingi Ketua […]

  • Sapma PP Madina Bantu Korban kebakaran Kotasiantar

    Sapma PP Madina Bantu Korban kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bantuan terus mengalir dari berbagai kalangan meringankan beban 9 keluarga korban kebakaran di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan, Madina. Sapma Pemuda Pancasila Madina juga menyalurkan bantuan, Sabtu (16/11/2019). Bantuan diserahkan fungsionaris Sapma Madina, Harun Ridwan Nasution. Bantuan meliputi sembako dan perlengkapan sekolah. Amiruddin Hasibuan perwakilan korban kebakaran mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya […]

  • Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pedagang pasar lama yang dipindahkan ke lokasi bangunan pasar exs bioskop jum’at 01/8/2025  sambangi Kantor Bupati Madina di komplek perkantoran bukit payaloting aek godang parbangunan. Mereka hendak menyampaikan keluhan pada bupati terkait kondisi pasar yang baru mereka tempati Rata rata mereka yang datang kaum ibu. Mereka menilai Pemkab Madina tidak tegas […]

expand_less