Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Pemindahan Pedagang Untuk Tata Kota Panyabungan yang Nyaman dan Bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • print Cetak

Bupati Madina Saipullah Nasution di kegiatan dialog dengan pedagang di jalan keliling Panyabungan, Jumat (26/9/2025)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan keliling kawasan pasar lama Panyabungan selama ini kumuh dan sumpek merusak citra ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu.

Di sisi lain, kota Panyabungan sebagai wajah ibu kota kabupaten harus berbenah, menata diri menuju kota yang nyaman dan bersih.

Kekumuhan jalan kelilinng itu akibat aktivitas pasar tidak teratur, jorok dan kumuh. Lapak-lapak pedagang tumpah ruah di badan jalan.

Pedagang berjualan tidak pada tempatnya, menumpuk barang, tidak memiliki lapak yang jelas, sehingga membuat pasar terlihat tidak teratur, sempit, sesak.

Pasar keliling ini adalah sisa dari program pemindahan seluruh pedagang pasar lama Panyabungan ke Pasar Baru Panyabungan era tahun 2000-an.

Masa itu pasar bawah dan pasar balairung di kawasan pasar lama berhasil dipindahkan ke Pasar Baru Panyabungan. Tetapi pedagang pasar keliling tetap membuka lapak di pasar keliling diluar pengaturan Pemkab Madina.

Tahun ini, sebagai rangkaian penataan kota, Pemkab Madina membuka lokasi pasar di lahan bekas bioskop Tapanuli, dinamai Pasar Tapanuli, sekitar 300 meter dari jalan keliling.

Pasar Tapanuli ini diplot untuk menampung pedagang dalam program pemindahan pedagang dari jalan keliling.

Titik jalan keliling ini menjadi satu dari beberapa prioritas penataan kota Panyabungan oleh Pemkab Madina.

Tetapi, program pemindahan pedagang dari jalan keliling belum membuahkan hasil. Sebagian pedagang sudah pindah ke Pasar Tapanuli, namun masih banyak juga pedagang yang bertahan di jalan kelilling dengan cara menyewa teras toko dan teras rumah-rumah di sepanjang jalan keliling.

Akibatnya, pedagang yang pindah ke Pasar Tapanuli dan yang bertahan di jalan keliling sama-sama mengeluh. Volume penjualan sama-sama menurun karena pengunjung pasar terbelah menjadi dua titik.

Oleh karena itu, Bupati Madina Saipullah Nasution dalam dialog dengan pedagang Jum’at (26/9/2025) lalu berharap kepada pedagang yang bertahan di jalan keliling agar bersedia memindahkan lapak ke Pasar Tapanuli.

Bahkan bupati menggratiskan biaya lapak selama 3 bulan di Pasar Tapanuli sebagai sitimulus.

Keseriusan pemindahan ini menjadi penting dalam menata kota Panyabungan menuju kota yang nyaman dan bersih.

Bupati menyatakan, penataan kota Panyabungan merupakan prioritas, karena statusnya ibu kota kabupaten.

Bupati berharap kepada pedagang yang bertahan di jalan keliling turut berpartisipasi membantu pemda dalam penataan kota Panyabungan dengan cara pindah ke Pasar Tapanuli.

Para pemilik toko dan rumah di sepanjang jalan keliling juga diimbau bupati agar tidak lagi menyewakan lapak kepada pedagang sayur mayur dan basah. (dab)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEMAUAN MENUNTASKAN POLEMIK

    KEMAUAN MENUNTASKAN POLEMIK

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di triwulan pertama 2013 dua hal yang yang bisa dicatat di Madina. Pertama penghentian sementara aktivitas PTPN IV. Kedua peristiwa amuk massa di Naga Juang terkait tambang rakyat. Meski tak terkait, benang merahnya ada. Yakni, dilema antara kenyamanan investor dan melindungi rakyat. Pemerintah daerah tentu harus mampu berada di antara kedua kutup ini. PTPN IV […]

  • Tempat Maksiat Menjamur, Santri Musthofawiyah Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Madina

    Tempat Maksiat Menjamur, Santri Musthofawiyah Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar seribu santri Pesantren Musthofaiyah Purba Baru melakukan unjuk rasa ke kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Senin (30/3) menuntut bupati agar menutup seluruh kafe esek-esek. Mereka berjalan kaki dari pondok pesantren Musthafawiyah menuju kantor bupati berjarak sekira 3 kilo meter. Dalam orasinya, pengunjuk rasa meminta Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution […]

  • Ketua KPPG Madina Sampaikan Bela Sungkawa untuk Korban Tertimbun Longsor

    Ketua KPPG Madina Sampaikan Bela Sungkawa untuk Korban Tertimbun Longsor

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar Mandailing Natal (KPPG Madina) Zubaidah Nasution menyampaikan bela sungkawa atas kejadian yang menimpa belasan perempuan di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Linggabayu. “Saya sedih dan prihatin atas apa yang menimpa saudara-saudara kita di Linggabayu. Mudah-mudahan keluarga sabar menghadapi ini,” katanya ketika dihubungi Kamis (28/4) malam. Kejadian nahas […]

  • Tak Berkategori

    Bupati Madina Kemungkinan Disidangkan di Medan

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA – Tiga tersangka kasus suap terkait proyek pembangunan di Mandailing Natal (Madina) yang bersumber dari Bantuan Dana Bawahan (BDB) Provinsi Sumatera Utara, kemungkinan besar nantinya akan disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Demikian dikemukakan Juru Bicara KPK, Johan Budi, kepada JPNN di Jakarta, Selasa (21/5). Menurutnya, kemungkinan tersebut sangat terbuka, mengingat di […]

  • Harapkan Perbaikan.

    Harapkan Perbaikan.

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Masyarakat Desa Ranto Panjang, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mengharapakan perbaikan jembatan rambin menjadi permanen. Jembatan rambin ini selain dilewati warga, juga sebagai sarana mengangkut hasil pertanian masyarakat. (MB)

  • DPRD Madina Puji Bupati Motivasi Kebersihan Kota Panyabungan

    DPRD Madina Puji Bupati Motivasi Kebersihan Kota Panyabungan

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal memuji bupati yang mendorong peningkatan kebersihan kota Panyabungan. Apresisasi itu diungkapkan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Dodi Martua S.Pi  dan Syafri Siregar, kepada Mandailing Online, Senin (15/2) terkait bupati yang langsung turun memimpin kegiatan pembersihan parit kota Panyabungan, pekan lalu. Menjurut Dodi dan Syafri, upaya yang […]

expand_less