Selasa, 14 Apr 2026
light_mode

Pemindahan Pedagang Untuk Tata Kota Panyabungan yang Nyaman dan Bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • print Cetak

Bupati Madina Saipullah Nasution di kegiatan dialog dengan pedagang di jalan keliling Panyabungan, Jumat (26/9/2025)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan keliling kawasan pasar lama Panyabungan selama ini kumuh dan sumpek merusak citra ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu.

Di sisi lain, kota Panyabungan sebagai wajah ibu kota kabupaten harus berbenah, menata diri menuju kota yang nyaman dan bersih.

Kekumuhan jalan kelilinng itu akibat aktivitas pasar tidak teratur, jorok dan kumuh. Lapak-lapak pedagang tumpah ruah di badan jalan.

Pedagang berjualan tidak pada tempatnya, menumpuk barang, tidak memiliki lapak yang jelas, sehingga membuat pasar terlihat tidak teratur, sempit, sesak.

Pasar keliling ini adalah sisa dari program pemindahan seluruh pedagang pasar lama Panyabungan ke Pasar Baru Panyabungan era tahun 2000-an.

Masa itu pasar bawah dan pasar balairung di kawasan pasar lama berhasil dipindahkan ke Pasar Baru Panyabungan. Tetapi pedagang pasar keliling tetap membuka lapak di pasar keliling diluar pengaturan Pemkab Madina.

Tahun ini, sebagai rangkaian penataan kota, Pemkab Madina membuka lokasi pasar di lahan bekas bioskop Tapanuli, dinamai Pasar Tapanuli, sekitar 300 meter dari jalan keliling.

Pasar Tapanuli ini diplot untuk menampung pedagang dalam program pemindahan pedagang dari jalan keliling.

Titik jalan keliling ini menjadi satu dari beberapa prioritas penataan kota Panyabungan oleh Pemkab Madina.

Tetapi, program pemindahan pedagang dari jalan keliling belum membuahkan hasil. Sebagian pedagang sudah pindah ke Pasar Tapanuli, namun masih banyak juga pedagang yang bertahan di jalan kelilling dengan cara menyewa teras toko dan teras rumah-rumah di sepanjang jalan keliling.

Akibatnya, pedagang yang pindah ke Pasar Tapanuli dan yang bertahan di jalan keliling sama-sama mengeluh. Volume penjualan sama-sama menurun karena pengunjung pasar terbelah menjadi dua titik.

Oleh karena itu, Bupati Madina Saipullah Nasution dalam dialog dengan pedagang Jum’at (26/9/2025) lalu berharap kepada pedagang yang bertahan di jalan keliling agar bersedia memindahkan lapak ke Pasar Tapanuli.

Bahkan bupati menggratiskan biaya lapak selama 3 bulan di Pasar Tapanuli sebagai sitimulus.

Keseriusan pemindahan ini menjadi penting dalam menata kota Panyabungan menuju kota yang nyaman dan bersih.

Bupati menyatakan, penataan kota Panyabungan merupakan prioritas, karena statusnya ibu kota kabupaten.

Bupati berharap kepada pedagang yang bertahan di jalan keliling turut berpartisipasi membantu pemda dalam penataan kota Panyabungan dengan cara pindah ke Pasar Tapanuli.

Para pemilik toko dan rumah di sepanjang jalan keliling juga diimbau bupati agar tidak lagi menyewakan lapak kepada pedagang sayur mayur dan basah. (dab)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Banjir Bandang di Ranto Baek

    Terkait Banjir Bandang di Ranto Baek

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Duga Akibat Perambahan Hutan MADINA- Warga korban banjir bandang di lima desa di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terjadi Senin (29/11) lalu, menduga penyebab banjir karena adanya perambahan hutan di sekitar hulu Sungai Simpang Talap. M Idris Nasution, warga Desa Manisak yang menjadi salah satu desa yang diterjang banjir banding, Kamis […]

  • Mayat Pria 20-an Tahun Hanyut di Batang Gadis

    Mayat Pria 20-an Tahun Hanyut di Batang Gadis

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Satu mayat pria berusia sekitar 20 tahun ditemukan hanyut mengapung di Sungai Batang Gadis, Selasa (14/3/2017). Jenazah pria itu ditemukan mengapung di titik Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu,  Kabupaten Mandailing Natal. Seorang yang sedang mengail ikan di pinggiran Sungai Batang Gadis yang pertama melihat jenazah itu lalu memberitahu warga seterusnya […]

  • Sering Dipukul, Anak Dibawah Umur Kampak Korban Hingga Tewas

    Sering Dipukul, Anak Dibawah Umur Kampak Korban Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Diduga akibat sakit hati karena sering dipululi, membuat seorang anak dibawah umur nekat memukul Sunardi (32) warga kelurahan Kota Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal, Minggu Malam (14/2). Akibatnya Sunardi tewas di RSU Panyabungan malam itu juga. Sunardi dikampak oleh M (16 tahun) yang masih tetangga korban di sebuah warung kopi di Kota […]

  • Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – -Banyaknya PNS yang kompetensinya rendah mendorong Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mewajibkan seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) menggelar diklat untuk aparaturnya. Harapannya, dengan mendapatkan diklat kemampuan PNS akan bertambah. “Seiring dengan akan dilaksanakannya moratorium, daerah harus memberdayaan PNS yang ada. Itu sebabnya, mulai tahun depan seluruh PPK wajib mendiklatkan PNS-nya,” […]

  • Energy Geothermal : Energi Masa Depan atau Masalah Besar?

    Energy Geothermal : Energi Masa Depan atau Masalah Besar?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Al-Khotib Alumni Teknik Pertanian, Universitas Padjadjaran Sekretaris Umum HMI Cabang Sumedang   Konsumsi minyak dunia semakin hari semakin bertambah, ini akibat kebutuhan manusia akan energi yang terus bertambah. Berdasarkan data International Energy Agency (IEA), permintaan minyak dunia tahun 2015 ini jumlahnya meningkat 1,5 persen dari tahun sebelumnya. Padahal kondisi cadangan minyak dunia […]

  • Bupati Bener Meriah Diberondong OTK

    Bupati Bener Meriah Diberondong OTK

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ACEH- Aksi teror mengunakan senjata api kembali terjadi di wilayah Aceh. Kali ini menimpa mobil Bupati Bener Meriah, Ir H Tagore Abubakar. Mobil yang ditumpangi bupati bersama sopirnya, Gempar, diberondong orang tak dikenal (OTK) dari jarak berlawanan yang mengendarai Toyota Avanza hitam di kawasan jembatan totor besi Uning Bersah, Kecamatan Bukit, Bener Meriah pukul 21.30 […]

expand_less