Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Pemindahan Pedagang Untuk Tata Kota Panyabungan yang Nyaman dan Bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • print Cetak

Bupati Madina Saipullah Nasution di kegiatan dialog dengan pedagang di jalan keliling Panyabungan, Jumat (26/9/2025)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan keliling kawasan pasar lama Panyabungan selama ini kumuh dan sumpek merusak citra ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu.

Di sisi lain, kota Panyabungan sebagai wajah ibu kota kabupaten harus berbenah, menata diri menuju kota yang nyaman dan bersih.

Kekumuhan jalan kelilinng itu akibat aktivitas pasar tidak teratur, jorok dan kumuh. Lapak-lapak pedagang tumpah ruah di badan jalan.

Pedagang berjualan tidak pada tempatnya, menumpuk barang, tidak memiliki lapak yang jelas, sehingga membuat pasar terlihat tidak teratur, sempit, sesak.

Pasar keliling ini adalah sisa dari program pemindahan seluruh pedagang pasar lama Panyabungan ke Pasar Baru Panyabungan era tahun 2000-an.

Masa itu pasar bawah dan pasar balairung di kawasan pasar lama berhasil dipindahkan ke Pasar Baru Panyabungan. Tetapi pedagang pasar keliling tetap membuka lapak di pasar keliling diluar pengaturan Pemkab Madina.

Tahun ini, sebagai rangkaian penataan kota, Pemkab Madina membuka lokasi pasar di lahan bekas bioskop Tapanuli, dinamai Pasar Tapanuli, sekitar 300 meter dari jalan keliling.

Pasar Tapanuli ini diplot untuk menampung pedagang dalam program pemindahan pedagang dari jalan keliling.

Titik jalan keliling ini menjadi satu dari beberapa prioritas penataan kota Panyabungan oleh Pemkab Madina.

Tetapi, program pemindahan pedagang dari jalan keliling belum membuahkan hasil. Sebagian pedagang sudah pindah ke Pasar Tapanuli, namun masih banyak juga pedagang yang bertahan di jalan kelilling dengan cara menyewa teras toko dan teras rumah-rumah di sepanjang jalan keliling.

Akibatnya, pedagang yang pindah ke Pasar Tapanuli dan yang bertahan di jalan keliling sama-sama mengeluh. Volume penjualan sama-sama menurun karena pengunjung pasar terbelah menjadi dua titik.

Oleh karena itu, Bupati Madina Saipullah Nasution dalam dialog dengan pedagang Jum’at (26/9/2025) lalu berharap kepada pedagang yang bertahan di jalan keliling agar bersedia memindahkan lapak ke Pasar Tapanuli.

Bahkan bupati menggratiskan biaya lapak selama 3 bulan di Pasar Tapanuli sebagai sitimulus.

Keseriusan pemindahan ini menjadi penting dalam menata kota Panyabungan menuju kota yang nyaman dan bersih.

Bupati menyatakan, penataan kota Panyabungan merupakan prioritas, karena statusnya ibu kota kabupaten.

Bupati berharap kepada pedagang yang bertahan di jalan keliling turut berpartisipasi membantu pemda dalam penataan kota Panyabungan dengan cara pindah ke Pasar Tapanuli.

Para pemilik toko dan rumah di sepanjang jalan keliling juga diimbau bupati agar tidak lagi menyewakan lapak kepada pedagang sayur mayur dan basah. (dab)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- “Peninjauan jalan lingkungan ini adalah sebagai bentuk rasa tanggung jawab Pemerintah Daerah kita pada warga yang sudah memberi usulan pembangunan jalan lingkungan ke Pemerintah Daerah Mandailing Natal ( Madina ),” kata Atika Azmi Utammi Wakil Bupati Madina disela sela peninjauan jalan usulan masyarakat di Kota Panyabungan Senin 20/11/2023. Saat meninjau […]

  • Tiga Calon Haji dari Panyabungan Timur

    Tiga Calon Haji dari Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Jumlah calon haji dari Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal tahun ini sebanyak 3 orang. Ketiganya berasal dari desa Sirangkap. Itu diketahui pada acara pelepasan oleh pihak Muspika di aula Kantor Camat Panyabungan Timur, Rabu,(3/8). Acara ini dihadiri Camat Panyabungan Timur,  Aidil Faturrahman S.Sos; Kepala KUA Panyabungan Timur, H.Naziruddin, Lc; pihak Babinsa, Kapospol, […]

  • Bupati Madina Didemo untuk Desak Stop Kegiatan PT SMGP

    Bupati Madina Didemo untuk Desak Stop Kegiatan PT SMGP

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan. Sedikitnya 50 massa MPC Pemuda Pancasila (PP) Mandailing Natal (Madina) melaksanakan demo ke Pemkab Madina menuntut agar Bupati HM Hidayat Batubara menghentikan kegiatan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) karena keberadaannya meresahkan masyarakat. Desakan tersebut disampikan Tan Gojali salah seorang orator saat melakukan aksi demo di depan Pintu Masuk Kantor Bupati Madina dengan pengawalan […]

  • Willem Iskander “belajar dari sejarah masa lalu”

    Willem Iskander “belajar dari sejarah masa lalu”

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Resensi buku Di negeri penjajah: orang Indonesia di negeri Belanda sejarah Willem Iskander dinegeri orang yang di bukukan semoga menjadi pelajaran terbaik bagi putra mandailing di negeri orang.

  • Madina Kembali ke Level 2

    Madina Kembali ke Level 2

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil kembali ke level 2 pengendalian covid-19. Penetapan level 2 itu tertuang di dalam Instruksi Meneteri Dalam Negeri Nomor 58 Tahun 2021 tanggal 8 November 2021. Capaian itu terkait capaian vaksinasi. Berdasar laporan Satgas Covid-19 Madina, hingga Selasa siang (8/11/2021), grafik realisasi vaksinasi telah mencapai sekitar 41,21 […]

  • Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    Baru Lahir, Tanggung Utang Rp7,56 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KONDISI bangsa Indonesia sungguh memprihatinkan akibat utang luar negeri pemerintah yang mencapai Rp1.800 triliun. Dampaknya, setiap warga termasuk bayi yang baru dilahirkan di bumi Indonesia, sudah menanggung beban utang Rp7,56 juta. Diperkirakan beban utang bayi yang lahir pada tahuntahun mendatang akan jauh lebih besar dibanding sekarang. Pasalnya, utang yang ‘berbungabunga’ makin mencekik leher bangsa Indonesia […]

expand_less