Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Pemkab Madina Ajukan Rp.1,6 Trilyun Pada KUA-PPAS 2014

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
  • print Cetak


PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menarget APBD tahun 2014 sebesar Rp.1,6 trilyun.

Angka ini jauh melonjak dibanding APBD 2013 yang sebesar sekitar 800 milyar rupiah.

Besaran rencana anggaran ini tergambar dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2014 yang diajukan pemkab Madina ke DPRD Madina.

“KUA PPAS menyangkut masalah pendapatan, pembelajaan serta kondisi keuangan daerah. Dimana APBD Tahun Anggaran 2014 Pemkab Madina akan mengajukan anggaran Rp. 1 trilyun lebih, hal itu berdasarkan evaluasi dan kondisi anggaran sebelumnya dan untuk percepatan pertumbuhan eknomi,” kata Asisten II Pemkab Madina, Sayafei Lubis pada pembahasan KUA-PPAS di DPRD Madina, Selasa (22/10/2013).

Dikatakannya, KUA PPAS sebagai dasar berbagai kebijakan dan program pemerintah, dimana kebijakan tersebut sudah mengadopsi Musrenbang berbagai tingkat serta aspirasi masyarakat yang disampikan melalui anggota dewan.

Tentang besaran PAD (Pendapatan Asli Daerah) diproyeksikan Rp. 47 Milyar. Namun hasil evaluasi realisasi PAD tahun sebelumnya menjadi perhatian bersama karena capaiannya masih mencapai 47 %.

“Itu harus dinaikan lagi, makanya perlu pengawasan legislatif terhadap SKPD yang capainya minim,” jelasnya.

Untuk pertumbuhan ekonomi, lanjut Syafei, diperkirakan 6,19 %, dimana makro eknomi tahun 2012 pertumbuhannya mencapai 6, 6 %.

“Kita melihat sektor pertanian yang paling dominan, sesuai dengan karakteristik daerah kita,” terang Syafei.

Sementara PDRB perkapita masyarakat diperkirakan mencapai Rp.6 Juta lebih, sayangnya pertumbuhan ekonomi itu masih dinikmati oleh kelompok-kelompok orang kaya. Makanya itu perlu disempurnakan.

Penyempurnaan ini membutuhkan 8 kebijakan, diantarnya koordinasi dengan pusat menyangkut dana bantuan, SKPD harus melakukan intensifikasi, eksentifikasi, diversipikasi dan regulasi didukung dengan pelayanan pemerintah. Penyatuan persepsi itu akan menjadi kesepakatan bersama dengan konsep KUA – PPAS yang diajukan.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Fisik Pasar Eks Bioskop Tapanuli 90 Persen

    Persiapan Fisik Pasar Eks Bioskop Tapanuli 90 Persen

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan lokasi eks bioskop Tapanuli Panyabungan yang akan dialihfungsikan menjadi pasar sudah sekitar 90 persen. Jalan di sekitar area mulai diaspal, Kamis (19/6). Pengaspalan ini adalah satu dari beberapa item kegiatan yang dilakukan Pemkab Mandailing Natal dalam memenuhi fasilitas lokasi ini sebagai upaya pemindahan pedagang dari jalan keliling Panyabungan. Juga […]

  • Hama Babi Hutan Mengganas di Panyabungan Timur

    Hama Babi Hutan Mengganas di Panyabungan Timur

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa bulan terakhir serangan hama babi hutan makin mengganas di Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyebabkan tanaman padi dan sayur mayur terganggu. Sejauh ini belum diketahui jumlah luas kerusakan areal tanaman petani yang dilantak hama babi tersebut. Baik dari Dinas Pertanian Madina maupun dari petani belum diperoleh […]

  • Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

  • DPP IMMAN Dukung Beasiswa Versi Orang Tua Asuh dan APBD

    DPP IMMAN Dukung Beasiswa Versi Orang Tua Asuh dan APBD

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPP IMMAN mendukung sepenuhnya program Orantua Asuh bagi mahasiswa miskin yang berprestasi yang diharapkan memperkuat beasiswa dari APBD Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) Padangsidimpuan, Hapsin Nasution kepada Mandailing Oline via Whatsaap, Jum’at (1/11/2019) menanggapi Fraksi Golkar DPRD Madina yang mengagas program Oran Tua […]

  • DAKWAH ITU WAJIB, TAK PERLU SERTIFIKAT

    DAKWAH ITU WAJIB, TAK PERLU SERTIFIKAT

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kementerian Agama (Kemenag) berencana meluncurkan Program Penceramah Bersertifikat mulai akhir September 2020 (Republika, 7/9). Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kamaruddin Amin, menyebut target peserta program ini adalah 8.200 penceramah untuk tahun ini. Terdiri dari 8.000 penceramah di 34 provinsi dan 200 penceramah di pusat. Menag Fachrul Razi menyatakan Program Penceramah Bersertifikat dimaksudkan untuk mencegah penyebaran […]

  • Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

    Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah tokoh Madina meminta agar pembangunan monumen Jenderal Abdul Haris Nasution berlokasi di Mandailing Julu, bukan di Panyabungan. Pilihan Mandailing Julu sebagai lokasi monument berpijak pada sejarah kelahiran sang jenderal, karena Ulu Pungkut Jae yang berada di kawasan Mandailing Julu merupakan kampung halaman Jenderal Abdul Haris Nasution. Hal itu disampikan para […]

expand_less