Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Pemkab Madina Tegaskan Tidak ada Kenaikan Tarif PBB

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • print Cetak

Muhammad Yasir, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Madina ( fikri )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Maraknya isu tentang kenaikan  PBB ( pajak bumi dan bangunan )  oleh Pemerintah diberbagai daerah di Indonesia membuat masyarakat Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) waswas. Memastikan hal itu, pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal tegaskan tak ada kenaikan tarif PBB.

Melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Madina Ahmad Yasir Lubis mengakui tidak ada kenaikan tarif PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) di seluruh Wilayah Mandailing Natal. Ia menjelaskan aturan tentang pemungutan Pendapatanan Asli Daerah (PAD) memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2024 tentang pajak daerah dan retribusi daerah.

“Di seluruh Madina tidak ada kenaikan tarif baik PBB atau (Nilai Jual Objek Pajak ) NJOP . masyarakat tak usah khwatir tentang ini. Jadi, agar tak membebani masyarakat, kami mempertimbangkan betul ekonomi juga kemampuan masyarakat,” Ungkap Yasir Pada Mandailing Online. Selasa, (19/08/2025).

Selain itu, disampaikannya wajar saja masyarakat Madina merasa khawatir lantaran isu kenaikan tarif pajak diberbagai daerah kerap menjadi pemicu kekecewaan masyarakat pada pemerintah sebab kenaikan PBB yang signifikan. Namun, Ia menegaskan dalam efisiensi anggaran yang sedang berlangsung ini, pajak dan retribusi lainnya merupakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mesti ada kesadaran untuk di realisasikan kewajibannya guna penunjang pembangunan daerah.

“PBB, atau pajak dan retribusi lainnya merupakan PAD Madina. Jadi harapannya pada masyarakat taat dan sadar membayar pajak dan retribusi pada pemerintah daerah apalagi efisiensi saat ini, dan nanti seluruh PAD itu tetap dikembalikan pada Masyarakat. PAD itu nanti direalisasikan pada pembangunan daerah, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya, atau perbaikian perbaikan fasilitas yang masuk dalam program pembangunan masyarakat. Semakin banyak yang terkumpul, semakin banyak yang bisa dibangunkan,” jelas Yasir.

Disisi lain, Pemerintah Daerah membuka pintu selebarnya pada masyarakat yang mempunyai keluhan terkait pajak serta menganggap bayaran pajak terlalu tinggi.

“Silahkan sampaikan ke Bapenda jika ada masyarakat merasa pajaknya terlalu tinggi. Nanti kami akan lakukan kembali pemeriksaaan, mengkaji ulang atau mengklasifikasikan untuk penetapannya, atau sesuai objeknya hingga tak jadi beban yang tinggi pada masyarakat. Bisa masyarakat keberatan jika objek pajaknya terlalu berat, silahkan datang ke Bapenda melampirkan SPT, mungkin saja kesalahan kami dalam penetapannya,” Tandas Yasir.

Reporter : Fikri

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PU Diminta Turun

    Kementerian PU Diminta Turun

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap memohon kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera menurunkan tim guna mengkaji kelayakan jembatan layang (fly over) Pulo Brayan. Dikhawatirkan, kebakaran beberapa hari lalu mempengaruhi kekuatan konstruksi jembatan. “Berdasarkan informasi dari Kadishub Kota Medan, daya tampung jembatan ini adalah 40 ton. Tapi berhubung kebakaran terjadi, daya tampung kenderaan yang melewati jembatan […]

  • BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis melaporan, pada semester II tahun 2014 lembaganya menemukan sebanyak 7.950 kasus yang di dalamnya terdapat 7.789 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp40,55 triliun dan 2.482 masalah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI). Dari masalah ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 3.292 masalah berdampak pada pemulihan keuangan negara/daerah/perusahaan […]

  • Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Budayawan/Sutradara   Pemanfaatan tanah kerajaan di Mandailing, Saba Bolak misalnya, diberikan kepada masyarakat yang tidak memiliki tanah. Sewa sawah tidak berbentuk satuan mata uang atau emas, tetapi berupa bagi hasil produksi. Selain itu, luas tanah Saba Bolak pun tidak lebih luas dari sawah penduduk desa. Saba Bolak diberikan kepada rakyat sebagai […]

  • Mantu Tewas di Malam Takziah Ibu Mertua

    Mantu Tewas di Malam Takziah Ibu Mertua

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ditabrak Truk di Jalinsum Sipirok-Psp SIPIROK- Airmata Maslian Siregar (55) masih menetes di pipi usai pemakaman ibunya, Ompu Asmia (90), Kamis (19/1) pagi. Ompu Asmia meninggal Rabu (18/1) sekira pukul 14.00 WIB. Namun, belum lagi airmata itu mengering, Maslian harus menangis kembali saat takziah malam pertama sang ibu. Sebab, suaminya, Saruddin Batubara (55) tewas dalam […]

  • Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BARUMUN (Mandailing Online) – Koin berbahan menyerupai emas beremisi 1014 ditemukan di Dusun Tarutung, Desa Hasahatan Julu, Kecamatan, Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Di koin seberat ¼ gram itu tertera tulisan Nidnei Indie dengan tahun 1014. Koin ini ditemukan dalam tanah kedalaman sekitar 1 meter ketika dilakukan penggalian pembuatan tambak ikan di desa itu oleh […]

  • Bupati: Tahun Depan Pemkab Alokasikan Dana untuk Pembangunan Darul Ikhlas

    Bupati: Tahun Depan Pemkab Alokasikan Dana untuk Pembangunan Darul Ikhlas

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    DALAN LIDANG (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan pada tahun 2023 Pemkab akan mengalokasikan dana pembangunan infrastruktur untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ikhlas Dalan Lidang, Panyabungan. Bupati menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penyerahan ijazah santri dan santriwati tahun ajaran 2021-2022, Rabu (25/5). Bupati menjelaskan, banyak tokoh yang lahir […]

expand_less