Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

Mantu Tewas di Malam Takziah Ibu Mertua

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
  • print Cetak

Ditabrak Truk di Jalinsum Sipirok-Psp

SIPIROK- Airmata Maslian Siregar (55) masih menetes di pipi usai pemakaman ibunya, Ompu Asmia (90), Kamis (19/1) pagi. Ompu Asmia meninggal Rabu (18/1) sekira pukul 14.00 WIB. Namun, belum lagi airmata itu mengering, Maslian harus menangis kembali saat takziah malam pertama sang ibu. Sebab, suaminya, Saruddin Batubara (55) tewas dalam kecelakaan di Jalinsum Sipirok-Psp, Kamis (19/1) malam.
Perempuan setengah baya itu tak henti-hentinya menangis dan histeris di RSUD Tapsel begitu melihat jasad seorang pria terbujur kaku bersimbah darah. Tengkorak kepalanya pecah, tangan kanan patah, dan sejumlah luka gores di bagian tubuh lainnya.
Informasi dihimpun METRO di lokasi, pria yang terbaring itu bernama Saruddin Batubara. Warga Dusun Paringgonan, Desa Situmba Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan ini, merupakan korban kecelakaan lalu-lintas.
“Awalnya, korban hendak takziah (memberikan kata-kata sabar dan nasehat kepada ahli bait,red) malam pertama ke rumah mertuanya di Lingkungan Parausorat. Di tengah jalan, tepatnya di Jalinsum Sipirok-Psp, korban mengalami kecelakan setelah sepedamotor Revo BB 2420 HO yang dikendarainya senggolan dengan truk colt diesel BB 8358 FY,” terang saudara korban, H Ismail Batubara (73).
Menurut Ismail, korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 19.00 WIB. Korban pergi sendirian, istrinya telah lebih dulu berada di rumah mertua yang meninggal. Namun baru berjalan sekitar 1,5 km menuju Sipirok (jika dari Psp) Sarudin yang tidak memakai helm terkapar di pinggir jalan setelah tersenggol truk yang datang dari arah berlawanan.
Warga sekitar yang melihat tak berani mengambil tindakan. Sekitar 45 menit kemudian, baru pihak keluarga dan kepolisian dating dan membawa Saruddin ke RUSD Tapsel. Meski telah mendapat penanganan intensif, nyawa ayah lima anak itu tak dapat diselamatkan karena luka yang dilaminya cukup parah, terutama di bagian kepala. Akhirnya sekitar pukul 21.55 WIB, korban menghembuskan nafas terakhirnya.
Selanjutnya, pihak keluarga membawa jenazah korban pulang. Dan, Jumat (20/1) sekitar pukul 14.30 WIB, korban dimakamkan di pemakaman keluarga di Dusun Pinang Sori Desa Situmba, Kecamatan Sipirok.
“Biasanya kami selalu bersama di masjid, terutama saat salat Magrib, tapi karena dia (adik) berencana berangkat ke Parau untuk takziah mertuanya maka ia memutuskan salat di rumah. Ketika kami pulang dari masjid, kami masih melihatnya ke luar dengan sepedamotornya. Kami tak ada tegur sapa. Lantas berselang 30 menit lebih, datang kabar dari cucu (pahoppu) bernama Iwan (17) yang kebetulan melintas dan mengenali sepedamotor dan opungnya. Selanjutnya, ia mengabari kami. Dan, kami langsung ke sana dan membawanya ke RSUD bersama polisi. Namun nyawanya tak tertolong,” beber Ismail.
Ditambahkannya, memang beberapa hari terakhir adiknya (satu kakek) itu sering berkata aneh dan sering menyinggung masalah umur. “Saat berbincang, ia sering mengungkapkan masalah umur. Contohnya; andiganma giliran niba? (kapan giliran kita?),” terang Batubara.
Sebelumnya Kamis (19/1) malam, dr Sugiono SP B yang menangani korban menjelaskan, korban tiba di RSUD dalam kondisi kritis dan pingsan. Tulang tengkorak patah, nadi lemah, tangan kanan patah. Meski telah dilakukan upaya penyelamatan dengan infus, pemberian oksigen, dan lainya, tetap saja nyawa korban tak terselamatkan.
Kanit Laka Polres Tapsel Aipda Endang Efendi, yang dihubungi METRO Jumat (20/1) sekitar pukul 10.30 melalui telepon seluler membenarkan kejadian itu. Sopir dengan tiga penumpangnya serta satu unit truk telah dimankan di Polres Tapsel.
“Truk tersebut pulang dari pecan. Setelah kejadian itu sopir tancap gas dan menyerahkan diri ke polres. Semuanya masih dalam proses penyelidikan kita,” katanya. (ran.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Berkategori

    Bupati Madina Kemungkinan Disidangkan di Medan

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA – Tiga tersangka kasus suap terkait proyek pembangunan di Mandailing Natal (Madina) yang bersumber dari Bantuan Dana Bawahan (BDB) Provinsi Sumatera Utara, kemungkinan besar nantinya akan disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Demikian dikemukakan Juru Bicara KPK, Johan Budi, kepada JPNN di Jakarta, Selasa (21/5). Menurutnya, kemungkinan tersebut sangat terbuka, mengingat di […]

  • SBY Nilai Demokrat Difitnah dalam Penjualan Sahan KS

    SBY Nilai Demokrat Difitnah dalam Penjualan Sahan KS

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menganggap ada pihak tertentu yang memfitnah Partai Demokrat terkait polemik penawaran saham perdana PT Krakatau Steel. “Partai demokrat difitnah mendapat keuntungan dari Krakatau Steel,” kata Yudhoyono saat memberikan arahan dalam rapat kerja Fraksi Partai Demokrat DPR RI di salah satu hotel di Jakarta, Sabtu malam. […]

  • Komisi I DPRD Madina Akan Periksa SD Negeri 126 Gunung Baringin

    Komisi I DPRD Madina Akan Periksa SD Negeri 126 Gunung Baringin

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Ketua Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina), H.Dahler Nasution,SP menyatakan akan segera meninjau SD Negeri 126 Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur terkait adanya keluhan warga soal dugaan rendahnya kualitas pendidikan di sekolah itu. “Mungkin jika tak ada halangan, besok kami akan kunjungan kerja ke sekolah itu,” kata politisi PPP ini, […]

  • Lubuk Larangan Tradisi Kala Lebaran di Madina

    Lubuk Larangan Tradisi Kala Lebaran di Madina

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Tradidisi menangkap ikan di lubuk larangan masih menjadi magnit yang luar biasa dan merupakan salah satu kegiatan para pemudik lebaran di Mandailing Natal (Madina). Ribuan orang warga dari berbagai penjuru Madina dan luar Madina mengikuti pembukaan lubuk larangan di beberapa sungai kawasan Mandailing Julu, khususnya di Kecamatan Kotanopan. Pantauan di lapangan, […]

  • Pembongkaran Lapak Jajanan Sore, Kebijakan Mematikan Ekonomi Daerah

    Pembongkaran Lapak Jajanan Sore, Kebijakan Mematikan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembongkaran lapak-lapak pedagang kuliner jajanan sore di pinggiran Jl. Willem Iskander, kawasan Aek 8, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menimbulkan keprihatinan karena mematikan usaha masyarakat. Memutus harapan para pelaku usaha kecil untuk berkembang. Mematikan peluang pengembangan ekonomi daerah. Memenggal lapangan kerja di tengah tingginya angka rakyat pengaggur. Sekitar 2O unit usaha mati, […]

  • Layakkah Pernyataan “Tuhan Bukan Orang Arab” Diucapkan?

    Layakkah Pernyataan “Tuhan Bukan Orang Arab” Diucapkan?

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Diam itu adalah emas! Mungkin inilah nasehat yang cocok disampaikan kepada Bapak KSAD Dudung Abdurrahman. Sebab tidak punya kepabilitas menyampaikan sesuatu namun memaksakan diri untuk menjelaskan demi pembelaan dan pembenaran. Apalagi jika pernyataan tersebut dimaksudkan untuk bercanda. Layakkah ajaran agama sendiri dibawa untuk bersenda gurau? Terlebih urusan […]

expand_less