Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Pemko Padangsidimpuan Jalin MoU dengan BPJS

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
  • print Cetak

P Sidimpuan – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan BPJS perihal jaminan pemeliharaan kesehatan warga masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan yang akan ditanggung oleh APBD Kota Padangsidimpuan. Dalam kerjasama yang diteken Walikota Padangsidmpuan Andar Amin Harahap SSTP MSi dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan dr Sari Qurantulainy AAK di kamar kerja walikota, Jalan Sudirman, Padangsidimpuan, Kamis (5/3), diungkapkan, bahwa Pemko Padangsidimpuan mendaftarkan sebanyak 1.223 jiwa warganya kepada BPJS Kesehatan sebagai peserta Jamkesda tahun 2015 dengan pembiayaan dari APBD Pemko Padangsidimpuan.

Jumlah 1.223 jiwa peserta Jamkesda yang didaftarkan Pemko Padangsidimpuan kepada BPJS Kesehatan ini merupakan usulan dari Dinas Kesehatan berasal dari keluarga kurang mampu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan Sari Qurantulainy, mengatakan penduduk yang belum termasuk sebagai peserta jaminan kesehatan dapat diikutsertakan dalam program jaminan kesehatan pada BPJS Kesehatan Kota Padangsidimpuan oleh pemerintah daeah Provinsi.

"Program jaminan kesehatan daerah yang berintegrasi dengan BPJS Kesehatan telah terlaksana di 21 kabupaten/kota dari 33 kabupaten/kota se-Sumut," katanya.
Dikatakan, pemegang kartu BPJS Kesehatan dapat berobat di seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia termasuk seluruh rumah sakit di Padangsidimpuan yang telah melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

"Adapun rumah sakit di Padangsidimpuan yang telah meneken kerjasama adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemko Padangsidimpuan dan Rumah Sakit Losung Batu," katanya.

Adapun visi yang kami emban, lanjut Qurantulainy, yang merupakan amanat pemerintah adalah paling lambat 1 Januari 2019 seluruh penduduk Indonesia telah memiliki jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. "Khusus di Kota Padangsidimpuan saat ini tercatat jumlah peserta BPJS Kesehatan 99.367 jiwa," jelasnya.

Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap menyambut baik dan siap bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Kota Padangsidimpuan. "Dengan MoU ini, harapan kami program BPJS Kesehatan di kota Padangsidimpuan dapat berjalan dengan baik, semakin sukses dan maju," ujarnya.

Sekedar informasi, BPJS Kesehatan sebelumnya bernama Askes (Asuransi Kesehatan) yang dikelola PT Askes Indonesia (Persero). Namun sesuai UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS, PT Askes Indonesia berubah menjadi BPJS Kesehatan sejak tanggal 1 Januari 2014.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tak Mau Rogoh Kocek untuk JSS

    Pemerintah Tak Mau Rogoh Kocek untuk JSS

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang digadang akan memakai pola patungan swasta dan pemerintah atau public private partnership (PPP). Namun pemerintah pusat berharap tak mau keluar uang sepeser pun untuk mega proyek ini, semua akan diserahkan dana swasta. “Kita mengharapkan tidak ada uang pemerintah sepeser pun yang keluar, itu harapan kita,” kata Menteri Pekerjaan […]

  • Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

    Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siantar- Dikira turut serta berkemah di organisasi Pramuka Sekolah, Dewi Hartati (10) justru raib selama 5 hari. Setelah melakukan pencaharian, ternyata bocah ini ditemukan sudah jadi mayat busuk tidak jauh dari lokasi sekolahnya di SD Muhammadiyah, Kecamatan Sialu Laut, Asahan, Selasa (7/2). Tragisnya, mayat sudah membusuk serta kepala terpisah dengan tubuhnya. Kuat dugaan, korban sengaja […]

  • Anggota DPRD Madina Ali Makmur Mangkir Dari Panggilan Jaksa

    Anggota DPRD Madina Ali Makmur Mangkir Dari Panggilan Jaksa

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ali Makmur Nasution alias Jaganding mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri Panyabungan. “Ali Makmur Nasution mangkir dari panggilan pertama,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Panyabungan, Satimin di Panyabungan, Selasa (21/1/2014) seperti dilansir BeritaSumut.com. Sersuai surat panggilan yang dilayangkan Kejaksan Negeri (Kejari) Panyabungan, sejatinya Ali Makmur harus menghadap […]

  • DPC Khusus Ambil Bagian dalam Halalbihalal Ikanas Pusat

    DPC Khusus Ambil Bagian dalam Halalbihalal Ikanas Pusat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Khusus Ikanas Mandailing Natal (Madina) turut ambil bagian dalam acara Silaturahmi Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) Pusat yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Jakarta Selatan. Ketua DPC Khusus Ikanas dr. Syarifuddin Nasution yang hadir secara langsung di Jakarta bersama pengurus lainnya mengatakan, halalbihalal ini bisa […]

  • Kemenhut Sediakan Lahan 9 Hektar untuk Pengungsi Sinabung

    Kemenhut Sediakan Lahan 9 Hektar untuk Pengungsi Sinabung

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Kehutanan RI menyediakan lahan seluas 9 hektar di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara guna dijadikan penampungan untuk para pengungsi bencana erupsi Gunung Sinabung. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, lahan tersebut disediakan oleh Kemenhut guna mengantisipasi kekurangan lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah setempat. Meski, diakuinya lokasi lahan tersebut agak jauh, sekitar 20 […]

  • Merak Turun, Gilimanuk Bludak

    Merak Turun, Gilimanuk Bludak

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Pelabuhan Merak di Provinsi Banten macet parah sepanjang akhir pekan kemarin. Sebab, jumlah penumpang melonjak di atas perkiraan. PT ASDP Indonesia Ferry, BUMN yang melayani penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni (Lampung) memperkirakan kenaikan penumpang sekitar enam persen. Tapi faktanya jauh di atas itu. Sekretaris Perusahaan ASDP Chrinstine Hutabarat mengatakan, sepanjang H-7 hingga H-4 lebaran, […]

expand_less