Kamis, 14 Mei 2026
light_mode

Anggota DPRD Bantah Memperkosa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Kuasa Hukum Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) BEH, Ridwan Rangkuti SH MH, membantah kliennya memperkosa TH. Diduga laporan palsu yang dibuat korban hanya berniat memeras BEH.

“Kami menduga TH dan PH, oknum LSM yang menggiring pengaduan tersebut diduga bertujuan ingin memeras BEH,” ujar Ridwan Rangkuti di Panyabungan, Ahad (28/11/2010).

Sebab, berdasarkan pemeriksaan TKP oleh Satreskrim Polres Madina, TH tidak konsisten dengan pengaduannya. Seperti, TH mengaku diperkosa di di dalam mobil BEH di Kafe Bawah Panyabungan. Namun setelah dilakukan cek TKP, TH mengaku tidak diperkosa di Kafe Bawah.

“Memang sejak semula kita sudah menduga bahwa TH cs membuat laporan palsu diduga hanya bertujuan untuk memeras klien saya,” beber Ridwan.

Diduga, karena BEH tidak mau memberikan uang, TH bersama bersama oknum LSM berinisial PH melaporkan BEH ke Polres Madina kemudian membeberkannya di media massa.

Misi mereka berhasil sebab TH dan PH, di hadapan dan ayah kandung TH, RH, mereka menerima uang sebanyak Rp 12 juta dari BEH melalui utusannya AL, GMH dan AH, sebagaimana tertulis dalam surat perdamaian, 14 November 2010.

Ternyata sebelumnya TH sudah mengadu ke Polres Madina dengan tuduhan pemerkosaan. Padahal dalam surat perdamaian bukan pemerkosaan, karena sebelumnya TH mengatakan tidak pernah disetubuhi apalagi diperkosa oleh BEH, papar Ridwan.

Demi harkat dan martabat BEH selaku Anggota DPRD Madina, Rudwan akan melaporkan tindak pemerasan, penipuan dan pengaduan palsu yang dilakukan TH dan PH.

Karena secara moral, harga diri BEH telah hancur di mata publik akibat pemberitaan tanpa azas praduga tak bersalah yang diterbitkan oleh media cetak mingguan terbitan Medan, edisi 22-29 November 2010.

“Sebab di media cetak mingguan tersebut klien saya ditulis dan divonis telah memperkosa TH oknum wartawati yang tidak jelas kewartawanannya,” beber Ridwan.

Ridwan berharap, masyarakat dan penegak hukum maupun wartawan bisa secara jernih dan proporsional menyikapi masalah ini. Sebab Ridwan menilai terlalu banyak kejanggalan dalam masalah ini setelah dilakukan pemeriksaan terhadap TH selaku pelapor dan saksi terhadap kasus ini.

“Belum lagi analisis visum yang diduga tidak menunjukkan adanya pemerkosaan terhadap TH,” tandas Ridwan. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan CPNS Demo, Desak Pengumuman Pemenang

    Puluhan CPNS Demo, Desak Pengumuman Pemenang

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 40 orang pelamar CPNS jalur umum melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Mandailing Natal ( Madina), Selasa (18/2/2014) mengadukan nasib terkait belum adanya pengumman kelulusan CPNS 2013. Mereka meminta DPRD Madina turut berjuang meminta kepada pemerintah agar hasil seleksi CPNS TA 2013 segera diumumkan, jika tidak mereka akan berunjukrasa […]

  • BBMKG: Sumut Berpotensi Hujan Lokal Satu Minggu Ini

    BBMKG: Sumut Berpotensi Hujan Lokal Satu Minggu Ini

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Balai Besar Metereologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan memperkirakan cuaca Sumatera Utara akan berawan dengan potensi hujan bersifat lokal dalam satu minggu ke depan. Staf Pelayanan Data dan Informasi Balai Besar Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan Nora Valencia di Medan, Senin, mengatakan, potensi hujan lokal itu terjadi di hampir […]

  • Kaum Pelangi Menghancurkan Generasi

    Kaum Pelangi Menghancurkan Generasi

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Kutau dulu pelangi itu indah Mentaripun menyambutnya dengan cerah Kini, pelangiku itu tak indah lagi Dikotori oleh kaum sodom Baru-baru ini, Pemerintah Indonesia melalu Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI akan memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins. Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah menyatakan Dubes Inggris akan dipanggil […]

  • Aksara Mandailing Butuh Pelestarian

    Aksara Mandailing Butuh Pelestarian

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Aksara tulak-tulak sebagai jati diri orang Mandailing harus dilestarikan semua pihak. Sebab aksara tulak-tulak merupakan produk kebudayaan etnis Mandailing. “Dari 7 jenis aksara yang ada di Indonesia, salah satunya adalah aksara Mandailing yakni aksara tiulak-tulak. Sementara bahasa Mandailing merupakan salah satu bahasa dari 746 bahasa di Indonesia,” ujar budayawan Mandailing, Muhammad […]

  • Video: Ucapan Ulang Tahun ke-77 GPI oleh Bupati Madina

    Video: Ucapan Ulang Tahun ke-77 GPI oleh Bupati Madina

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution berpesan agar Gerakan Pemuda Islam (GPI) menjadi rumah bagi pemuda Islam di Indonesia. Hal itu disampaikan Sukhairi saat menyampaikan ucapan hari jadi ke-77 organisasi kepemudaan tersebut, Minggu (2/10) di Panyabungan, Kecamatan, Panyabungan, Madina, Sumut. (Roy Adam)

  • Gaji 11 Bulan Tak Jelas, Guru TKS SMA/SMK Demo ke DPRD Madina

    Gaji 11 Bulan Tak Jelas, Guru TKS SMA/SMK Demo ke DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 200 guru TKS SMA dan SMK melakukan unjukrasa ke DPRD Madina mengadukan nasib soal gaji yang belum diterima selama 11 bulan. Mereka berjalan kaki dari lapangan Aek Godang menuju gedung DPRD Madina, Senin (27/11/2017). Sejumlah spanduk diusung. Salah satu bertulis “Gimana mau paten kalau gaji guru belum cair”. Bisri […]

expand_less