Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Pemukulan Terhadap Polisi di Sipolu-polu Merupakan Sisi Kearifan Lokal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peristiwa penangkapan dan pemukulan oleh warga terhadap oknum polisi yang diduga berbuat mesum di Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) harus dilihat dari esensi kearifan lokal Mandailing.

Itu dikatakan Camat Panyabungan, Hafizuddin pada acara silaturrahim Kapolres Madina, AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto dengan tokoh-tokoh masyarakat Sipolu-polu, Munggu (22/9/2013) di rumah makan Paranginan 2, Sipolu-polu, Panyabungan.

“Persoalan sebetulnya hanya jam malam yang sebetulnya merupakan hukum adat yang tidak tertulis yang berlaku ditengah-tengah masyarakat. Jadi kita berharap juga nantinya hukum adat tentang jam malam ini mendapat pengakuan dari aparat penegak hukum,” harap Hafizuddin.

Pada kesempatan itu camat menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolres serta jajaran polres atas kejadian pada Jum’at (20/9) yang menurutnya bahwa pada dasarnya warga Sipolu-polu maupun masyarakat Panyabungan umumnya tidak menginginkan kejadian tersebut.

Kapolres sendiri menyatakan bahwa oknum polisi tersebut akan menyelesaikannya dengan perwakilan masyarakat Sipolu-polu sesuai dengan adat dan kearifan lokal di Sipolu-polu.

Kapolres juga menyatakan pihaknya tidak akan menuntut warga Sipolu-polu atas peristiwa pelemparan terhadap mapolsek dan unit lantas oleh ratusan warga pada Jum’at (20/9) sebagai buntut dugaan perbuatan mesum oknum polisi itu di Sipolu-polu.

Camat juga menyatakan gembira atas adanya ketulusan dari kapolres dan masyarakat Sipolu-polu untuk menyatukan persepsi menyelesaikan persoalan ini sehingga tidak berlarut-larut lagi.

“Kita sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Pak Kapolres Madina dalam menyelesaiakan persoalan,” katanya.

Ketua Naposo Nauli Bulung Sipolu-Polu, Nasrullah pada kesempatan itu menyampiakan terima kasih kepada kapolres yang telah melakukan silaturahmi dengan masyarakat Sipolu-polu dan pihaknya juga meminta maaf kepada seluruh jajaran Polres Madina atas kejadian pada Jum’at (20/9).

“Pada awalnya juga kami sebagai generasi muda yang ada tidaklah menginginkan kejadian itu, namun kami berharap agar kejadian itu tidak terulang lagi, ada saling pengertian, baik orang luar yang akan tinggal di kelurahan kami untuk lebih menghormati hukum-hukum adat yang ada ditengah-tengah masyarakat,” ungkap Nasrullah.

Mantan Sekretaris KNPI Madina, Saparuddin Haji yang ikut di pertemuan itu menyampaikan sangat mengapresiasi sikap yang telah ditunjukkan oleh kapolres Madina yang lebih mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Sikap yang ditunjukkan kapolres ini harus diapresiasi, beliau tidak mengedepankan egonya untuk membela anggotanya, namun bagaimana agar persoalan dapat terselesaikan dengan baik, beliau lebih mengedepankan sikap untuk mengayomi masyarakat,” kata Saparuddin.

Peristiwa itu terjadi Kamis malam (19/9) ketika warga menangkap dan memukul satu oknum polisi yang diduga melakukan perbuastan mesum di rumah seorang wanita malam hari.

Buntutnya, ratusan warga Sipolu-polu melempari Mapolsek dan Unit Lantas Panyabungan, Jum’at (22/9) dipicu munculnya issu bahwa polisi akan melakukan sweeping ke Sipolu-polu terkait peristiwa Kamis malam.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab, Forkopimda, dan KPU Madina Rakor Pemilu Serentak

    Pemkab, Forkopimda, dan KPU Madina Rakor Pemilu Serentak

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang tahapan Pemilu serentak tahun 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) perkuat kelembagaan dengan menggelar sosialisasi dan coffee morning dengan Forkopimda Madina di Dapur Nenek, Desa Pidoli, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Selasa (18/10/2022). Bincang santai yang dipimpin Ketua KPU Madina Fadhillah Syarief membahas perpindahan secara administrasi Desa Hutadangka dari […]

  • Debu Vulkanik Sinabung Makin Dekat

    Debu Vulkanik Sinabung Makin Dekat

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KABANJAHE, – Debu vulkanik yang keluar dari kawah Gunung Sinabung terus menebal dan semakin hitam. Sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (16/9), debu vulkanik mulai terasa bertebaran di udara hingga di Desa Tiga Pancur, tempat Tribun melakukan pantauan. Padahal sehari sebelumnya, ketika pertama kali erupso terjadi, debu tersebut tidak menjangkau Desa Tiga Pancur. Pengamanan di posko […]

  • Kata Kabul Vonis Rahudman, Berarti Pasti Dihukum

    Kata Kabul Vonis Rahudman, Berarti Pasti Dihukum

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Hasrul Benny Harahap, selaku kuasa hukum Rahudman dalam perkara TPAPD Tapsel, juga mengaku belum menerima salinan putusan. Benny menjelaskan belum dapat berkomentar lebih jauh saat ditanya apakah pihaknya akan menempuh jalur PK. “Belum ada saya terima salinan putusan. Jadi belum ada mengambil sikap. Belum bisa mengambil sikap, karena isinya (salinan putusan) juga belum […]

  • Mudahkan Warga, Dukcapil Madina Lakukan Pelayanan Kepengurusan Adminduk dan E -KTP di Kantor Camat

    Mudahkan Warga, Dukcapil Madina Lakukan Pelayanan Kepengurusan Adminduk dan E -KTP di Kantor Camat

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Sejak pagi tadi Rabu 4/10/2023, Kantor Camat Panyabungan didatangi kaum muda, mereka hendak melakukan pengurusan documen kependudukan. Memang hari ini Kantor Dukcapil Mandailing Natal ( Madina ) sedang melakukan ekselerasi perekaman keliling  seluruh Kecamatan di Madina untuk memudahkan kepengurusan dokumen kependudukan mulai dari E- KTP sampai pada urusan yang berhubungan dengan kependudukan. […]

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 2)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 2)

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Beberapa tonggak sastra yang berkembang di kolonial tersebut patut dicatat periode-periode pertumbuhan sastra berikut: Willem Iskander (1840-1876). Ia menulis dalam bahasa Mandailing yang amat imajinatif terutama karena dipengaruhi kemampuannya yang tinggi dalam penguasaan bahasa Melayu. Karya-karyanya dipublikasikan secara luas setelah kematiannya, antara lain: “Hendrik Nadenggan Roa, Sada Boekoe Basaon ni Dakdanak.” […]

  • Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

expand_less