Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Peneliti YRKI: Ada Yang Salah Dalam Tata Kelola Desa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
  • print Cetak

 

Agus Anwar Sipahutar, SH.I, MH

 

PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) -Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) kembali menyoroti perkembangan Desa setelah 5 tahun berlangsungnya pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Peneliti YRKI, Agus Anwar Sipahutar, SH.I, MH menyebutkan bahwa salah satu pertimbangan dikeluarkannya UU Desa tersebut adalah untuk memberdayakan agar menjadikan Desa itu menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis, sehingga dapat menciptakan landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Artinya, jika masih ada Desa yang berstatus tertinggal dan sangat tertinggal berarti masih ada yang salah dalam tata kelola pemerintahan Desa tersebut.

“Pasalnya grafik bantuan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa terus meningkat. Apabila kita ambil data Kemenkeu tahun 2017, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 226/PMK.07/2017 tentang perubahan rincian Dana Desa menurut daerah Kab/Kota Tahun 2018 menyebutkan bahwa Dana Desa untuk Desa-desa di seluruh Indonesia tahun 2018 mencapai Rp. 60 triliun. Hal ini jauh meningkat jika dibandingkan sejak tahun 2016 yang masih berkisaran Rp. 46 triliun”, kata Anwar yang juga berprofesi sebagai Advokat.

Lebih lanjut Anwar memaparkan bahwa tahun 2019, yang masih merujuk data Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa Dana Desa sebesar Rp70,0 triliun.

“Besaran dana sekitar 5 Milyar per/desa selama 5 tahun. Jika dilihat dari hal tersebut apabila tidak menghasilkan perubahan, tentu ada masalah”, tambah Anwar.

“Kita menemukan banyak Desa yang hanya membangun jalan dan drainase, sementara kualitas hidup dan akses ekonomi masyarakat tidak banyak disentuh”, ungkap Anwar, Sabtu (16/11/2019).

Sebagai contoh dalam rekap jumlah status Desa Provinsi Sumatera Utara, dari 27 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, mayoritas Kabupaten/Kota masih ada yang tergolong Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal.

Misalnya Daerah yang dimekarkan dari Kabupaten Tapanuli Selatan, seperti Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Padang Lawas adalah Desa yang paling banyak memiliki kategori Desa Tertinggal.

“Justru yang sangat membuat kita merasa miris adalah, bahwa dari 27 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Mandaling Natal adalah rangking tertinggi sebagai pemasok Desa Tertinggal yakni mempunyai berjumlah 204 Desa Tertinggal. Tak cukup sampai di situ, ternyata Kabupaten Paluta juga memiliki rangking tertinggi desa Sangat Tertinggal yaitu sebanyak 109 desa,” ungkapnya.

Padahal, papar Anwar, jika dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten yang lain, Kab. Madina dan Kab. Paluta tidak termasuk daerah yang minus sumber daya alam dan sumber daya manusia.

“Oleh sebab itu kami menganggap ada yang hal dalam proses pengelolaan Desa sebagai basis masyarakat yang tidak beres dalam tata kelola pemerintahan Desa yang baik, alhasil berimplikasi terhadap status Desa masih mendapat rapor yang jelek, misalnya masih menyandang status Desa sangat tertinggal dan tertinggal,” katanya.

“Tentu kita berharap agar pemerintah mencari solusi yang super efektif dan efisien apa dan bagaimana hendaknya Dana Desa tersebut dikelola dengan baik, agar tidak hanya sekedar penyaluran Dana Desa yang terkesan bagi-bagi jatah saja” tukas Anwar,” tukas Anwar. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oprit Jembatan Nagajuang Terancam Amblas

    Oprit Jembatan Nagajuang Terancam Amblas

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oprit Jembatan Nagajuang Terancam Amblas :  Oprit jembatan Nagajuang  (Jembatan Abdul Hakim Ritonga) di Desa Jambur Padang Matinggi, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, yang dibangun pada 2005-2007 terancam hamblas akibat luapan sungai Batang Gadis. Bagi pengguna kenderaan roda 4 dihimbau untuk lebih berhati-hati.(MO).

  • Kasus Terpendam, Mahasiswa Protes Kinerja Polri

    Kasus Terpendam, Mahasiswa Protes Kinerja Polri

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    T Tinggi. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur) melakukan aksi protes di halaman Mapolresta, Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi, Kamis (2/2). Aksi tersebut terkait kinerja jajaran kepolisian setempat yang terkesan lambat dalam menyelesaikan kasus yang menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Sofi dalam kasus pencurian di dalam rumah miliknya pada tahun […]

  • 13 Anak Punk Terjaring Razia

    13 Anak Punk Terjaring Razia

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Dalam beberapa bulan terakhir, anak punk semakin menjamur di Kota Binjai. Untuk melakukan penertiban terhadap anak-anak punk itu, Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, menggelar razia yang dilakukan langsung oleh Satuan Polsi Pamung Peraja (Sat Pol PP), Senin (20/2) pagi pukul 09.00 WIB. Dalam razia yang dilakukan itu, petugas Sat Pol PP mengamankan 13 anak punk […]

  • Pemkab Madina Jangan Coba-Coba Lindungi Kasus Korupsi di Dinas Kesehatan

    Pemkab Madina Jangan Coba-Coba Lindungi Kasus Korupsi di Dinas Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal jangan coba-coba melindungi pejabat yang diduga koruptor di Dinas Kesehatan Madina. Peringatan itu terkait sejumlah kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) saat ini sedang ditangani Kejaksaan Agung. Oknum di Kejakasaan Negeri Mandailing Natal juga diwanti-wanti jangan mencoba-coba bermain mata dengan pejabat korup di Dinas Kesehatan, […]

  • 9 Rumah Terbakar di Kotasiantar

    9 Rumah Terbakar di Kotasiantar

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya 9 rumah hangus dalam musibah kebakaran hebat di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Selasa (12/11). Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. Saat warga masih tidur. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun hampir semua barang-barang milik para korban nyaris tak bisa diselamatkan akibat api begitu […]

  • PNS Dapat Tambahan Uang Muka Rumah dari Pemerintah

    PNS Dapat Tambahan Uang Muka Rumah dari Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA — Pemerintah menaikkan pagu bantuan uang muka rumah untuk pegawai negeri sipil. Besar bantuan meningkat dari Rp 1,2 juta-Rp 1,8 juta per orang menjadi maksimum Rp 15 juta per orang. Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana Sekretariat Tetap Badan Pengelola Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum PNS) Yasin Kara, saat penandatanganan nota kesepahaman penyaluran tambahan […]

expand_less