Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Pengemis Marak di Psp

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
  • print Cetak

SIDIMPUAN – Saat ini para pengemis di wilayah Kota Psp semakin bertambah banyak. Ironisnya modus yang dilakukan mereka ialah dengan membawa anak di bawah umur untuk melakukan pekerjaan meminta-minta itu, sehingga banyak orang yang merasa keberatan dengan keberadaan mereka.

Hampir sepanjang Jalan Protokol di wilayah Kota Psp ada terdapat pengemis yang sedang berjalan yang dipandu oleh anak di bawah umur, mulai dari Pasar Padang Matinggi- hingga Pasar Sadabuan ada ditemukan pengemis. Namun titik yang paling banyak ialah di sekitar pusat pasar tradisional Sangkumpal Bonang Kota Psp.

Di pusat perbelanjaan tersebut pengemis yang berjalan kaki dengan dipandu oleh anak di bawah umur sangat banyak terdapat, bahkan mereka (pengemis) tidak jarang saling berpapasan dengan pengemis lainnya. Setiap orang yang sedang santai akan didekati oleh pengemis tersebut.

Assalamualaikum pak,“ ujar salah seorang pengemis saat menghampiri seseorang. “Mohon maaf ya dek,” ujar salah seorang yang menolak pengemis tersebut pada saat dihampiri pengemis di lorong-lorong antara Pasar Sangkumpal Bonang dengan Plaza ATC.

Selanjutnya, para pengemis tersebut terus berkeliaran hingga melalui pedagang kaki lima yang ada di belakang Pasar Sangkumpal Bonang atau di Jalan Thamrin. Seperti  biasa pengemis itu akan mengucapkan salam kepada orang yang akan dihampirinya dan anak yang memandunya akan menadahkan tangannya.

“Assalamualaikum bang, mohon bantuannya bang,” ujar salah seorang pengemis kepada orang yang ditemuainya.

Muhajir (23) salah seorang warga yang berikhlas hati memberikan sedikit rezekinya kepada pengemis tersebut mengatakan, walau hanya sedikit, akan tetapi masih bisa disisihkan untuk mereka orang-orang yang sangat membutuhkannya. Ia menyampaikan, keberadaan pengemis yang semakin bertambah banyak tentu sudah menjadi perhatian publik.

Akan tetapi sisi yang dinilai disini ialah para pengemis tersebut tidak pernah memaksa orang. Oleh sebab itu yang perlu ditekankan disini ialah keikhlasan seseorang dalam menyisihkan rezekinya kepada pengemis tersebut.

“Saya tidak terlalu keberatan dengan kondisi pengemis tersebut, sebab tergantung kita itu semua. Kalau kita tidak mau ngasih uang tidak apa-apa kan. Mereka (pengemis) itu kan tidak merasa keberatan jika orang yang dihampirinya tidak ingin memberi uang, dan disini sisi keikhlasan kitalah yang paling penting,” ungkapnya.

Sedangkan Syahrul (22) mengatakan, ia tidak memberikan uang kepada pengemis tersebut dikarenakan terlalu banyak yang berdatangan dan berbeda-beda orangnya.

“Banyak kali orangnya, dan selalu membawa anak kecil. Perlu juga diperhatikan ini, entah darimana asal para pengemis yang berkeliaran di Kota Psp ini,” ujarnya. (metro)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrizal: Penelitian Terhatap SMGP Penting Dilakukan

    Fahrizal: Penelitian Terhatap SMGP Penting Dilakukan

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Rentetan insiden di PLTP Sorik Marapi menimbulkan kesadaran bahwa penelitian terhadap keberadaan PT SMGP di Mandailing Natal, Sumatera Utara, penting dilakukan. Jangan sampai terlambat mengetahui tentang apakah perusahaan panas bumi itu suatu “mesin pembunuh” bagi penduduk atau tidak secara jangka panjang. “Dari rentetetan insiden yang terjadi, keberadaan perusahaan panas bumi itu […]

  • PT Sawit Sukses Sejati di MBG Salurkan Hak Karyawan Yang Meninggal Dunia

    PT Sawit Sukses Sejati di MBG Salurkan Hak Karyawan Yang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- PT Sawit Sukses Sejati ( SSS ) yang berlokasi di Kecamatan Muara Batang Gadis , Mandailing Natal( Madina )akhirnya menyerahkan hak karyawannya yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja pada rabub27/9/2023 lewat. Penyerahan hak karyawan itu sendiri berlangsung Senin 2/10/2023 di rumah duka yang diterima langsung oleh istri korban Hendriani . […]

  • Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Warga dan jemaah Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, diminta untuk sementara waktu menjauh dari area masjid. Hal ini menyusul meningkatnya suhu panas di dalam masjid yang semakin memanas. Suhu panas yang muncul tiba-tiba dari bawah lantai kramik hingga ke tiang masjid kini semakin bertambah panas dan […]

  • Penyebar Spanduk Pungli Harusnya Buktikan Secara Hukum, Bukan Opini

    Penyebar Spanduk Pungli Harusnya Buktikan Secara Hukum, Bukan Opini

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penasehat Hukum Pemkab Mandailing Natal (Madina) Nur Miswari, SH mengingatkan bahwa ruang publik tidak seharusnya digunakan untuk membangun opini tanpa landasan fakta yang valid. Itu dinyatakan Miswari mewakili Pemkab Madina menanggapi fenomena munculnya spanduk-spanduk bernada tudingan pungutan liar (pungli) dan desakan mundur terhadap kepala daerah di sejumlah titik strategis. Pemkab […]

  • Pedangdut A Rafiq Meninggal Dunia

    Pedangdut A Rafiq Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO), Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Artis senior, penyanyi dangdut A Rafiq meninggal dunia. A Rafiq meninggal di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat. “Iya benar meninggal” kata pengacra putra A Rafiq, Fahd A Rafiq, Samsul Huda saat dihubung, Sabtu (19/1/013) pukul 19.10 WIB. A Rafiq sempat dirawat di rumah sakit lantaran anaknya, Fath A […]

  • Ban Mopen Pecah, Tabrak Beca Terguling ke Parit

    Ban Mopen Pecah, Tabrak Beca Terguling ke Parit

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Satu unit beca bermotor ditabrak mobil angkutan penumpang umum (mopen) di jalan Lintas Sumatera titik Desa Mompang Jae Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Senin sore (10/11). Menurut saksi mata, mopen bernomor polisi BB 1725 RA itu pecah ban akibatnya sang supir tak mampu mengendalikan laju kenderaan sehingga menabrak beca motor […]

expand_less