Selasa, 28 Jul 2026
light_mode

UU 23 Tahun 2014 Mulai Menimbulkan Masalah di Sektor Investasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelambanan penerbitan Peratutan Pemerintah untuk pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mulai menimbulkan masalah, terutama terkendalanya penerbitan dan perpanjangan izin-izin terkait investasi di bidang kelautan, kehutanan serta energi dan sumber daya mineral.

Itu diungkapkan tokoh masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal, Ir.Ali Mutiara Rangkuti kepada wartawan, Selasa (07/07).

“UU 23 tahun 2014 menyebabkan berubahnya beberapa kewenangan daerah dalam urusan-urusan tertentu, khususnya dibidang investasi dan perizinan-perizinan yang menyertainya. Hal tersebut menuntut reaksi cepat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, demi menjaga stabilitas iklim investasi,” katanya.

“Dalam UU tersebut, penyelengaraan urusan pemerintahan bidang kelautan, kehutanan serta energi dan sumber daya mineral menjadi kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah propinsi. Sementara regulasi teknis terkait pemberian maupun perpanjangan izin di bidang-bidang itu, menurut UU tersebut belum juga terbit, karena memang rentang waktu yang diberikan UU tersebut paling lambat dua tahun” imb uhnya.

Masalah yang muncul, lanjut Ali, bukan hanya menghambat rencana investasi di daerah dikarenakan belum dapatnya menerbitkan izin baru sesuai UU tersebut, namun juga berpotensi menghentikan kegiatan investasi yang izinnya habis dalam kurun waktu 2 tahun ini.

 

Efek Domino Kekosongan Regulasi

Dalam wawancara tersebut, Ali juga memaparkan bahwa dampak dari kekosongan regulasi tersebut bukan hanya akan terwujud dalam bentuk kerugian maupun penurunan pendapatan pemerintah, namun juga berdampak pada ekonomi mikro di tingkat masyarakat.

“Sebagai contoh, dalam kasus izin kapal penangkapan ikan yang belum dapat diperpanjang, efek langsungnya adalah bahwa masyarakat yang bekerja di kapal tersebut tidak bekerja dan tidak punya penghasilan. Dan di daerah-daerah tertentu, hal ini bisa saja berdampak semakin mengecilnya produksi ikan tangkapan, dan memicu lonjakan harga ikan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Ini semua bukan kerugian yang sedikit bagi pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

 

Terbitkan Pergub Sebagai Alternatif

Menyimpulkan pembicaraanya, pengusaha yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal ini mengharapkan kepada pemerintah provinsi tidak berdiam diri menghadapi hal ini. Harus ada sebuah terobosan alternative untuk menyelesaikannya.

“Karena PP-nya baru terbit 2 tahun kemudian, maka sembari menunggu peratutan pemerintah itu, kita mendorong agar pemerintah propinsi dapat menyusun dan menerbitkan regulasi yang bersifat temporal sebagai antisipasi dalam bentuk peraturan gubernur sesegera mungkin, dengan tetap membangunan komunikasi yang cukup dengan pemerintah pusat. Saya optimis proses penyusunan dan penerbitan peraturan gubernur tersebut akan berjalan dengan cepat, dan kegelisahan di kalangan investor akan teratasi dengan baik,” kata Ali.

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PILKADES TAHUN INI BAKAL PANAS

    PILKADES TAHUN INI BAKAL PANAS

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pilkades serentak di Mandailing Natal tahun ini diperkirakan bakal panas dan jumlah calon kepala desa meningkat drastis. “Itu karena Dana Desa. Kucuran Dana Desa tiap tahun ke setiap desa telah menjadikan jabatan kepala desa menjadi rebutan. Makanya jumlah calon kepala desa bakal naik,” kata Jamal Rangkuti warga Panyabungan kepada mandailing Online, […]

  • Film Mandailing “Marina” Masuk Pasar

    Film Mandailing “Marina” Masuk Pasar

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Tympanum Novem Films kembali merilis satu film Mandailing, berjudul “Marina”. Film berbahasa Mandailing yang berdurasi nyaris 2 jam itu telah beredar di toko-toko kaset di pasaran dalam bentuk VCD. Film “Marina” ini digarap dengan plot cerita lebih lentur agar penonton lebih terhibur. Rodang Tinapor di Desa Bonandolok, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal […]

  • Ketua PKB Sumut: Perjuangan PKB Dinafasi NU

    Ketua PKB Sumut: Perjuangan PKB Dinafasi NU

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PKB Kabupaten Madina melakukan Pra Musyawarah Cabang, Senin (26/7/2021). Ketua DPW PKB Sumut, Ahmad Iman Sukri dan Bupati Madina Jakfar Sukhairi Nasution hadirdi pembukaan Pra Muscab itu. Termasuk Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis dan Ketua PD Muhammadiyah Madina, Yusuf Nasution. Iman Sukri pada pidatonya menyatakan NU dilahirkan oleh NU. Maka […]

  • Cabup Saipullah Perkuat Pelajaran Muatan Lokal dan Sejuta Salawat

    Cabup Saipullah Perkuat Pelajaran Muatan Lokal dan Sejuta Salawat

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PALUTA (Mandailing Online) – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menegaskan komitnya untuk mereduksi intoleransi dan pragmatisme dengan memperkuat nilai-nilai budaya lokal. “Kita akan meningkatkan pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah, termasuk mengedukasi anak-anak usia sekolah dengan falsafah dalihan natolu,” kata Saipullah saat debat publik Pilkada Madina di Hotel Sapadia, […]

  • Rp 20 M untuk Perbaikan Jalan Nasional Wilayah Barat

    Rp 20 M untuk Perbaikan Jalan Nasional Wilayah Barat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel – Untuk Percepatan pembangunan koridor jalan nasional di wilayah barat Sumatera Utara, pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PERA) akan menggarkan Rp 20 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan pada APBN-P. Anggaran itu terungkap saat Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu dan pelaksana tugas (Plt) Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sukran Tanjung, di […]

  • Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanyakan Besarnya Anggaran Pansus Sangkumpal Bonang SIDIMPUAN- Sekitar 30-an massa dari Yayasan Kompak dan Komunitas Pinggiran Payung Hitam (Kopi Pahit) berunjuk rasa ke gedung DPRD Padangsidimpuan, Rabu (2/2). Mereka mempertanyakan besarnya anggaran Pansus Pasar Sangkumpal Bonang yang mencapai Rp206 juta serta dugaan korupsi di Sekretariat DPRD. Bahkan, demonstran masuk ke dalam gedung dan menduduki kursi […]

expand_less