Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Pengukuhan Panwascam Menunggu Bawaslu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
  • print Cetak


MADINA-
Pengukuhan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan menunggu keputusan atau arahan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pusat. Jadi tugas Panwas Kabupaten saat ini hanya memberikan pembekalan kepeda 23 Panwas Kecamatan.
Demikian disampaikan oleh Ketua Panwaslu Madina, Drs M Ikbal Nasution kepada METRO di Kantor Panwaslu Kabupaten Madina, Jumat (4/3) ketika menyikapi kesiapan Panwaslu dalam pemungutan suara ulang. “Pengukuhan Panwascam pasti dilakukan, awal bulan maret, tapi agenda itu kita menunggu petunjuk dari Bawaslu,”sebut Ikbal.
Menurutnya, rencana pengukuhan Panwascam yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Anggota. Masing kecematan sebanyak 3 orang dan diperintahkan untuk melaporkan kembali personil Panwascam masing-masing untuk didata kembali supaya jelas siapa yang masih aktif dan yang tak aktif lagi.
“Kalau jumlah yang telah melaporkan belum diketahui finalnya, tetapi sebelumnya telah kita umumkan kepada seluruh Panwascam supaya melaporkan personilnya ke Panwaslu kabupaten,” tambahnya
Hingga hari saat ini, Ikbal menyebutkan bahwa Panwaslu Madina saat ini belum banyak kegiatan mengingat anggaran yang belum juga dicairkan kepada Panwaslu serta belum adanya perintah atau intruksi dari Bawaslu terkait penguikugan dan pembekalan ini karena disampaikan Ikbal dalam pemungutan suara ulang ini Panwaslu tetap komitmen untuk bekerja maksimal sesuai dengan tufoksinya meskipun tak lagi sesulit pada pelaksanaan pemilukada Madina tahun 2010.
”Meskipun tak ada kampanye, Panwaslu tetap akan bekerja maksimal menjalankan tugas karena setiap pemilihan kepala daerah atau legislatif diduga banyak pelanggaran, oleh sebab itulah dalam pemungutan suara ulang ini Panwaslu akan tetap mengawal dan menmgawasinya sebaik mungkin untuk menghasilkan kepala dan wakil kepala daerah yang benar-benar hasil pilihan rakyat Madina” tambahnya Menanggapi pengawasan pada pemungutan suara ulang ini, Ketua PC GP Ansor Madina, Syamsul Bahri Lubis kepada METRO, Jumat (4/3) mengimbau kepada Panwaslu supaya benar-benar bekerja sesuai dengan peraturan dan tugas fokok fungsi (tufoksi).
Hal ini dilakukan agar tugas Panwascam profesional, dan isu-isu miringpun terhadap kinerja Panwaslu dalam pemilukada Madina terakomodir, dan termotivasi memperbaikinya. “Pokoknya dalam Pemilukada ini berjalan sukses,” harap Samsul Bahri lubis.(wan/nik)
sumber ; metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina Didesak Proses Penghina Wartawan

    Polres Madina Didesak Proses Penghina Wartawan

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal didesak secepatnya memproses kasus penghinaan profesi wartawan oleh seorang gadis berinisial Ra. Ra yang disebut berdomisli di kawasan Panyabungan itu dilaporkan ke Polres Mandailing Natal terkait statusnya di akun facebook menghina profesi wartawan. Pengaduan dilayangkan sejumlah wartawan ke Polres Madina pada Selasa (30/5) lalu. Pengaduan itu tertuang […]

  • Guru SD Dibantai 11 Liang

    Guru SD Dibantai 11 Liang

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Seorang Guru Sekolah Dasar ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Desa Bandar Panjang, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (13/12/2010) pagi. Korban yang bernama Eliza (49) diduga merupakan korban korban perampokan disertai pembunuhan karena di sekujur tubuh korban ditemukan 11 luka tusukan dan kepala pecah. Mayat korban ditemukan masyarakat diduga setelah dua hari dibunuh […]

  • First Impression Kapolres Reza: Religius

    First Impression Kapolres Reza: Religius

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – First impression atau kesan pertama merupakan satu langkah penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pribadi seseorang. Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K, S.H, M.H memberikan kesan pertama yang positif kepada masyarakat. Kapolres yang baru menjabat beberapa minggu ini memberikan kesan religius dalam kepemimpinannya. Hal itu […]

  • Penahanan Syamsul diperpanjang 40 hari

    Penahanan Syamsul diperpanjang 40 hari

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin, sejak Jumat (22/10) lalu remsi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat TA 2000-2007 sebesar Rp102,7 miliar. Rabu (10/11) mendatang, masa penahanan pertama Syamsul Arifin selama 20 hari akan habis. KPK sendiri akan memperpanjang masa penahanan kedua selama 40 hari terhadap Syamsul Arifin, […]

  • Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Widuri Diimingi Lulus CPNS MADINA; Pihak keluarga Widuri (nama samaran) membantah jika mereka ada melakukan pemerasan terhadap Djakfar S Nasution, anggota DPRD Madina. Sebaliknya, keluarga korban mengungkapkan, Djakfar pernah menjanjikan kepada Widuri akan diluluskan CPNS asalkan tidak memberitahukan kejadian asusila tersebut kepada orang lain. Hal itu dikatakan sepupu Widuri, Ismed Harahap (30), warga Sihepeng, Kecamatan […]

  • Gerep Institute dan Tawaran MEP (Bukan MOVE!) untuk Madina

    Gerep Institute dan Tawaran MEP (Bukan MOVE!) untuk Madina

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle M. Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Sebuah Percikan Pemikiran untuk Menguatkan Ekosistem Bandara AH Nasution Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Pegiat di Gerep Institute     Ada sebuah pertanyaan sederhana yang mungkin perlu mulai kita diskusikan bersama: Apakah Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution cukup hanya dibangun sebagai infrastruktur transportasi, atau harus dipikirkan sebagai pintu masuk menuju sebuah ekosistem ekonomi baru? Pertanyaan […]

expand_less