Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Harga Kakao di Madina Bertahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan. Semenjak pemerintah menerapkan Bea Keluar (BK) kakao (coklat–red), harga komoditas ini pada tingkat petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tak lagi bisa menyentuh level Rp 20.000/kg seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Harganya kini hanya mampu bertahan pada level Rp 15.000 hingga Rp 17.000/kg.
Menurut pemhakuan sejumlah petani, sebelum BK kakao diberlakukan, harga jual kakao di tingkat petani paling rendah berkisar Rp 20.000/kg. Bahkan harganya pernah mencapai Rp 27.000/kg.

Sehingga, turunnya harga kakao saat ini dan tak lagi pernah beranjak naik tentunya sangat dikeluhkan petani. Petani menduga, BK kakao adalah biang keladinya, sebab pabrik pengolahan kakao dan juga para eksportir telah membebankan penerapan tariff BK kakao itu pada petani dengan menekan harga pembelian kakao dari petani.

Seperti diungkapkan Ali Arhan (35), petani kakao di Panyabungan, Madina. Kepada MedanBisnis, Minggu (24/10) ia mengatakan, sejak Juli 2010 kemarin, harga kakao ditingkat petani yang awalnya sekitar Rp 22.000/kg terus turun setiap bulannya.

“Harga kakao kering saat ini paling mahal hanya Rp 17.000/kg, itupun dengan kualitas yang bagus. Kalau kurang bagus paling dihargai Rp 15.000/kg. Sementara kalau kita kalkulasikan dengan biaya yang dikeluarkan dari memetik buah, mengupas sampai menjemur hingga kering, harga itu sangat tidak sepadan, bahkan bisa merugi” jelasnya.

Pengakuan senada juga disampaikan Nasruddin Matondang (42). Menurutnya, karena merosotnya harga kakao membuat ia tak lagi dapat melakukan perawatan kebun secara intensif. “Jadi mau tak mau kita mengurangi perawatan sampai 75% dari sewaktu harga kakao masih Rp 24.000/kg.

Saya tidak tahu kenapa harga kakao terus menurun seperti ini, sementara harga karet terus membaik. Kami para petani ini hanya bias berharap agar pemerintah bias membuat kebijakan yang berpihak pada petani, supaya harga kakao bias membaik kembali seperti harga sebelumnya karena dari sinilah sumber penghidupan kami,” harapnya.

Sebelumnya, Ali Mutiara Rangkuti anggota DPRD Madina kepada MedanBisnis, mengatakan, pemerintah harus bisa mencari solusi atas masalah harga kakao yang terus merosot saat ini. “BK kakao itu yang nanggung seharusnya kan para eksportir, tapi kenyataannya yang menanggungnya adalah para petani. Jadi dengan adanya kebijakan ini yang dirugikan itu malah petani, bukan para eksportir,” ujarnya. (zamharir rangkuti)
sumber:medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12 Parpol Resmi Daftarkan DCS ke KPU Madina

    12 Parpol Resmi Daftarkan DCS ke KPU Madina

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua KPU Madina, Jefri Antoni kepada wartawan, Selasa, mengatakan seluruh partai peserta pemilu yang berjumlah 12 partai politik sudah mendaftarkan Daftar Calon Legislatif Sementara. Dikatakannya, sebanyak 7 partai politik mendaftarakan calon legislatif masing-masing pada Senin (22/4/2013) sebagai hari batas terakhir pendaftaran calon legislatif pemilu 2014. Sementara 5 partai politik lainnya sudah […]

  • Ratusan Warga Tamiang Sambut Yusuf-Imron

    Ratusan Warga Tamiang Sambut Yusuf-Imron

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Ratusan warga Tamiang Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal menyambut kedatangan kandidat bupati/wakil bupati Madina, Yusuf-Imron, Senin (16/11). Para tokoh masyarakat juga meng-ulosi pasangan ini dan disambut iringan paluan Gordang Sambilan serta  penampilan atraksi Moncak (silat khas Mandailing). Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Tim Pemenangan Yusuf-Imron, Ir. Ali Makmur (Jaganding), tokoh masyarakat Madina […]

  • Potensi Pemuda Rantau yang Diabaikan Pemda Madina

    Potensi Pemuda Rantau yang Diabaikan Pemda Madina

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nanda Sri Wahyuni Pulungan Anak muda adalah aset negara. Kita percaya bahwa anak muda masih mempunyai banyak energi, ide-ide segar dan mau belajar. Mereka berani mengambil resiko dan tidak ragu mencoba hal-hal baru. Sudah saatnya, Mandailing Natal membuka mata, pikiran dan hati seluas-luasnya bahwa selamanya bumi Gordang Sambilan tidak akan pernah berkembang jika […]

  • Mobil Dinas Pakai Plat Hitam Berkeliaran di Kota Psp

    Mobil Dinas Pakai Plat Hitam Berkeliaran di Kota Psp

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Satu unit mobil Toyota Kijang Innova yang disinyalir sebagai kendaraan dinas terlihat berkeliaran di Kota Psp menggunakan plat hitam, sehingga tampak seperti kendaraan pribadi. Amatan wartawan kemarin siang, mobil dengan plat BB 1519 F berwarna putih itu tampak pakir di pelataran SMKN 1 Psp. Selang beberapa jam atau sekira pukul 14.15 WIB, mobil […]

  • Metode Distribusi Harta dalam Islam

    Metode Distribusi Harta dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu-satunya yang bisa diharapkan mengatasi problem ekonomi itu adalah sistem ekonomi Islam. Islam memang tidak mengharuskan persamaan dalam kepemilikan kekayaan, namun Islam tidak membiarkan buruknya distribusi kekayaan. Islam memandang individu sebagai manusia yang harus dipenuhi kebutuhan-kebutuhan primernya secara menyeluruh.   Oleh : Ustaz Rokhmat S Labib   “Masyarakat tidak perlu panik, persedian beras kita cukup […]

  • SAH! Pembahasan Revisi UU KPK Resmi Ditunda

    SAH! Pembahasan Revisi UU KPK Resmi Ditunda

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Pembahasan revisi UU KPK untuk sementara ini ditunda kelanjutannya. Keputusan itu diambil setelah Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK dan DPR  secara terpisah di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2). “Dalam revisi UU KPK dan tadi setelah berbicara banyak mengenai revisi UU KPK, kami sepakat bahwa revisi ini sebaiknya tidak dibahas saat […]

expand_less