Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Permenkeu 131 ‘Bunuh’ Industri Rokok Kecil 17 Maret 2014

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Asosiasi industri rokok kecil dan menengah yang tergabung dalam Forum Masyarakat Industri Rokok Indonesia (FORMASI) mendesak pemerintah meninjau kembali tentang pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 131 tahun 2013.

PMK 131 sendiri mengatur tentang penetapan golongan dan tarif cukai hasil tembakau terhadap pengusaha pabrik hasil tembakau yang memiliki hubungan keterkaitan.

Ketua Harian FORMASI Heri Susianto mengatakan, tujuan pemerintah untuk meregulasi afiliasi atau hubungan keterkaitan khususnya yang dimiliki pabrikan skala besar tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Terlebih saat ini pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum menghasilkan tindakan nyata semenjak diberlakukan PMK 131 pada bulan September 2013 lalu.

“Ini semua karena grup afiliasi pabrikan besar tersebut sudah langsung bersiasat untuk menghindari peraturan afiliasi itu, dan ketika PMK 131 diberlakukan,” kata Heri dalam siaran persnya, Minggu (16/3).

Dia menuding para grup afiliasi ini sudah dalam posisi aman dari sisi legalitasnya kendati ada 1-2 pabriknya yang sengaja dikorbankan masuk golongan satu, namun kenyataannya sebagian besar dari grup afiliasi tersebut masih aman dan leluasa bermain di golongan rendah.

“Malah ironisnya yang dibidik oleh pihak Bea Cukai adalah kelompok di golongan Kecil Menengah. Kami mendukung pemerintah dalam mengatur hubungan keterkaitan untuk menciptakan iklim usaha kondusif berlaku disetiap golongan baik golongan besar maupun golongan menengah kecil,” paparnya.

Permasalahan ini lanjut Heri, berawal dari praktik yang dilakukan oleh pabrikan besar dengan membentuk afliasi yang bermain di golongan dua dan tiga. FORMASI kata dia, telah berjuang sejak 2010 lalu agar pangsa pasar yang dimiliki di golongan dua dan tiga  tidak terus dicaplok oleh grup afliasi yang dimiliki oleh pabrikan besar.

“Sudah empat tahun dengan berbagai perubahan PMK tentang hubungan keterkaitan yang dikeluarkan Kementerian Keuangan, tapi sampai saat ini belum terlihat hasil yang konkret,” sesalnya.

Lebih lanjut pihaknya meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan mengkaji lagi regulasi hubungan keterkaitan agar bisa berjalan lebih efektif, konkret, ketat dan harus diberlakukan khusus untuk golongan satu dan grup afiliasinya.

“Pada dasarnya kita harus kembali kepada tujuan awal dari regulasi ini. Solusinya adalah bagaimana pemerintah bisa membuat regulasi kepada afiliasi yang dimiliki oleh pabrikan besar yang masih bermain di golongan kami demi terciptanya kesetaraan usaha antara besar dan menengah kecil. Kita ingin golongan kami steril dari invasi afliasi pabrikan besar,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, FORMASI adalah asosiasi industri rokok kecil dan  menengah di Indonesia yang berkantor pusat di Malang, Jawa Timur. Asosiasi pimpinan Ali Khosin ini memiliki berbagai cabang yang sudah terbentuk di beberapa kota yang menjadi sentra industri Kretek antara lain Kudus, Tulungagung, Blitar, maupun Jombang. (Okz/Int)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Terpilih Harun Ichwan Siapkan Solusi dan Beri Pinjaman Modal Bagi UMKM

    Jika Terpilih Harun Ichwan Siapkan Solusi dan Beri Pinjaman Modal Bagi UMKM

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PALUTA ( Mandailing Online ):  Saat menyimak siaran langsung Debat Publik yang di gelar KPU Madina di ballroom Hotel Sapadia, Gunung tua Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis (14/11/2024) malam. Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina nomor urut 1, Harun Mustafa Nasution – Muhammad Ichwan Husein Nasutuon menyampaikan selama masa kampanye pasangan ini telah keliling […]

  • Gatot Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karo

    Gatot Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karo

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayanan Buruk KABAJAHE- Dari hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2010, Kabupaten Karo berada di urutan ke-22 dari 25 kabupaten/kota se-Sumatera Utara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. Diharapkan dengan kepala daerah yang baru ini, Karo dapat berbenah ke arah yang lebih baik. Demikian pesan Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pudjonugroho ST pada acara pengambilan […]

  • Kasus Dana Desa Darussalam Masih Diproses Inspektorat Madina

    Kasus Dana Desa Darussalam Masih Diproses Inspektorat Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengaduan masyarakat Desa Darussalam Kecamatan Panyabungan terkait dugaan korupsi Dana Desa TA 2017 oleh pemerintahan desa, masih dalam proses pemeriksaan Inspektorat Mandailing Natal. Itu dikatakan Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Tindaklanjut Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal, Junaedi menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Rabu (29/8/2018). Junaedi menyatakan belum bisa memastikan kapan […]

  • Rambin Kampung Baru: Addendum dan Membodohi Rakyat

    Rambin Kampung Baru: Addendum dan Membodohi Rakyat

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Miswaruddin Daulay Rencana jembatan rambin Desa Kampung Baru-Simanondong adalah salah satu bentuk dari infrastruktur yang dalam pelaksanaan tendernya pada waktu itu tunduk dan patuh pada Peraturan Menteri PUPR nomor 31/PRT/M/2015 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri PUPR nomor 07/PRT/M/2011 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultasi. Salah satu lampiran dari […]

  • Cerpen: GULAI BATU

    Cerpen: GULAI BATU

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Rina Youlida Nurdina Waktu sudah menunjukkan pukul 18.30 WIB, Rahmadi yang biasa disapa Madi baru saja pulang bermain sepak bola dengan teman-temannya di lapangan yang ada di kampung sebelah. Adzan berkumandang menandakan sudah  waktunya untuk melaksanakan salat Magrib. Madi yang badan dan kakinya dipenuhi dengan lumpur langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya […]

  • Apel Awal Tahun

    Apel Awal Tahun

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2012. Dia mengingatkan seluruh SKPD di Pemko Tebingtinggi mempercepat proses pelelangan proyek dimulai awal tahun.(nmedanbisnis/ali yustono)

expand_less