Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Permenkeu 131 ‘Bunuh’ Industri Rokok Kecil 17 Maret 2014

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Asosiasi industri rokok kecil dan menengah yang tergabung dalam Forum Masyarakat Industri Rokok Indonesia (FORMASI) mendesak pemerintah meninjau kembali tentang pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 131 tahun 2013.

PMK 131 sendiri mengatur tentang penetapan golongan dan tarif cukai hasil tembakau terhadap pengusaha pabrik hasil tembakau yang memiliki hubungan keterkaitan.

Ketua Harian FORMASI Heri Susianto mengatakan, tujuan pemerintah untuk meregulasi afiliasi atau hubungan keterkaitan khususnya yang dimiliki pabrikan skala besar tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Terlebih saat ini pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum menghasilkan tindakan nyata semenjak diberlakukan PMK 131 pada bulan September 2013 lalu.

“Ini semua karena grup afiliasi pabrikan besar tersebut sudah langsung bersiasat untuk menghindari peraturan afiliasi itu, dan ketika PMK 131 diberlakukan,” kata Heri dalam siaran persnya, Minggu (16/3).

Dia menuding para grup afiliasi ini sudah dalam posisi aman dari sisi legalitasnya kendati ada 1-2 pabriknya yang sengaja dikorbankan masuk golongan satu, namun kenyataannya sebagian besar dari grup afiliasi tersebut masih aman dan leluasa bermain di golongan rendah.

“Malah ironisnya yang dibidik oleh pihak Bea Cukai adalah kelompok di golongan Kecil Menengah. Kami mendukung pemerintah dalam mengatur hubungan keterkaitan untuk menciptakan iklim usaha kondusif berlaku disetiap golongan baik golongan besar maupun golongan menengah kecil,” paparnya.

Permasalahan ini lanjut Heri, berawal dari praktik yang dilakukan oleh pabrikan besar dengan membentuk afliasi yang bermain di golongan dua dan tiga. FORMASI kata dia, telah berjuang sejak 2010 lalu agar pangsa pasar yang dimiliki di golongan dua dan tiga  tidak terus dicaplok oleh grup afliasi yang dimiliki oleh pabrikan besar.

“Sudah empat tahun dengan berbagai perubahan PMK tentang hubungan keterkaitan yang dikeluarkan Kementerian Keuangan, tapi sampai saat ini belum terlihat hasil yang konkret,” sesalnya.

Lebih lanjut pihaknya meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan mengkaji lagi regulasi hubungan keterkaitan agar bisa berjalan lebih efektif, konkret, ketat dan harus diberlakukan khusus untuk golongan satu dan grup afiliasinya.

“Pada dasarnya kita harus kembali kepada tujuan awal dari regulasi ini. Solusinya adalah bagaimana pemerintah bisa membuat regulasi kepada afiliasi yang dimiliki oleh pabrikan besar yang masih bermain di golongan kami demi terciptanya kesetaraan usaha antara besar dan menengah kecil. Kita ingin golongan kami steril dari invasi afliasi pabrikan besar,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, FORMASI adalah asosiasi industri rokok kecil dan  menengah di Indonesia yang berkantor pusat di Malang, Jawa Timur. Asosiasi pimpinan Ali Khosin ini memiliki berbagai cabang yang sudah terbentuk di beberapa kota yang menjadi sentra industri Kretek antara lain Kudus, Tulungagung, Blitar, maupun Jombang. (Okz/Int)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • PIPANISASI DISTRIBUSI BBM MENYUSURI JALAN TOL

    PIPANISASI DISTRIBUSI BBM MENYUSURI JALAN TOL

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SEBAGAI SOLUSI EFISIENSI DISTRIBUSI BBM   Oleh: Rahmad Daulay*   PROLOG Antrian BBM pasca banjir bandang di Sumatra kembali memperlihatkan rapuhnya rantai distribusi BBM ketika daerah dilanda bencana alam. Banjir yang merendam jalan utama merusak jembatan dan menghambat mobilitas membuat suplai BBM dari terminal ke SPBU tersendat. Situasi ini menyebabkan masyarakat terpaksa mengantri berjam-jam hanya […]

  • Kecamatan Natal Tercatat Terbanyak Catatan Khusus Pada Pilkada Madina

    Kecamatan Natal Tercatat Terbanyak Catatan Khusus Pada Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Naral, tercatat menjadi daerah yang terbanyak catatan kejadian khusus pasca perhitungan rekapitulasi hasil perolehan suara pada Pilkada Madina tahun 2024 tingkat Kecamatan. Dari data yang di dapat tercatat salam setiap lembaran catatan khusus setidaknya ada 5 poin keberatan termasuk masalah bukti salinan C yang ditemukan di […]

  • Lobi dan Kerja Keras Untuk Lompatan Pembangunan Madina

    Lobi dan Kerja Keras Untuk Lompatan Pembangunan Madina

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Adventorial Lobi dan Kerja Keras Bupati Madina Untuk Lompatan Pembangunan Madina   Pembangunan Kabupaten Mandailing Natal itu harus dikebut. Bahkan perlu lompatan. Agar terget-target menuju kemajuan di sektor-sektor strategis dapat diraih. Tetapi, semua itu membutuhkan kerja keras, kecerdasan, membutuhkan tim dari berbagai lini, berbagai kalangan, berbagai kekuatan. Mengebut pembangunan tak bisa jika bergantung pada APBD, […]

  • Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kebudayaan bisa dimaknai sebagai basis pariwisata. Pariwisata bukanlah ‘predator’ pemangsa kebudayaan, namun menempatkan pariwisata  menjadi fasilitator dan agen kebudayaan. Agen yang dimaksud adalah mengangkat eksistensi budaya ke tingkat yang tinggi dengan cara mengeksplorasi nilai-nilai budaya, bukan mengeksploitasi (memperalat atau memeras) budaya. Dengan demikian, industri pariwisata tidak lagi meletakkan budaya sebagai sub-ordinasi, melainkan sebagai orientasi nilai […]

  • Caleg Main Uang, Silahkan “Gondang Takar”

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal mengingatkan rakyat agar pandai memilih calon DPRD pada Pemilu tahun depan. Bahkan rakyat perlu melakukan “gondang takar” mengusir caleg (calon legislatif) yang datang menawarkan uang agar dia dipilih. Itu diungkapkannya dalam pidato sambutannya pada pelantikan santri kelas VII Angkatan VI Pesantren Roihanul Jannah, Lembah Sorik […]

  • Tempat Bersejarah di Madina Diminati Wisatawan Malaysia

    Tempat Bersejarah di Madina Diminati Wisatawan Malaysia

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tempat-tempat bersejarah di Kabupaten Mandailing sangat diminati wisatawan keturunan Mandailing Malaysia. Hal itu diungkapkan pemandu perjalanan travel, Dahlan Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Rabu (23/11/2016) di Panyabungan. “Yang paling diminati itu adalah lokasi peninggalan sejarah seperti Bagas Godang, makam raja-raja. Peringkat kedua adalah perkampungan asli Mandailing dimana mayoritas rumah-rumah penduduknya belum […]

expand_less