Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Pertanyakan Sumber Dana Saat Bagi Bagi Uang, Oknum BPD Desa Sirambas Mencak Mecak Pada Warga

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
  • print Cetak

Suasana kantor desa sirambas di Kecamatan Panyabungan Barat, Madina. Jum’at 13/9/2024

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Oknum Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Abdul Wahab Nasution mencak mencak pada warga disaat acara bagi bagi uang di gedung desa Sirambas Jum’at 13/9/2024.

Perdebatan antara warga dan oknum BPD berawal saat warga bernama Ahmad Toyib mempertanyakan asal dana yang di bagi bagi ke warga. Tiba tiba oknum BPD langsung nyerocos dan membentak warga dengan kata kata tidak wajar keluar dari mulut seorang Badan Permusyawaratan desa.

Beruntung saat kejadian ada Babinsa dan Polisi yang melerai sehingga perdebatan itu berhenti, namun pembagian uang tetap berjalan.

Dari keterangan perangkat Desa Sirambas yang turut membagikan uang tersebut mengaku, sejumlah uang yang dibagikan merupakan hasil kebijakan Forkopimcam Panyabungan Barat dan Pemerintah Desa Sirambas.

Warga saat menerima uang senilai Rp. 120.000 sumber dana hasil kesepakatan Forkopimcam dan Desa Sirambas ( fikri)

Ketika ditanya apakah uang yang diserahkan ke 137 warga penerima tersebut adalah dana BLT. Perangkat desa itu mengaku bukan dana BLT melainkan kebijakan yang disepakati Forkopimcam dan Desa Sirambas. Dari 137 penerima uang, masing masing menerima Rp. 120.000.

” Uang ini bukan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) karena sisa dana desa kemaren itu sudah masuk ke kategori silpa, jadi uang yang diserahkan ke 137 warga ini adalah uang kesepakatan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan ( Forkopimcam) dengan Desa Sirambas” Jelas perangkat desa yang tidak mau disebut namanya itu.

Kepala Desa Sirambas Ilman Suhdi yang berupaya dikonfirmasi tidak berhasil, panitia pembagian uang ke 137 warga desa sirambas itu mengaku bahwa Kades sedang menjenguk mertuanya di Rumah Sakit.

Konflik antar warga dengan Kepala Desa Sirambas dan Perangkatnya nampaknya semakin menjadi jadi, konflik ini berawal saat warga desa protes terhadap Kepala Desa mereka yang dinilai tidak transparan. Warga melakukan protes 2 pekan lewat ke kantor desa. Karena Kades tidak menerima aspirasi warga, wargapun nekat melempari kantir desa dengan tomat yang membuat kaca jendela kantor desa pecah.

Kepala Desa Ilman Suhdi pun melaporkan pengrusakan kantor desa itu pada Polisi di Polres Madina dan saat ini polisi sedang melakukan proses penyelidikan.

Sejak itu, warga terus melakukan perlawanan kepada Kepala Desa karena warga menilai perlakukan Kepala Desa tidak lagi mencerminkan sosok pemimpin desa akibat Kepala Desa tega melaporkan warganya sendiri ke Polisi. ( fikri)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mubarak Bajak SMS untuk Sebarkan Pesan

    Mubarak Bajak SMS untuk Sebarkan Pesan

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LONDON, – Intervensi Pemerintah Mesir terhadap layanan telekomunikasi masih terus berlangsung. Setelah sempat mematikan jaringan internet dan layanan telepon, kali ini Presiden Hosni Mubarak pun menggunakan jaringan telekomunikasi untuk menyebarkan pesan SMS ke semua nomor ponsel di Mesir untuk mendukung pemerintah. Para pengguna layanan seluler Vodafone di Mesir mengabarkan banyak yang menerima pesan SMS tersebut […]

  • Hidayat Batubara Segera Non Aktif Sebagai Bupati

    Hidayat Batubara Segera Non Aktif Sebagai Bupati

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika nantinya Bupati Madina Hidayat Batubara memasuki persidangan di Pengadilan Tipikor Medan, maka statusnya akan menjadi terdakwa. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, status terdakwa ini akan berlanjut pada penonaktifan sementara Hidayat Batubara dari jabatan Bupati Mandailing Natal (Madina). Dimikian dikatakan Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH.MH kepada wartawan, […]

  • FKDT Desak Bupati Salurkan Insentif Guru MDTA

    FKDT Desak Bupati Salurkan Insentif Guru MDTA

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Mandailing Natal (Madina) mendesak Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution untuk segera menyalurkan insentif guru MDTA. Desakan itu disampaikan Ketua FKDT Syukur Saleh ketika dihubungi di sekretariat FKDT Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan. “Kita mendesak Bupati atau pemerintah daerah agar segera menyalurkan insentif rekan-rekan guru MDTA karena […]

  • Pokok Pikiran Penguatan Kebudayaan Madina

    Pokok Pikiran Penguatan Kebudayaan Madina

    • calendar_month Kamis, 17 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabarnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mulai menyusun kerangka pedoman pembangunan kebudayaan. Kerangka itu selaras dengan Kabupaten Mandailing Natal yang dikenal sebagai “Bumi Gordang Sambilan”, kabupaten yang bersemboyan Negeri Beradat Taat Beribadat menuju masyarakat Madina Yang Madani sebagai motto. Dan pedoman ini juga menyahuti Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang […]

  • Serial HUT Madina ke-16: Pasar Lelang Karet Mubazir, Dana 400 Juta Sia-sia

    Serial HUT Madina ke-16: Pasar Lelang Karet Mubazir, Dana 400 Juta Sia-sia

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal memasuki Hari Ulang Tahun ke-16 pada 9 Maret 2015, dan sejauh itu pula banyak ditemukan kebijakan pemerintah daerah yang diduga salah kaprah berakibat uang negara yang nota bene uang rakyat mubazir dihamburkan. Kasus komplek bangunan pasar lelang karet di kawasan Desa Tobang Kecamatan Kotanopan, mubazir alias tak dimanfaatkan […]

  • Musim Caleg Dimulai

    Musim Caleg Dimulai

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan Ringkas : ASKOLANI NASUTION Empat tahun bekerja di DPRD (sebagai Kabag Humas dan Kabag Persidangan) memberi saya banyak catatan. Catatan Pertama, dalam Nota Pengantar APBD, biasanya dimulai dari penyampaian asumsi-asumsi ekonomi oleh eksekutif (angka inflasi, laju ekonomi, PDRB, dll.) Seharusnya ada kajian (badan anggaran) bagaimana signifikansi sebaran anggaran yang diajukan dengan asumsi-asumsi di atas. […]

expand_less