Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

PETI dan Jatuhnya Korban Jiwa: Bukti Kegagalan Pemerintah Mengurus Rakyat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

 

Oleh : Irwan H Daulay | Pemerhati Ekonomi

Menurut pemberitaan Mandailing Online, telah terjadi musibah di lokasi PETI Dompeng, Desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (18/3/2026).

Laporan yang diterima menyebutkan tiga orang tertimbun material tambang. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berhasil selamat. Hingga saat ini, identitas korban belum terkonfirmasi. Camat Batang Natal, Wahyu Siregar, saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan, demikian juga pihak Polsek setempat.

Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan cermin nyata dari kegagalan negara dalam mengurus rakyatnya.

Di tengah kelesuan ekonomi, rakyat tetap harus bertahan hidup. Kebutuhan makan tidak cukup hanya sekali sehari dan bagi anak —sebagaimana narasi bantuan yang sering didengungkan oleh proyek MBG—melainkan makan minimal tiga kali sehari untuk seluruh anggota keluarga: ayah, ibu, anak, hingga orang tua yang tinggal dalam satu atap. Itu baru kebutuhan dasar, belum termasuk kebutuhan hidup lainnya.

Ketika negara gagal menyediakan lapangan kerja yang layak, rakyat dipaksa mencari jalan sendiri. Pilihan yang tersedia sering kali adalah pekerjaan berisiko tinggi seperti PETI, tanpa standar keselamatan yang memadai. Akibatnya, tragedi demi tragedi terus berulang—dan nyawa menjadi taruhannya.

Ironisnya, kejadian seperti ini di Mandailing Natal bukanlah yang pertama. Namun, tidak terlihat adanya sense of crisis dari pemerintah. Tidak ada langkah sistematis dan berkelanjutan untuk menghentikan siklus kematian ini. Respons yang muncul kerap bersifat insidental—sekadar menunjukkan empati sesaat, tanpa menyentuh akar persoalan.

Padahal, setiap nyawa yang hilang adalah tanggung jawab pemerintah, tanggungjawab pemilik kekuasaan.

Ke depan, tragedi seperti ini tidak boleh lagi dianggap sebagai risiko biasa. Harus ada upaya serius dan terukur untuk mencegahnya: pembukaan lapangan kerja yang layak, penertiban aktivitas tambang ilegal melalui layanan perizinan yang mudah, murah dan mengikuti standar keselamatan kerja serta penyediaan alternatif sumber-sumber perekonomian yang aman bagi masyarakat.

Pemerintah dituntut tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga kemauan untuk menyelesaikan masalah. Tanpa kedua hal tersebut, tragedi serupa akan terus berulang. Kemauan dan kemampuan adalah standar minimal memecahkan masalah publik, tanpa ke duanya niscaya masalah-masalah seperti ini akan terus berulang dan menimbulkan korban yang lebih banyak.

Kejadian ini sangat tragis, apalagi peristiwa ini terjadi menjelang Idul Fitri—momen di mana banyak kepala keluarga berjuang keras untuk membahagiakan orang-orang tercinta. Namun, harapan itu justru berakhir tragis, niat bahagia berakhir duka.

Nyawa tidak boleh dianggap remeh. Negara harus hadir, bukan sekadar memberi respons, tetapi benar-benar mengambil tanggung jawab penuh dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang kembali.(*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Penemuan Ladang Ganja 2,5 Ha

    Terkait Penemuan Ladang Ganja 2,5 Ha

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina Daerah Asal Ganja MEDAN-; Temuan ladang ganja seluas 2,5 hektare di pegunungan Tor Sihite, Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (5/12) lalu, membuktikan daerah tersebut masuk dalam wilayah asal narkoba jenis ganja. “Madina merupakan ‘kode merah’ (untuk ganja, red) setelah kita menemukan ladang ganja di daerah itu. Ada sekitar 10 […]

  • Goa Pastab Beraura Gaib

    Goa Pastab Beraura Gaib

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak pesona wisata memukau. Banyak potensi-potensi wisata yang sebenarnya mempunyai nilai jual untuk dikembangkan. Mulai dari wisata bahari, pantai, pemandangan alam, tempat pemandian, wisata sejarah, hingga goa-goa unik dan bersejarah. Goa Pastab merupakan salah satunya. Goa ini terletak di desa Pastab, Kecamatan Tambangan. Desa Pastab hanya berkisar 3 km dari jalan […]

  • Kepala Desa Gunungtua Jae Resmi Diberhentikan

    Kepala Desa Gunungtua Jae Resmi Diberhentikan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mardansyah Rangkuti resmi diberhentikan dari jabatan kepala desa Gunungtua Jae, Panyabungan. Pemberhentian Mardan itu sekaligus pengangkatan Ikhsan, S.Pd sebagai Pejabat Kepala Desa. Serah terima jabatan berlangsung di Kantor Camat Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Minggu (14/6/2020) disaksikan Camat Panyabungan, Idris Batubara serta Danramil 13, AK Harahap dan Kapolsek Panyabungan, Andi Gustawi Lubis. Pemberhentian […]

  • MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

    MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2013 tak bisa diubah oleh siapapun. Kalau putera daerah tidak lulus, ke depan pemda dapat meningkatkan kapasitas para calon peserta tes, antara lain melalui bimbingan belajar sejak jauh-jauh hari sebelum seleksi CPNS. Penegasan ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar menanggapi aksi […]

  • Kasus Derman Gultom, Bupati Madina Akan Surati Dirjen Pemasyarakatan

    Kasus Derman Gultom, Bupati Madina Akan Surati Dirjen Pemasyarakatan

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution berharap hukuman pidana dan pemecatan bagi Derman Gultom, pegawai Lapas Natal yang diduga menganiaya Said Rahman anak dibawah umur. Harapan itu dinyatakan bupati menjawab wartawan usai menjenguk anak dibawah umur itu di rumah orangtuanya, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Sabtu (25/9/2021). Sukhari mengutuk keras tindakan […]

  • PT Sorikmas Mining Santuni Anak Yatim Dan Jompo Di Dua Kecamatan

    PT Sorikmas Mining Santuni Anak Yatim Dan Jompo Di Dua Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina (MO) – Perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining (PTSM) membagikan bantuan kepada sejumlah anak yatim dan orangtua jompo di tiga desa yakni di desa Gunungtua lumbanpasair, dan desa Sopo sorik di kecamatan Panyabungan dan desa Binanga di kecamatan Hutabargot. Di Desa Gunung Tua Lumban Pasir santunan diberikan di kantor Kepala Desa, Jumat (17/8). PT […]

expand_less