Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

PETI dan Jatuhnya Korban Jiwa: Bukti Kegagalan Pemerintah Mengurus Rakyat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

 

Oleh : Irwan H Daulay | Pemerhati Ekonomi

Menurut pemberitaan Mandailing Online, telah terjadi musibah di lokasi PETI Dompeng, Desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (18/3/2026).

Laporan yang diterima menyebutkan tiga orang tertimbun material tambang. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berhasil selamat. Hingga saat ini, identitas korban belum terkonfirmasi. Camat Batang Natal, Wahyu Siregar, saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan, demikian juga pihak Polsek setempat.

Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan cermin nyata dari kegagalan negara dalam mengurus rakyatnya.

Di tengah kelesuan ekonomi, rakyat tetap harus bertahan hidup. Kebutuhan makan tidak cukup hanya sekali sehari dan bagi anak —sebagaimana narasi bantuan yang sering didengungkan oleh proyek MBG—melainkan makan minimal tiga kali sehari untuk seluruh anggota keluarga: ayah, ibu, anak, hingga orang tua yang tinggal dalam satu atap. Itu baru kebutuhan dasar, belum termasuk kebutuhan hidup lainnya.

Ketika negara gagal menyediakan lapangan kerja yang layak, rakyat dipaksa mencari jalan sendiri. Pilihan yang tersedia sering kali adalah pekerjaan berisiko tinggi seperti PETI, tanpa standar keselamatan yang memadai. Akibatnya, tragedi demi tragedi terus berulang—dan nyawa menjadi taruhannya.

Ironisnya, kejadian seperti ini di Mandailing Natal bukanlah yang pertama. Namun, tidak terlihat adanya sense of crisis dari pemerintah. Tidak ada langkah sistematis dan berkelanjutan untuk menghentikan siklus kematian ini. Respons yang muncul kerap bersifat insidental—sekadar menunjukkan empati sesaat, tanpa menyentuh akar persoalan.

Padahal, setiap nyawa yang hilang adalah tanggung jawab pemerintah, tanggungjawab pemilik kekuasaan.

Ke depan, tragedi seperti ini tidak boleh lagi dianggap sebagai risiko biasa. Harus ada upaya serius dan terukur untuk mencegahnya: pembukaan lapangan kerja yang layak, penertiban aktivitas tambang ilegal melalui layanan perizinan yang mudah, murah dan mengikuti standar keselamatan kerja serta penyediaan alternatif sumber-sumber perekonomian yang aman bagi masyarakat.

Pemerintah dituntut tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga kemauan untuk menyelesaikan masalah. Tanpa kedua hal tersebut, tragedi serupa akan terus berulang. Kemauan dan kemampuan adalah standar minimal memecahkan masalah publik, tanpa ke duanya niscaya masalah-masalah seperti ini akan terus berulang dan menimbulkan korban yang lebih banyak.

Kejadian ini sangat tragis, apalagi peristiwa ini terjadi menjelang Idul Fitri—momen di mana banyak kepala keluarga berjuang keras untuk membahagiakan orang-orang tercinta. Namun, harapan itu justru berakhir tragis, niat bahagia berakhir duka.

Nyawa tidak boleh dianggap remeh. Negara harus hadir, bukan sekadar memberi respons, tetapi benar-benar mengambil tanggung jawab penuh dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang kembali.(*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Akui Belum Ada Plasma Untuk Warga Batahan I

    Pemkab Madina Akui Belum Ada Plasma Untuk Warga Batahan I

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPI TAK BERANI MEMBEBERKAN PENYEBABNYA PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Dinas Kehutanan Perkebunan Mandailing Natal mengakui bahwa realisasi kebun plasma dari PT. Palmaris kepada warga Batahan I belum ada. Itu dikatakan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Kehutanan Perkebunan Mandailing Natal, Nirwan,SH menjawab Mandailing Online, Kamis (14/4/2016) di ruang kerjanya. Nirwan mengaku bahwa kebun plasma belum ada […]

  • Nurdin Lubis Resmi Jadi Sekda Provsu

    Nurdin Lubis Resmi Jadi Sekda Provsu

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho melantik Nurdin Lubis menjadi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut di aula Martabe Pemprov Sumut di Medan. Pelantikan dihadiri unsur muspida dan seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Sumut, dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI nomor 145/N tahun 2011 tanggal 21 September 2011. […]

  • Dampak Positif dan Negatif Kehadiran Indomart

    Dampak Positif dan Negatif Kehadiran Indomart

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polemik kehadiran Indomart di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) berujung munculnya kebijakan pemkab menyegel toko Indomart di Jalan Willem Iskander, Sipolu-polu Panyabungan, Jum’at pekan lalu. Alasan penyegelan itu akibat pihak PT Indomarco Prismatama selaku pengelola Indomart belum mampu memenuhi berbagai item persyaratan izin operasionalnya di Panyabungan. Lalu bagaimana dampak negatif dan positif […]

  • Bupati Madina Diminta Realisasikan Janji Revisi Peta Hutan

    Bupati Madina Diminta Realisasikan Janji Revisi Peta Hutan

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Ketua Forum Keluarga Besar Batang Natal (FKBBN) Mara Halim Nasution meminta Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Hidayat untuk segera merealisir janjinya merevisi peta hutan lindung, taman nasional serta hutan produksi di Kabupaten Madina khususnya yang berada di Kecamatan Batang Natal karena dinilai melanggar Pasal 36 ayat 1 dan 2 UU No 39/1999 tentang Hak […]

  • Ini Pernyataan SMGP

    Ini Pernyataan SMGP

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Semburan lumpur di titik  pengeboran sumur panas bumi di Sibanggor Julu, Mandailing Natal, Sumut, Minggu (24/4/2022) menyertakan paparan zat beracun yakni H2S. Berdasar data di RSU Panyabungan, sekira 21 orang dari Sibanggor Julu dirawat akibat mual dan muntah diduga akibat paparan zat H2S. Semburan lumpur itu berada di Well T-12 PAD […]

  • Satma Madina Minta Gubsu Copot PLT Sekda Madina

    Satma Madina Minta Gubsu Copot PLT Sekda Madina

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satuan Mahasiswa Peduli Masyarakat Pemuda Pancasila meminta kepada Gubernur Sumatra Utara Samsul Arifin agar mencopot PLT Sekdakab Gozali Pulungan karena tidak mempunyai wibawa sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Kabupaten mandailing Natal, terkait banyaknya persoalan yang terjadi pada saat ini di dalam pemarintahan Kabupaten Mandailing Natal, tentang terjadinya Devisit anggaran pada tahun 2010 yang senilai puluhan Milliar. […]

expand_less