Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Pj Bupati Madina Diminta Tak Berpihak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 24 Sep 2010
  • print Cetak

Pengurus Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid (BKPRMI) Provinsi Sumatera Utara meminta Pejabat (Pj) Bupati Mandailing Natal (Madina), Ir H Aspan Sopian Batubara MM agar independen atau tidak memihak salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pemilukada ulang nantinya.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua BKPRMI Sumut, Sofhan Ahmadi Nasution saat dihubungi METRO melalui telepon selulernya, Kamis (23/9).

“Pj Bupati Madina harus menjawab isu yang saat ini berkembang bahwa Pj Bupati mendukung salah satu pasangan calon. Kami berharap Pj Bupati tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati dan mengantarkan Pemilukada ulang dengan seadil-adilnya,” harap Sofhan.

Dirinya juga meminta Pj Bupati Madina agar melaksanakan roda pemerintahan sesuai dengan yang diamanahkan Gubsu Syamsul Arifin dengan memprioritaskan pembangunan dan pembinaan masyarakat serta memfasilitasi pelaksanaan pemungutan suara ulang dan menjaga stabilitas pemerintahan.

“Jangan sampai Pj Bupati bermanuver macam-macam dengan mengotak-atik SKPD di Pemkab Madina. Tugas utama Pj Bupati dalam hal ini hanya menjalankan roda pemerintahan sampai terpilihnya Bupati defenitif. Dan Pj Bupati juga diharapkan untuk menerapkan visi-misi yang jelas, karena visi-misi yang tak jelas akan merusak kepercayaan Gubsu kepada Pj Bupati Madina,” tambahnya.

Maish dikatakan Sofhan, Pj Bupati Madina diimbau untuk bekerja maksimal sebagai KDH meskipun hanya sementara waktu saja. Karena masyarakat Madina saat ini menunggu kinerja Pemkab Madina di bawah kepemimpinan Aspan Batubara.

Sementara itu Pj Bupati Madina Aspan Batubara saat menggelar silaturahmi dengan wartawan di aula kantor bupati, Selasa (21/9) lalu menjelaskan dirinya sebagai Pj Bupati memiliki dua tugas utama. Yaitu melakukan pembangunan daerah Madina dan pembinaan masyarakat serta memfasilitasi pelaksanaan pemungutan suara ulang sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Aspan menegaskan bahwa posisi dirinya di Madina sebagai PNS yang ditugaskan oleh Presiden melalui Mendagri dan Gubernur Sumatera Utara. Dan dirinya sebagai Pj Bupati Madina akan netral dan tidak akan melakukan intervensi terhadap salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung.

“Marga boleh sama namun jangan kita beranggapan kalau marga itu merupakan salah satu celah untuk mengatakan kalau saya adalah titipan untuk menyukseskan salah satu pasangan,” tegasnya sembari mengklarifikasi isu yang muncul di tengah-tengah masyarakat. (wan)
sumber:metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKM : SUMBER EKONOMI MASA DEPAN INDONESIA

    UKM : SUMBER EKONOMI MASA DEPAN INDONESIA

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alghif Aruni Nur Rukman, S.P Mahasiswa Magister Sains Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor   Masalah yang dihadapi Indonesia saat ini adalah bagaimana kita bisa keluar dari sebutan negara berkembang menjadi negara yang dapat sejajar dengan negara maju. Persoalan ini menjadipentingkarenapotensi Indonesia menjadi negara majumasihterbukaluas, sehingga Indonesia perlumempertahankanpotensi yang adasekaligus juga […]

  • Madina Terancam Tak Terima CPNS

    Madina Terancam Tak Terima CPNS

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MADINA- Kabupaten Madina terancam tidak menerima calon pegawai negeri sipil atau CPNS untuk tahun ini. Sebab, hingga Rabu (3/8), pemkab masih melakukan pendataan terkait jumlah kekurangan PNS dan pemerataan formasi jabatan. Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina Abdul Hamid saat ditemui METRO di ruang kerjanya, membenarkan pihaknya belum bisa memastikan apakah akan ada penerimaan CPNS […]

  • Pencairan Dana Sertifikasi Guru Madina Tuntas Pekan Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN, – Dalam wawancara live by phone dengan Madina Prima FM 95,1 pada Program Pemberitaan “Madina Episentrum” Senin kemarin dengan Kepala Dinas Pendidikan Madina, Drs H Imron Lubis MM, terungkap bahwa pencairan dana sertifikasi guru madina untuk tiga bulan pertama dan kedua akan tuntas dalam seminggu ini. Tetapi, Imron Lubis belum dapat menggambarkan waktu pencairan […]

  • 11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penundaan pembahasan 11 Ranperda oleh Badan Legislasi DPRD Mandailing Natal (Madina) tidak melulu berfaktor dana sekretariat DPRD Madina. Beberapa ranperda dari 11 Ranperda itu ada yang sangat krusial sehingga membutuhkan koordinasi mutlak dengan lembaga terkait di Jakarta. Sejatinya perencanaan pengajuan 11 harus dimatangkan sebelum pengesahan APBD 2013 agar tak terbentur anggaran […]

  • Tambang Emas Ilegal Kotanopan Berkedok Reklamasi

    Tambang Emas Ilegal Kotanopan Berkedok Reklamasi

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – Ketua Dewan Penasehat Korps Advokat Alumni UMSU (KOUM), Zakaria Rambe menganggap reklamasi ambang emas ilegal di Kecamatan Kotanopan hanya kedok. Ketelibatan pemerintahbdan aparat justru menguatkan dugaan pelegalan yang ilegal. Hal ini kata Zakaria juga terbukti tidak adanya ketegasan Polisi dalam menindak para pelaku tambang emas ilegal meski perintah itu […]

  • Cukong Perkebunan Liar Madina Lari

    Cukong Perkebunan Liar Madina Lari

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina, Investor asing di kabupaten Madina melarikan diduga melarikan diri Setelah gagal mengupayakan berbagai cara berkelit dari ancaman sangsi hukum pidanda dalam kasus kejahtan perambahan huta. Kamis (18/11). Pernyataan ini diungkapkan Mornif hutasuhut dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ALARM Tapanuli Selatan dan Tunggul Panggaabean LSM Samudra Tapteng. Menurut mereka kenakalan ulah investor di Kabupaten Madina,Setelah […]

expand_less