Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Polisi jangan diperalat demi pengusaha

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Aparat Kepolisian didesak untuk menghentikan kriminalisasi di sektor bisnis. Dugaan kriminalisasi itu ditengarai sebagai modus baru karena ada titipan pihak yang ingin mengambil hak merek minuman larutan tersebut.

Karena itulah Wen Ken Drug Co (PTE) LTD (Singapura) dan PT Kinocare Era Kosmetindo, pemilik dan pemegang konsesi merek dagang Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga dengan logo Lukisan Badak meminta perlindungan dan kepastian hukum ke Komisi III DPR.

Direktur Eksekutif Indonesia Budget Center (IBC) Arif Nur Alam menilai, sudah bukan zamannya lagi institusi Polri diperalat demi memuluskan kepentingan kelompok pengusaha tertentu untuk menekan pengusaha lain.

Jika polri melakukan tindakan itu, maka tidak akan ada bisnis yang fair karena mengandalkan kekuatan dan tekanan aparat.

“Modus polisi seperti ini bukan baru, ini dilakukan sejak dulu. Dimana aparat jadi instrumen pemilik modal dalam menekan pelaku usaha lainnya,” tegas Arif Nur Alam kepada wartawan di Jakarta, hari ini.

Untuk itu, Arif Nur Alam mendesak agar Komisi III DPR RI terus mengawasi Kepolisian yang ditengarai kerap menjadi alat demi kepentingan pelaku usaha tertentu.

Ia mencontohkan, kasus tekanan kepada para pengusaha biasanya terjadi di kawasan timur Indonesia dimana penguasa atau agen tertentu yang memegang suatu produk ditekan kemudian diarahkan ke perusahaan lain.

“Kasus itu marak terjadi, ditekan untuk diarahkan ke perusahaan lain,” ujarnya.

Dia menegaskan, dalam ekonomi yang sudah terbuka sekarang ini, pola kartel sudah harus dihilangkan dan pemerintah harus serius bertindak mengawasi.

Kemudian parlemen di pusat mengawasi kepolisian agar tidak menjadikan aparat di daerah sebagai alat kepentingan kelompok tertentu.

Dewan melakukan pengawasan sehingga rente kartel bisa dipotong. Alhasil meningkatkan kesejahteraan hak hidup masyarakat terbuka luas dan bisnis lebih terbuka.

“Dewan bisa memanggil Kapolri guna menegaskan polda dan aparat di daerah tidak menjadi instrumen kelompok tertentu, untuk menekan hak hidup orang atau perusahan. Aparat diberikan sanksi tegas agar ada efek jera. Polisi sudah harus keluar dari pola instrumen kelompok modal, meneror bisnis dan sebagai bagian rente dari kelompok tertentu,” tegas Arif.(inilah)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warganet Minta Bupati Stop Rencana Turnamen Mobile Legends

    Warganet Minta Bupati Stop Rencana Turnamen Mobile Legends

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Reaksi rakyat Madina terhadap rencana turnamen game online Mobile Legends bermunculan di Facebook, Jum’at (22/4/2022). Reaksi warganet umumnya menyayangkan rencana itu karena dinilai tak sesuai kultur ketimuran khususnya budaya Mandailing. Berdasar penelusuran Mandailing Online di aplikasi Facebook, beberapa netizen yang bersuara di aplikasi Facebook antara lain, akun Amri Lubis; akun Anggina […]

  • Rekreasi Sambil Menjala Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Rekreasi Sambil Menjala Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Gatot-Tengku Resmi Pimpin Sumut

    Gatot-Tengku Resmi Pimpin Sumut

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN- Pasangan H Gatot Pujo Nugroho, ST, Msi – Erry Nuradu, (Ganteng) resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur, Senin (17/6) siang setelah prosesi pelantikan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri (mendagri) Gamawan fauzi. Pasangan ini resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur ke-18 Sumatera Utara. Bersama wakilnya Tengku Erry Nuradi, pasangan yang populer disebut GanTeng dilantik Menteri […]

  • Banyak Paket Jalan Lingkungan Rp 100 – 150 Juta di Perkim Madina, Dugaan Pecah Paket Demi Hindari Tender

    Banyak Paket Jalan Lingkungan Rp 100 – 150 Juta di Perkim Madina, Dugaan Pecah Paket Demi Hindari Tender

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mandailing Natal tercatat mengelola belasan paket pembangunan infrastruktur jalan lingkungan dengan pola pagu yang seragam. Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Penyedia Tahun Anggaran 2026 yang ditelusuri. Dinas Perkim mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan lingkungan di berbagai desa dengan nilai pagu Rp 100 […]

  • Asset Pemerintah Dirusak, Kades Jambur Baru di Madina Terancam Sangsi Pidana

    Asset Pemerintah Dirusak, Kades Jambur Baru di Madina Terancam Sangsi Pidana

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA (Mandailing Online ) – Aset pemerintah daerah di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dirusak oleh Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy. Proyek pembangunan jalan lingkungan tahun 2022 senilai Rp.147.674.010 tersebut dirusak tanpa mempertimbangkan konteks dan keadaan yang ada. Menurut sumber yang minta identitasnya dirahasiakan, pengrusakan proyek jalan lingkungan itu diduga […]

  • Ratusan Ekor Ayam Mati Mendadak di Siabu Madina

    Ratusan Ekor Ayam Mati Mendadak di Siabu Madina

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejak sepekan terakhir, ratusan ekor ayam di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mati mendadak. Mendengar laporan kejadian ini, Dinas Pertanian dan Peternakan Pemerintah Kabupaten Madina, Sabtu (07/05/2011) langsung melakukan penyemprotan untuk menghindari penyakit ganas ini dan mengantisipasi bertambahnya ayam yang mati mendadak. Kejadian ini terungkap akibat keresahan masyarakat terhadap ayam […]

expand_less