Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Sengketa Lahan dengan PT ANJ Kelompok Tani Andalan Napa Datangi DPRD Tapsel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
  • print Cetak

Padangsidimpuan. Kelompok Tani Andalan Napa Kecamatan Angkola Selatan mendatangi DPRD Tapsel, di Padangsidimpuan, Selasa (7/2), untuk meminta dukungan moril penyelesaian sengketa lahan dengan PT Agri Nusatara Jaya (ANJ) Agri Siais.
Meski sebelumnya kedua belah pihak yang bersengketa telah nelaukan upaya perdamaian yang dimediasi Polres, namun petani KTAN tetap mendatangi DPRD agar dilakukan mediasi lanjutan.
Empat orang perwakilan petani, yakni penasihat H Maraganti Harahap, bendahara Muhammad Ginda Harahap, sekretaris Ridwan Harahap dan satu anggotanya, diterima Ketua Komisi I Haris Tambunan, Ketua Komisi II Syawal Pane, Ketua Komisi III Mahmud Lubis dan anggota komisi I Harlen D Panggabean.

Mereka menyampaikan keluhan tindaklanjut mediasi yang dilakukan Polres Tapsel sekitar satu minggu lalu. Dalam mediasi tersebut masyarakat yang tergabung dalam KTAN menyampaikan adanya kekurangan dalam kesepakatan kedua belah pihak, yakni tidak dalam bentuk tertulis.
“Karena dalam mediasi tersebut hanya ditindaklanjuti dengan kesepakatan lisan, jadi tidak ada pegangan bagi masyarakat,” kata Harlen Panggabean kepada MedanBisnis, usai rapat.

Dalam kesepakatan lisan itu, lanjut Harlen, PT ANJ bersedia menjadi bapak angkat membantu masyarakat jika masyarakat memiliki lahan di luar HGU. Sementara, lahan masyarakat yang diklaim berada dalam HGU PT ANJ tidak dibahas.

“Untuk itulah mereka datang kemari, meminta pendapat DPRD, bagaimana mencari solusi terbaik,” jelas politisi PDIP ini.

Ketua Komisi I Haris Yani Tambunan mengatakan, untuk menyelesaikan masalah sengketa lahan dibutuhkan kesabaran. “Kita terlebih dahulu mendalami persoalannya, baru mengundang pihak-pihak terkait,” paparnya.

Saat ditanyakan, bukankah untuk kesekian kalinya telah dilakukan mediasi, Haris mengakui bahwa sengketa lahan merupakan persoalan yang rumit di antara sekian persoalan yang dating ke dewan.
(ck 03.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Honor 2000-an guru Madrasah di Madina Belum Dicairkan Sejak Januari, Dimana Sembunyi Uang Senilai 4,2 Milyar Itu?

    Honor 2000-an guru Madrasah di Madina Belum Dicairkan Sejak Januari, Dimana Sembunyi Uang Senilai 4,2 Milyar Itu?

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para guru madrastah di Kabupaten Mandailing Natal belum menerima honor mereka sejak Januari 2016 alias 7 bulan. Kemana uang mereka? Tak diketahui.  Yang jelas, gaji dalam bentuk honor itu bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal yang dikelola Pemkab Madina. Jumlah guru madrastah ini tak tanggung-tanggung, sekitar 2000-an orang. Tiap guru […]

  • Puluhan Siswa Kemala Bayangkari Kesurupan

    Puluhan Siswa Kemala Bayangkari Kesurupan

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Puluhan siswa-siswi kelas delapan dan sebelas SMA dan SMP Kemala Bhayangkari Jalan Wahid Hasyim Medan kesurupan. Pelajar yang kebanyakan perempuan itu berteriak dan menjambak rambutnya sendiri. Kejadian ini berlangsung sejak Rabu (3/11) sekira pukul 10.00 WIB. Berdasar pantauan MedanBisnis, hingga pukul 14.00 WIB, masih terdengar teriakan siswa-siswi yang kesurupan. Padahal, pihak sekolah sudah mendatangkan […]

  • 15 Desa di Madina Sangat Terisolir

    15 Desa di Madina Sangat Terisolir

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 15 desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih terisolir, belum bisa dilalui kenderaan roda empat. Roda dua pun sulit lewat jika musim penghujan. Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution melalui Kabag Humas, Arbiuddin Harahap kepada wartawan, Senin (2/9/2013) menyatakan 15 desa ini juga masih sangat minim fasilitas kesehatan dan pendidikan. […]

  • Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 3-Selesai)

    Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 3-Selesai)

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Z Pangduan Lubis (in memoriam) Pada masa sekarang, bahasa daun-daunan (hata bulung-bulung), dan penggunaannya sudah hilang dari tradisi budaya Mandailing. Demikian pula halnya dengan ragam-ragam bahasa yang tersebut di atas. Yang masih terus digunakan oleh warga masyarakat Mandailing di negeri mereka ialah hata somal (ragam bahasa sehari-hari). Sedangkan ragam bahasa yang lainnya, boleh […]

  • Disdik Madina kutip dana sertifikasi?

    Disdik Madina kutip dana sertifikasi?

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di jajaran pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sangat tertutup. Apalagi, terkait kasus dugaan pengutipan dana sertifikasi, insentif dari gubernur dan dan non sertifikasi kepada guru. Sehingga terkesan terciptanya sarang korupsi. Salah seorang guru yang telah bersertifikasi, mengungkapkan pada awalnya mereka tidak setuju adanya […]

  • 4 Perampok Bersenpi Dibekuk

    4 Perampok Bersenpi Dibekuk

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL-Jajaran Polres Tapsel menangkap empat perampok spesialis mobil sales dengan senjata api revolver rakitan, Senin (23/1). Kapolres Tapsel AKBP Subandriya melalui Kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar didampingi Kaurbin Ops Reskrim Iptu Sugiri kepada wartawan, Senin (23/1) mengatakan, awalnya polisi menangkap dua tersangka di Desa Huraba, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, dini hari sekira pukul 05.00 WIB. […]

expand_less