Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Polres Mandailing Natal Tangkap Lima Perambah Hutan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
  • print Cetak


Mandailing Natal, – Polres Mandailing Natal menangkap lima tersangka yang diduga pelaku perambah hutan dan pembalakan liar di kawasan hutan produksi terbatas di daerah itu.

“Para pelaku ditangkap saat menebangi hutan dan menjadikannya kayu gergajian. Bekas perambahan hutan tersebut juga dibakar untuk dijadikan areal perkebunan,” kata Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal AKP Sarluman Siregar di Mandailing Natal.

Para tersangka ditangkap dalam operasi atau razia tim gabungan Polres Mandailing Natal dan Dinas Kehutanan Kabupaten Mandailing Natal dalam satu minggu terakhir.

Para pelaku ditangkap saat merambah hutan produksi terbatas di Desa Batu Mundom, Kecamatan Muara Batang Gadis.

Tim yang dipimpin langsung oleh AKP Sarluman Siregar awalnya menangkap empat pelaku, Herbert Silalahi, Pardamean Silaban, Gopas Siagian dan Hinsar Situmeang, saat menebang kayu di kawasan hutan produksi terbatas di sekitar desa tersebut.

Selain mengolah kayu tebangan menjadi kayu gergajian, bekas perambahan juga dibakar para pelaku untuk dijadikan areal perkebunan karet. Polisi juga mengamankan 17 unit cinsaw atau mesin gergaji potong dan puluhan lembar papan sebagai barang bukti.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata keempat pelaku adalah pekerja yang disuruh oleh Ozi Rangkuti, warga Tapanuli Selatan dan lahan seluas 130 hektare diketahui dari desa sekitar adalah milik Guntur Harahap, juga warga Tapanuli Selatan.

Rencananya kawasan hutan produksi terbatas tersebut akan dibabat habis dan dijadikan perkebunan karet. Saat polisi turun ke lokasi, sekitar 30 hektare kawasan hutan itu sudah gundul dan sebagian lagi sudah hangus terbakar.

Dari hasil pemeriksaan para pelaku, polisi akhirnya menangkap Guntur Harahap sebagai pemilik lahan, sedangkan Ozi Rangkuti, orang yang mempekerjakan para pelaku hingga saat ini masih buron karena berhasil kabur saat dilakukan razia.

Kapolres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menjelaskan, operasi ini adalah kegiatan rutin Polres Madina yang ditingkatkan sesuai arahan Kapolri Timur Pradopo dalam program 100 hari kerjanya.

“Saat ini kita sedang meningkatkan operasi penyakit masyarakat di wilayah Polres Mandailing Natal sesuai perintah Kapolri dalam program 100 hari kerjanya. Kita selaku jajarannya merespons perintah tersebut dengan menggiatkan razia, baik di lingkungan masyarakat maupun kawasan hutan di daerah ini,” terangnya.

Hingga saat ini, kelima pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Mandailing Natal.

Para pelaku terancam hukuman penjara selama 10 tahun dan denda Rp5 miliar karena melanggar Undang-Undang No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan pasal 78 ayat 2,3,5 dan 7 junto pasal 50 ayat 3 huruf a, b, d, e, f dan h. Penyidik Polisi juga menjerat pelaku dengan pasal 55 ayat 1 e KUHP. ***1***
(T.pso-196/B/A041/R014)
Sumber : Antara News

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua GP Ansor Puji Sikap Taat Hukum Ketua KPU Madina

    Ketua GP Ansor Puji Sikap Taat Hukum Ketua KPU Madina

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Langkah Ketua KPU Madina Agussalam Nasution yang melaporkan hadiah uang dan barang di pesta pernikahannya ke KPK mendapat pujian dari Gerakan Pemuda Ansor. Ketua GP Ansor Mandailing Natal (Madina) Ahmad Rijal Lubis mengapresiasi dan merasa bangga, sebab sangat jarang petugas penyelenggara negara begitu juga pemerintah pemerintah yang “ogah” melakukan tindakan itu, […]

  • Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bahwa dia tidak pernah mengeluarkan izin lokasi untuk PT Agro Lintas Nusantara (ALN) di lahan Koperasi Pengembangan (KP) USU, sebagai pengakuan yang mengejutkan. Ini memberikan indikasi adanya permainan pejabat di lingkaran Pemkab Madina selama ini soal terbitnya izin lokasi itu ditengah riuhnya polemik lahan […]

  • Ops Antik Toba 2022, Polres Madina Amankan 11 Bandar dan Pengedar Narkoba

    Ops Antik Toba 2022, Polres Madina Amankan 11 Bandar dan Pengedar Narkoba

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selama Ops Antik Toba berjalan pada tahun 2022 ini Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) berhasil mengamankan 11 bandar dan pengedar narkoba di wilayah hukum Madina. Hal itu diketahui sesuai rilis pers yang digelar di halaman Mako Polres, Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara pada Rabu (23/2) pagi. “Sebelas tersangka yang […]

  • Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- “Peninjauan jalan lingkungan ini adalah sebagai bentuk rasa tanggung jawab Pemerintah Daerah kita pada warga yang sudah memberi usulan pembangunan jalan lingkungan ke Pemerintah Daerah Mandailing Natal ( Madina ),” kata Atika Azmi Utammi Wakil Bupati Madina disela sela peninjauan jalan usulan masyarakat di Kota Panyabungan Senin 20/11/2023. Saat meninjau […]

  • HMI Madina Nilai Sukhairi-Atika Progres Positif Tangani Sampah

    HMI Madina Nilai Sukhairi-Atika Progres Positif Tangani Sampah

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – HMI Madina menilai penanganan sampah di kota Panyabungan sejauh ini memiliki progres yang baik dari Sukhairi-Atika. Meski sampah belum terhilangkan 100 persen, HMI melihat bahwa itu suatu tantangan yang masih dihadapai pemerintahan baru, terutama menghadapi kendala keterbatasan armada dan teknologi serta kondisi masyarakat. Itu dikatakan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang […]

  • Kepribadian Anak Tergantung Sistem yang Diterapkan

    Kepribadian Anak Tergantung Sistem yang Diterapkan

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Kisah Malin Kundang kembali terjadi. Seorang remaja  yang berinisial MAS 14 tahun tega menikam ayah, ibu, dan neneknya. Dikabarkan, ayah dan neneknya meninggal dunia, sedangkan ibunya mengalami luka tusuk dan telah mendapatkan perawatan medis. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu (30-11-24), di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Setelah melakukan penyelidikan, Pelaksana Harian […]

expand_less