Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Polri-Komnas HAM Kerjasama Investigasi Kasus Bima

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
  • print Cetak

Jakarta, Kepolisian Negara RI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan kerjasama investigasi terkait kasus bentrok antara massa pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Sabtu (24/12).
“Hasil temuan kami beserta rekomendasinya telah disampaikan kepada Kapolri terkait yang terjadi di pelabuhan Sape, bentuk pelanggaran HAM yang terjadi seperti apa dan kami rekomendasikan untuk diambil penyelidikan,” kata Ketua Komnas HAM, Ifdhal Kasim seusai melakukan pertemuan dengan Kapolri di Mabes Polri di Jakarta, Jumat.

Hal termasuk yang kita klarifikasi termasuk temuan korban dari Komnas HAM dan kepolisian.

“Kepolisian menegaskan untuk korban yang tertembak di luar pelabuhan, kami temukan juga di tempat lain. Kami akan klarifikasi lagi dan akan dilakukan `joint investigation` sehingga dapat kejelasan,” kata Ifdhal.

Korban yang meninggal atas insiden tersebut menurut versi polisi bernama Arief Rachman usia 18 tahun dan Syaiful usia 17 tahun, sedangkan Komnas HAM menyatakan tiga korban yang tewas.

Sementara itu, Kapolri, Jenderal Pol Timur Pradopo menyatakan hasil investigasi yang disampaikan Komnas HAM ada beberapa yang sama dan ada yang berlainan.

“Tadi sudah Ketua Komnas HAM sampaikan, ada yang sama, ada beberapa yang berlainan, contoh korban yang meninggal ada dua di TKP, kemudian ada lagi yang meninggal, dimana kejadian hari Sabtu sore atau Minggu masih harus dijelaskan meninggalnya kapan dan karena apa dan saksi kita periksa,” kata Timur.

Hal inilah yang disarankan Komnas HAM untuk melakukan kerjasama investigasi dengan Polri supaya nanti sama masalahnya apa serta bagaimana tindak lanjutnya, kata Kapolri.

“Intinya begini Polri akan menindaklanjuti temuan Komnas HAM, sehingga apa yang menjadi permasalahan di sana, seperti temuan yang meninggal, apa karena aparat atau lainnya itu bisa `clear`. Bukan sampai di situ juga akan diproses sampai pengadilan,” kata Timur.

Polisi melakukan tindakan pengamanan pada hari itu jam 08.00 WITA dilakukan tindakan penegakan hukum terhadap massa yang bertahan di jembatan penyeberangan feri Sape dipimpin Kapolda NTB kemudian dilakukan penangkapan terhadap provokator dan masyarakat yang masih bertahan diangkut keseluruhan ke Polres Bima.

Massa juga membakar Mapolsek Lambu dan beberapa kantor pemerintah lainnya dan saat ini lagi pendataan.

Kegiatan penegakan hukum terhadap massa yang menduduki dan melarang aktivitas di penyeberangan feri Sape. Adanya kegiatan unjuk rasa massa berupa menduduki dan melarang aktivitas di penyeberangan feri Sape sejak tanggal 19 Desember 2011 oleh massa yang menamakan kelompok Front Rakyat Anti Tambang.

Dalam rangka pelaksanaan Operasi Lilin 2011 dan juga terganggunya aktivitas masyarakat sebagai akibat dari penyeberangan tidak bisa digunakan, sehingga terjadi keresahan masyarakat. kemudian dilakukan tindakan penegakan hukum untuk pembebasan jembatan penyeberangan feri dari pendudukan massa.

Tuntutan massa agar SK bupati Bima Nomor 188 tahun 2010 yang memberikan izin pertambangan kepada PT Sumber Mineral Nusantara dicabut dan meminta agar tersangka atas nama AS yang sudah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) supaya dilepaskan.

Tersangka AS diduga terkait provokator pembakaran kantor Camat Lambu pada tanggal 10 Maret 2011 yang melibatkan perempuan dan anak-anak dijadikan tameng oleh massa di penyeberangan feri. (Ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Endemik Malaria di Madina Harus Skala Prioritas

    Endemik Malaria di Madina Harus Skala Prioritas

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bahaya sebaran virus malaria di desa-desa harus menjadi perhatian skala prioritas Pemkab Mandailing Natal (Madina), sebab Madina merupakan salah satu daerah rawan endemik malaria di Indonesia. Berdasar riset para ahli, anak-anak yang pernah terjangkit malaria akan menurun daya ingatnya 30 persen. Ini sangat bebahaya dari sisi sumber daya manusia di Madina. […]

  • Pj Bupati Madina: Penyerangan Sorikmas Mining Akibat Kesalahpahaman

    Pj Bupati Madina: Penyerangan Sorikmas Mining Akibat Kesalahpahaman

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA: Penjabat Bupati Mandailing Natal Aspan Sofian Batubara mengatakan, penyerangan kamp PT Sorikmas Mining oleh masyarakat disebabkan kesalahpahaman akibat isu yang disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Permasalahannya sudah dijelaskan kepada masyarakat,” katanya ketika dihubungi, Senin 30 Mei 2011. Sebelumnya, ratusan warga Desa Huta Godang Muda, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerang kamp milik […]

  • Sigale-gale akan tampil di depan SBY

    Sigale-gale akan tampil di depan SBY

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tarian khas Sumatera Utara Sigale-gale akan ditampilkan pada hari ulang tahun kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus mendatang. Tarian ini akan dibawakan 53 penari asal Sumut. Para penari ini terdiri dari siswa SMAN 2 Soposurung Balige dan Sanggar Tari Soposurung. Dalam sambutannya saat pelepasan tim penari di Aula Martabe Kantor Gubernur […]

  • Rekaman Suara “Osama” Ancam Prancis Pemerintah Prancis menanggapi ancaman ini dengan sangat serius.

    Rekaman Suara “Osama” Ancam Prancis Pemerintah Prancis menanggapi ancaman ini dengan sangat serius.

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stasiun televisi berita Al-Jazeera, Rabu 27 Oktober 2010, menyiarkan rekaman seseorang, yang diduga adalah suara Osama bin Laden, pemimpin jaringan teroris al-Qaeda. Dalam rekaman tersebut, bin Laden memperingatkan pemerintah Prancis menarik tentaranya dari Afghanistan dan mencabut larangan pemakaian burqa. “Jika kalian ingin menindas kami dan berpikir bahwa kalian berhak melarang wanita mengenakan burqa, berarti kami […]

  • Antara Pemenuhan Gizi, Kemiskinan dan Solusinya

    Antara Pemenuhan Gizi, Kemiskinan dan Solusinya

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padangsidempuan Seruan pengampu kebijakan agar masyarakat memenuhi kebutuhan gizi keluarga terus disuarakan. Melalui kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menekankan pentingnya pemenuhan gizi keluarga guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto mengatakan, perilaku hidup […]

  • Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pagi ini sejumlah penyidik KPK menggeledah ruang Sekretariat Badan Anggaran DPR. Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Tamsil Linrung mengaku tidak tahu bahwa KPK menggeledah ruang kerja pimpinan Banggar hari ini, Jumat 10 Februari 2012. “Kami nggak tahu. Penggeledahan semacam itu memang nggak harus kasih informasi,” kata Tamsil saat dihubungi wartawan. Namun Tamsil tidak mempermasalahkan penggeledahan […]

expand_less