Senin, 27 Jul 2026
light_mode

PPK Proyek Jalan Nasional di Madina Diduga Perintahkan PT Jaya Kontruksi Bongkar Ulang Bangunan Drainase Tak Sesuai Bestek

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
  • print Cetak

Alat berat milik PT Jaya Kontruksi terlihat bongkar ulang drainase jalan yang sudah selesai dikerjakan dikawasan pertokoan Pidoli Dolok, Madina( fikri )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Proyek Draninase satu paket dengan pengerjaan jalan proyek jalan nasional yang dikerjakan oleh PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) di Kabupaten Mandailing kerap bermasalah. Drainase jalan nasional di wilayah pidoli dolok contoh ya, meski drainase itu sudah selesai dikerjakan namun dua hari terakhir kembali di bongkar, ada dugaan PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen ) dari Kementerian PUPR menolak bangunan drainase itu karena tidak maksimal dikerjakan PT Jaya Kontruksi.

Pantauan dilokasi, Alat berak milik perusahaan kontraktor PT Jaya Kontruksi terlihat membongkar kembali bangunan drainase yang sudah selesai dikerjakan tepat nya di kawasan bangunan pertokoan di Pidoli Dolok.

Para penyewa ruko dikawasan itupun terlihat kecewa karena penyewa ruko sudah sempat membangun jembatan diatas drainase namun kembali dibongkar oleh PT Jaya Kontruksi selaku kontraktir.

” kecewa sih kecewa, waktu awal pengerukan drainase, saya terpaksa buat jembatan sementara, trus beberapa bulan baru perusahaan bantu semen untuk buat jembatan, kalau upah tukang tetap dari kami selaku. Ini tiba tiba di bongkar lagi, kita berharap penyewa ruko jangan rugi terus gegara proyek mereka, PT Jakon harus bertanggung jawab bangun kembali jembatan kami yang sudah terlanjur di bangun,” kata Muhamad Iksan Oner Bunda Fizza pada Mandailing Online Jum’at 15/12/2023.

Hal senada diungkapkan Ari pemilik usaha Barber shoop, ia mengaku kecewa karena Perusahaan PT Jaya Kontruksi tidak ada pemberitahuan sebelumnya pada penyewa ruko adanya pembongkaran drainase.

” perusahaan apa itu yang hanya bisa merugikan orang, berbulan bulan mereka mengerjakan proyek drinase itu membuat kami rugi yang buka usaha di lokasi ini,” kata Ari

Ari mengaku, Perusahaan Jaya Kontruksi selain main bongkar tanpa pemberitahuan, mereka juga tak pernah menghargai usaha orang.

” aneh memang, pekerjaan drainase ini sudah selesai dikerjakan  dan kami bangun jembatan masing masing, eh tiba tiba dibongkar lagi, ini kan membuktikan pekerjaan nya abal abal dan membuat rugi pengusaha yang ada di sekitar proyek,” jelas Ari

Selain mengganggu arus lalu lintas akibat pekerjaan yang tak kunjung kelar, PT Jaya Kontruksi juga dinilai warga tidak profesional, sebab menyelesaikan drainase hanya panjang 30 meter saja, PT Jaya Kontruksi berbulan bulan mengerjakannya sehingga menggangu aktipitas pedagang dilokasi.

Fani salah satu Manager dari Pihak PT Jaya Kontruksi yang dikonfirmasi mengaku tidak sebagai kapasitas memberikan keterangan terkait pekerjaan tersebut.

” konfirmasi ke PPK atau Konsultan saja pak, mereka yang berwenang memberi keterangan,” jelas Fani.

Ketika ditanya apakah ada ganti rugi dari PT Jaya Kontrukai akibat kerugian yang ditimbulkan oleh perusahaam kontraktor terhadap para penyewa ruko, Fani juga tidak menjawab. ( red/ fikri )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pecat Anggota DPRD Amoral!

    Pecat Anggota DPRD Amoral!

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kasus dugaan amoral oknum anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) BEH terus bergulir. Masyarakat 14 desa Daerah Pemilihan Madina (Dapem) IV mengadukan BEH ke Badan Kehormatan DPRD Madina dan kepada Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Masyarakat menuntut pemberhantian BEH dari anggota DPRD Madina. Selain masyarakat, pengaduan juga dilayangkan tiga […]

  • MMI : Jokowi-JK Membawa Misi Anti Agama

    MMI : Jokowi-JK Membawa Misi Anti Agama

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) menantang tim sukses Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk melakukan debat terbuka terkait rencana pencabutan peraturan daerah (perda) Syariat.  Lewat siaran persnya, MMI mengungkapkan, wacana penarikan Perda Syariah tersebut merupakan halusinasi kaum anti agama. Sebelumnya, Ketua Timses Jokowi-JK Trimedya Panjaitan mengungkap kepada publik tentang harapannya agar perda syariat Islam […]

  • Hutan Register 89 dirambah secara ilegal

    Hutan Register 89 dirambah secara ilegal

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Hutan Lindung Register 86 terletak di desa Siregar Aek Nalas Simarsarudung dan Desa Sampuara Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir, persis di bibir pantai Danau Toba dirambah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Alhasil ekosistem danau toba yang di banggakan sebagai objek wisata Provinsi Sumatera ini terancam, baik erosi dan pendangkalan air danau […]

  • Kapolres Tak Akan Tuntut Warga Sipolu-polu

    Kapolres Tak Akan Tuntut Warga Sipolu-polu

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 14Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto menyatakan pihaknya tidak akan menuntut warga yang melakukan pelemparan terhadap Pos Lantas dan Mapolsek Panyabungan. Bahkan pihaknya akan terus menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan khususnya dan masyarakat Madina secara umum dalam menjaga kamtibmas. Itu disampaikan kapolres pada acara silaturahmi […]

  • Daftar Haji Sekarang, Berangkat 7 Tahun Lagi

    Daftar Haji Sekarang, Berangkat 7 Tahun Lagi

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Umat Islam Kota Padangsidimpuan yang hendak melaksanakan rukun Islam kelima harus bersabar. Sebab, calon haji yang mendaftar pada tahun ini baru akan berangkat pada tahun 2019 mendatang. Dengan kata lain, butuh waktu tujuh tahun untuk menunggu keberangkatan ke tanah suci. Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Psp Drs H Efri Hamdan Harahap, kuota […]

  • Napi Teriak Menang

    Napi Teriak Menang

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN – Perwakilan narapidana yang bertemu dengan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin meneriakkan yel-yel kemenangan saat kembali ke Lapas. “Kita menang! Kita menang!” kata salah satu perwakilan napi, Wak Geng, disambut teriakan para rekannya. Menteri didampingi Gubernur Gatot Pujonugroho berdialog sekitar 90 menit dengan sekitar sepuluh perwakilan napi. “Kami membicarakan revisi PP 99 tentang […]

expand_less