Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
  • print Cetak

JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru.

Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus akreditasi, kampus harus melakukan pembenahan.

"Selama pembenahan hingga mendapat izin operasional prodi yang baru, tidak boleh menerima mahasiswa dulu," katanya di Jakarta kemarin.
 
Bagi masyarakat awam, prodi milik PTN tidak lulus akreditasi mungkin menjadi sesuatu yang kebangetan. Pasalnya pendirian dan pemenuhan sarana serta prasarananya, mendapatkan suntikan dana dari masyarakat.

Namun Nasir meminta masyarakat tidak lagi membedakan antara kampus negeri dan kampus swasta. "Prodi baru milik kampus swasta juga ada yang langsung bagus," tandasnya.
 
Dalam waktu dekat Nasir akan berkoordinasi dengan BAN-PT untuk mendapatkan daftar prodi-prodi milik PTN yang tidak lulus akreditasi itu. Mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu menjelaskan, sampai saat ini BAN-PT belum memberikan rincian hasil akreditasi selama 2014.
 
Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Ravik Rasidi menuturkan, ketika izin prodi baru diterbitkan sejatinya sudah mendapat pengakuan disetarakan dengan akreditasi C.

"Tetapi keterangan disetarakan akreditasi C itu ada masa kadaluarsnya," kata rektor Universitas Sebelas Maret Solo itu.
 
Nah sebelum masa kadalurasa akreditasi penyetaraan itu habis, prodi baru harus mengurus akreditasi definitif ke BAN-PT. Sehingga ada potensi pengajuan akreditasi itu ditolokal alias tidak lulus.

"Bagi prodi baru yang tidak lulus akreditasi BAN-PT, memang harus dibubarkan," tandasnya. Ravik mengatakan pengurusan akreditasi baru di kampusnya selama ini tidak ada masalah.
 
Sebagaimana diberitakan, BAN-PT melansir data bahwa selama 2014 ada 483 prodi di PTN yang tidak lulus akreditasi. Masyarakat diminta mengecek di website BAN-PT untuk melihat akreditasi sebuah prodi, sebelum memilihnya menjadi jujukan kuliah. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • IYE Soroti Lambannya Kejatisu Tangani Dugaan Korupsi Stunting Madina

    IYE Soroti Lambannya Kejatisu Tangani Dugaan Korupsi Stunting Madina

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online : dugaan korupsi dana stunting Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022-2023 yang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ( Kejatisu ) sampai saat ini belum juga ada perkembangan terbarunya. Hal itupun jadi sorotan Indonesia Youth Epicentrum (IYE) Madina yang selama ini terus konsisten menyoroti dugaan korupsi dana stunting yang merupakan program nasional itu. […]

  • Pemilu di Madina dan Dermawan Dadakan

    Pemilu di Madina dan Dermawan Dadakan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Lokot Husda Lubis, S. Ag Pemilu Legislatif 2014 tinggal hitungan hari, masa kampanye pun sudah dimulai. Berbagai spanduk, baleho para calon legislative (Caleg) sudah bermunculan, modelnyapun bermacam-macam. Ada yang sendiri, ada yang bergandengan dengan Caleg Provinsi dan Pusat, ada pula yang bergandengan dengan Ketua Ormas, OKP dan tokoh masyarakat yang dianggap mampu “mendulang […]

  • Upaya Darul Mursyid Jadi Barometer Pesantren di Indonesia

    Upaya Darul Mursyid Jadi Barometer Pesantren di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga pengelola Pesantren Darul Mursyid, Jafar Syahbuddin Ritonga menyatakan keberhasilan Darul Mursyid meloloskan dua orang siswanya ke Olimpiade Sains Nasional adalah karena program pembinaan yang kontiniu. “Kita memang menargetkan anak-anak kita lolos ke tingkat nasional dan alhamdulillah tercapai sudah,” kata Jafar, Selasa (16/7/2013) “Selain program […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 12)

    MARSIDAO-DAO (episode 12)

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Imada, les adong ma dungkap-dungkap ni balanjo. Dungi, 35.000 utiop dope ambaen tambang tu Huraba. Harana adong angan-angan ni ami nangkan kehe marsidao-dao tu Huraba ancogot,” ning Si Imran. “Bo, maua ma langa saba i sadun,” ning Si Siti. “Dompak manyabi rupana maso on. Pala ngada dapot ancogot pangomoan […]

  • 256.125 Pelajar SMP Sumut Ikut UN

    256.125 Pelajar SMP Sumut Ikut UN

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN- Sebanyak 256.125 pelajar dari 3.522  SMP dan madrasah di Sumut mengikuti Ujian Nasional, Senin (5/5/2014). “Saya berharap  terjadi peningkatan persentase kelulusan pada UN tahun ini,” kata Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Peserta UN SMP tahun ini terdiri atas SMP umum 199.416 siswa, SMP Terbuka 925, madrasah tsnawiah 52.602, SMP Luar Biasa 203 dan paket […]

  • LKPP Latih Generasi Muda Menguasai Komputer Dasar

    LKPP Latih Generasi Muda Menguasai Komputer Dasar

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGAJUANG (Mandailing Online) – Lembaga Kajian Pendidikan Dan Pelatihan (LKPP) mengadakan Pelatihan Computer Dasar di Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina) sejak Rabu (29/6/2022). Peserta yang dilatih adalah usia sekolah antara kelas 2 SLTP sampai  kelas III SLTA sederajat. Acara ini merupakan hasil kerjasama antara Desa Desa yang berada di Kecamatan Naga Juang dengan LKPP. […]

expand_less