Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Ratusan Orang Berseragam OKP Serang Polantas

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 9 Des 2013
  • print Cetak

MEDAN –  Ratusan orang mengenakan atribut Organisasi Kepemudaan (OKP) Ikatan Pemuda Karya (IPK), menyerang tiga orang petugas Polisi Lalu Lintas Polresta Medan yang sedang bertugas di Jalan Balaikota perempatan Jalan Raden Saleh Kecamatan Medan Barat, Sabtu (7/12) sore. Bahkan, ratusan orang mengenakan atribut IPK yang mengendarai sepeda motor itu sempat menyerang Pos Lalu Lintas di lokasi itu, hingga mengalami kerusakan. Sementara tiga Polisi Lalu Lintas yang diketahui adalah Aiptu Trisno, Bripka Jangga dan Briptu, berhasil menyelamatkan diri.

Informasi diterima Sumut Pos, kejadian itu bermula dari ratusan orang mengenakan atribut OKP dan mengendarai sepeda motor itu, melintas di Jalan Balai Kota. Karena hampir seluruh orang mengenakan atribut OKP itu, maka Petugas Lalu Lintas yang sedang bertugas, mencoba menghentikan laju sepeda motor yang dikendarai ratusan orang berseragam OKP itu. Saat itulah, ratusan orang berseragam OKP yang dikabarkan usai mengikuti pelantikan di kawasan Jalan Cik Ditiro , malah memaki dan langsung menyerang petugas.

Atas kejadian itu, tiga orang petugas lalu lintas itu langsung lari menyelamatkan diri, sembari menginformasikan kejadian itu melalui Handle Talky (HT). Seketika, informasi itu direspon cepat oleh Polresta Medan dan jajarannya. Bahkan, Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta yang mendapat informasi, juga turut turun ke lokasi kejadian. Hasilnya, mantan Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya itu, langsung memutar arah ke Jalan Putri Hijau.

“Begitu saya lihat mereka, langsung saya hentikan. Saya bertiga dengan dua orang ajudan saya. Mereka tidak melawan dan saya panggil anggota untuk menjemputnya. Saat itu, mereka ada sekitar 13 orang, ” ungkap Nico saat di Polresta Medan.

Lebih lanjut, Nico menyebut kalau pihaknya akan bersikap tegas terhadap aksi premanisme. Dikatakannya, aksi premanisme semakin beringas hingga berani menyerang Polisi. Untuk itu, disebut Perwira Polisi dengan pangkat 3 melati di pundaknya itu, para mereka yang berhasil diamankan, akan dikenakan pasal penyerangan terhadap petugas dan pengrusakan secara bersama-sama terhadap Pos Polisi. Bahkan, dikatakannya kalau pihaknya akan memanggil Pemimpin OKP bersangkutan tersebut.

“Kita juga akan mengambil cctv di sekitar lokasi kejadian. Begitu juga dengan saksi akan kita panggil untuk melengkapi pemeriksaan kasus ini,” tambah Nico didampimgi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak.

Pantau Sumut Pos di Polresta Medan, usai diamankannya 13 orang berseragam OKP IPK itu dari kawasan Jalan Putri Hijau, terlihat Polisi kembali berhasil menangkap seorang berseragam OKP IPK dari kawasan Lapangan Merdeka. Selanjutnya, sekitar 20 orang berseragam OKP IPK dari Titi Gantung, juga berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolresta Medan. Selanjutnya, 6 orang berseragam OKP IPK, juga berhasil diamankan dari Jalan MT Haryono dan Jalan Sutomo lalu diamankan ke Polresta Medan.

“Kami sedang duduk-duduk di Titi Gantung dan tidak tahu kami soal penyerangan itu. Tiba-tiba kami ditangkap dan dibawa paksa ke sini, ” ungkap salah seorang yang ikut diamankan mengaku bernama Ucok saat ditemui Sumut Pos di Polresta Medan.

Sementara itu, diketahui kalau Polresta Medan beserta jajarannya, langsung bergerak cepat dan menyisir hampir seluruh wilayah huku Polresta Medannp, untuk mencari para tersangka. Bahkan monitor Handle Talky yangdigunakan Polresta Medan, terus menginformasi perkembangan kejadian itu. Hingga malam,  pengejaran terhadap para pelaku itu masih terus dilakukan.(sumut pos)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Goa Pastab Yang Bermisteri

    Goa Pastab Yang Bermisteri

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak pesona wisata memukau. Banyak potensi-potensi wisata yang sebenarnya mempunyai nilai jual untuk dikembangkan. Mulai dari wisata bahari, pantai, pemandangan alam, tempat pemandian, histori budaya,  hingga goa-goa unik dan bersejarah. Goa Pastab merupakan salah satunya. Goa ini terletak di desa Pastab, Kecamatan Tambangan. Desa Pastab  hanya berkisar 3 km dari […]

  • Gaji PNS Bakal Naik Lagi

    Gaji PNS Bakal Naik Lagi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KemenPAN-RB Usul Naik 15 Persen JAKARTA, – Kenaikan gaji PNS, TNI, dan Polri bakal jadi salah satu topik pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apalagi kebijakan tersebut selalu ditelorkan tiap tahunnya untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara sekaligus menyesuaikan inflasi. Menurut Karo Hukum dan Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Muhammad […]

  • Ummi Kultsum dari Pesantren Abinnur Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning PKS

    Ummi Kultsum dari Pesantren Abinnur Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning PKS

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Ummi Kultsum Saukani dari pesantren Abinnur Islami, Panyabungan Utara, tampil juara I Lomba Baca Kitab Kuning yang diselenggarakan PKS Mandailing Natal, Sumut. Dia mengumpul poin 235 pada tiga kategori lomba, yakni Qiroatul Kutub, Nahwu Shorof, dan Penguasaan Adab dan Etika. Juara II diraih Laila Safitri Siregar juga dari pesantren Abinnur Islami. […]

  • Pasca Banjir Bandang Nagajuang

    Pasca Banjir Bandang Nagajuang

    • calendar_month Senin, 18 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Akibat Illegal Logging Dan Illegal Mining Mandailing Online, Nagajuang. Kondisi di Nagajuang pasca banjir bandang. terlihat Kayu berserakan sepanjang sungai Aek Gaja pasca banjir bandang yang melanda tiga desa di kecamatan Nagajuang Kabupaten Mandailing Natal. 3 (Tiga) orang korban meninggal akibat banjir tersebut. Photo :EF/Emily Fynn.

  • Karut Marut Dana Desa (bagian 2)

    Karut Marut Dana Desa (bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution   Lima tahun Dana Desa berjalan. Apa yang berubah? (1) Rapat beton bersilang di tengah perkampungan tanpa urgensi apa pun terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (2) Pertikaian masyarakat meninggi, antara mereka yang kecipratan dengan yang tidak. (3) Kesejahteraan Kepala Desa sebagian besar meningkat tajam, berbanding terbalik dengan kesejahteraan penduduk desa. Akumulasi dana […]

  • FMPM : Oknum Penyudut EEL Diduga Tidak Memahami Regulasi

    FMPM : Oknum Penyudut EEL Diduga Tidak Memahami Regulasi

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) “Semakin rancu” adalah dua kata yang menggambarkan mereka yang mencoba menyudutkan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) periode 2019-2024, Erwin Efendi Lubis (EEL). Kerancuan ini terlihat ketika mereka mengomentari tentang keterkaitan EEL dalam seleksi PPPK Madina tahun 2023 tanpa memahami regulasi.”demikian dikatakan Alwinsyah Nasution Ketua Forum Mahasiswa Pemikir Madina (FMPM) dalam […]

expand_less