Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Ratusan Orang Berseragam OKP Serang Polantas

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 9 Des 2013
  • print Cetak

MEDAN –  Ratusan orang mengenakan atribut Organisasi Kepemudaan (OKP) Ikatan Pemuda Karya (IPK), menyerang tiga orang petugas Polisi Lalu Lintas Polresta Medan yang sedang bertugas di Jalan Balaikota perempatan Jalan Raden Saleh Kecamatan Medan Barat, Sabtu (7/12) sore. Bahkan, ratusan orang mengenakan atribut IPK yang mengendarai sepeda motor itu sempat menyerang Pos Lalu Lintas di lokasi itu, hingga mengalami kerusakan. Sementara tiga Polisi Lalu Lintas yang diketahui adalah Aiptu Trisno, Bripka Jangga dan Briptu, berhasil menyelamatkan diri.

Informasi diterima Sumut Pos, kejadian itu bermula dari ratusan orang mengenakan atribut OKP dan mengendarai sepeda motor itu, melintas di Jalan Balai Kota. Karena hampir seluruh orang mengenakan atribut OKP itu, maka Petugas Lalu Lintas yang sedang bertugas, mencoba menghentikan laju sepeda motor yang dikendarai ratusan orang berseragam OKP itu. Saat itulah, ratusan orang berseragam OKP yang dikabarkan usai mengikuti pelantikan di kawasan Jalan Cik Ditiro , malah memaki dan langsung menyerang petugas.

Atas kejadian itu, tiga orang petugas lalu lintas itu langsung lari menyelamatkan diri, sembari menginformasikan kejadian itu melalui Handle Talky (HT). Seketika, informasi itu direspon cepat oleh Polresta Medan dan jajarannya. Bahkan, Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta yang mendapat informasi, juga turut turun ke lokasi kejadian. Hasilnya, mantan Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya itu, langsung memutar arah ke Jalan Putri Hijau.

“Begitu saya lihat mereka, langsung saya hentikan. Saya bertiga dengan dua orang ajudan saya. Mereka tidak melawan dan saya panggil anggota untuk menjemputnya. Saat itu, mereka ada sekitar 13 orang, ” ungkap Nico saat di Polresta Medan.

Lebih lanjut, Nico menyebut kalau pihaknya akan bersikap tegas terhadap aksi premanisme. Dikatakannya, aksi premanisme semakin beringas hingga berani menyerang Polisi. Untuk itu, disebut Perwira Polisi dengan pangkat 3 melati di pundaknya itu, para mereka yang berhasil diamankan, akan dikenakan pasal penyerangan terhadap petugas dan pengrusakan secara bersama-sama terhadap Pos Polisi. Bahkan, dikatakannya kalau pihaknya akan memanggil Pemimpin OKP bersangkutan tersebut.

“Kita juga akan mengambil cctv di sekitar lokasi kejadian. Begitu juga dengan saksi akan kita panggil untuk melengkapi pemeriksaan kasus ini,” tambah Nico didampimgi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak.

Pantau Sumut Pos di Polresta Medan, usai diamankannya 13 orang berseragam OKP IPK itu dari kawasan Jalan Putri Hijau, terlihat Polisi kembali berhasil menangkap seorang berseragam OKP IPK dari kawasan Lapangan Merdeka. Selanjutnya, sekitar 20 orang berseragam OKP IPK dari Titi Gantung, juga berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolresta Medan. Selanjutnya, 6 orang berseragam OKP IPK, juga berhasil diamankan dari Jalan MT Haryono dan Jalan Sutomo lalu diamankan ke Polresta Medan.

“Kami sedang duduk-duduk di Titi Gantung dan tidak tahu kami soal penyerangan itu. Tiba-tiba kami ditangkap dan dibawa paksa ke sini, ” ungkap salah seorang yang ikut diamankan mengaku bernama Ucok saat ditemui Sumut Pos di Polresta Medan.

Sementara itu, diketahui kalau Polresta Medan beserta jajarannya, langsung bergerak cepat dan menyisir hampir seluruh wilayah huku Polresta Medannp, untuk mencari para tersangka. Bahkan monitor Handle Talky yangdigunakan Polresta Medan, terus menginformasi perkembangan kejadian itu. Hingga malam,  pengejaran terhadap para pelaku itu masih terus dilakukan.(sumut pos)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut kembali meraih prestasi dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini WTP ini diraih berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatera Utara (Sumut). Laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut diterima langsung oleh Wakil […]

  • Khairul Saleh Mengaku Tau Aliran Dana Dugaan Korupsi Smart Village di Madina yang Sedang Ditangani Kejaksaan

    Khairul Saleh Mengaku Tau Aliran Dana Dugaan Korupsi Smart Village di Madina yang Sedang Ditangani Kejaksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ): kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2023 dengan judul Smart Village yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) semakin terbuka. Kali ini ada pengakuan mengejutkan datang dari tokoh masyarakat Khairul Saleh Nasution mengaku ada oknum anggota DPRD Sumut periode 2024-2029 yang menikmati aliran dama proyek dana desa tersebut. […]

  • Penahanan Syamsul diperpanjang 40 hari

    Penahanan Syamsul diperpanjang 40 hari

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin, sejak Jumat (22/10) lalu remsi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat TA 2000-2007 sebesar Rp102,7 miliar. Rabu (10/11) mendatang, masa penahanan pertama Syamsul Arifin selama 20 hari akan habis. KPK sendiri akan memperpanjang masa penahanan kedua selama 40 hari terhadap Syamsul Arifin, […]

  • Naposo Bulung Kota Siantar Tanyakan Rekomendasi PKB

    Naposo Bulung Kota Siantar Tanyakan Rekomendasi PKB

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan Naposo Bulung Kelurahan Kota Siantar Kecamatan Panyabungan mendatangi kantor DPC PKB Mandailing Natal (Madina), Selasa (1/11) mendesak pelantikan anggota DPRD  Madina dari PKB. Sebab, sudah lebih setahun pihak DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Madina enggan merekomendasi persetujuan pengangkatan kadernya mengisi kursi kosong DPRD Madina setelah ditinggalkan Jakfar Sukhairi Nasution. Pengisian […]

  • Tak Berkategori

    Bupati Ditahan, Pejabat Mandailing Natal Ramai-ramai ke Jakarta

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Enam hari usai penahanan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), roda pemerintahan di kabupaten pemekaran Tapanuli Selatan itu berjalan normal. Namun, pejabat SKPD dijajaran Pemkab Madina banyak yang berangkat ke Jakarta. “Pelayanan berjalan normal, paling pejabatnya saja banyak yang ke Jakarta,” ujar Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution […]

  • Saipullah Periksa Persiapan Pengamanan Lebaran

    Saipullah Periksa Persiapan Pengamanan Lebaran

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut Saipullah Nasution memantau kesiapan Satpol PP dan pemadam kebakaran, Rabu (26/3/2025) sebagai pengaman idul fitri. Saipullah menyatakan kenyamanan diperlukan masyarakat, karena selama perayaan Idulfitri akan saling mengunjungi dan bersilaturahmi. “Ini satu pengorbanan bagi Satpol PP maupun Pemadam Kebakaran dengan mengutamakan kepentingan orang banyak, saya menyadari bahwa saudara […]

expand_less