Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Reses Ludfan Nasution dan Urgensitas Madrasah Bagi Generasi Muda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 23 Mar 2018
  • print Cetak

Ludfan Nasution (bawah kanan) dan masyarakat Gunung Baringin dalam acara reses Ludfan Nasution di Kelurahan Gunung Baringin, Panyabungan, Madina, Jum’at (23/3/2018). (foto : Dahlan Batubara)

GUNUNG BARINGIN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal dari PKB, Ludfan Nasution,S.Sos melakukan reses di Kelurahan Gunung Baringin, Panyabungan Timur, Jum’at (23/3).

Wacana madrasah yg sangat vital dalam memupuk iman dan ilmu agama bagi generasi muda menjadi topik penting di reses ini.

Selain itu, aspirasi masyarakat menyangkut infrastruktur juga menjadi bahasan.

Reses berlangsung di halaman Madrastah Muhimmatul Islamiyah, Gunung Baringin.

Dalam penyampian di hadapan konstituen, Ludfan Nasution menyatakan bahwa peran madrasah sangat vital.

Sebab, ilmu agama hanya diperoleh di madrasah bagi generasi muda yang tidak menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Karena tidak semua anak-anak kaum muslim yang masuk pesantren, maka peran madrasah di desa-desa menjadi sangat vital, bahkan menjadi satu-satunya lembaga pendidikan untuk menimba ilmu agama bagi generasi penerus.

Oleh karenanya, tak dapat dibayangkan bagaimana gambaran masyarakat 20-30 tahun mendatang jika peran madrasah kian terkikis.

Oleh karena itu, reses ini telah mengingatkan kita bahwa wajib masuk madrasah merupakan solusi urgen untuk menciptakan manusia yang seutuhnya di masa kini dan mendatang, menjamin generasi yang selamat di dunia dan akhirat.

“Kita semua harus mendukung setiap kegiatan di madrasah,” kata Ludfan.

Ludfan juga melihat perlunya terus diperhatikan kesejahteraan para guru madrasah,sebab pilihan mereka tidak berprofesi lain selain guru madrasah adalah suatu kenyataan yang harus diapresiasi.

Paparan Ludfan yang ringkas tentang posisi, fungsi dan vitalitas madrasah menjadi renungan bagi kaum muslim bahwa ilmu agama yang diperoleh anak didik di madrasah adalah merupakan yang sangat hakiki dan sangat wajib, sebab tanpa ilmu agama akan berakibat pada kosongnya aqidah, ibadah dan penguasaan syariah di kalangan kaum muslim di masa mendatang.

Peran madrasah yang demikian urgen tersebut menimbulkan daya dorong bagi kaum muslim untuk mengevaluasi kembali sendi-sendi kebutuhan dalam melanggengkan keberadaan madrasah di desa-desa, baik dari sisi regulasi di kalangan pemerintah maupun dukungan dari kalangan masyarakat luas.

Selain dihadiri masyarakat Kelurahan Kotasiantar, reses ini juga dihadiri pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) sejumlah kecamatan. FKDT merupakan organisasi kemayarkatan di bidang pendidikan keagamaan.

  1. Ridwan, ketua FKDT Panyabungan Timur dalam kesempatan itu mengungkapakan perlunya regulasi tentang pendidikan di madrasah. Dia berharap peraturan bupati Madina tentang wajib menempih pendidikan di madrasah agar ditingkatkan menjadi peraturan daerah. Termasuk memasukkan insentif guru-guru madrasah untuk di-perda-kan.

Disi sisi lain, di reses itu juga dicuatkan berbagai aspirasi dari konstituen yang umumnya menyangkut infrastruktur.

Khoiruddin, perwakilan masyarakat Gunung Baringin menyampaikan bahwa kelurahan itu saat ini membutuhkan pembangunan bronjong di tepian sungai yang melintasi pemukiman itu. rehabilitasi parit di dalam pemukiman. Lainnya, insentif pengurus jenazah serta mendefenitifkan Lurah yang saat ini masih pelaksana tugas dan berdomisili di Pidoli, Panyabungan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Video: Perayaan HUTRI di Siabu Diisi Berbagai Perlombaan

    Video: Perayaan HUTRI di Siabu Diisi Berbagai Perlombaan

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia, forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Siabu menggelar beberapa perlombaan seperti tari kreasi, lomba lari, kaligrafi, dan lainnya. Ragam perlombaan itu mulai diselenggarakan sejak 29 Juli sampai dengan 17 Agustus 2020. Perlombaan ini menyasar siswa berbagai tingkatan dan masyarakat.  

  • Sepekan Ajaran Baru, Pedagang  Kebutuhan Sekolah Kebanjiran Omset

    Sepekan Ajaran Baru, Pedagang Kebutuhan Sekolah Kebanjiran Omset

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Meski telah sepekan tahun ajaran baru telah berjalan, para pedagang alat tulis dan buku tetap kebanjiran omset, sejumlah toko buku dan alat tulis di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terlihat ramai pembeli, omset pedagang pun meningkat drastis. Nur Aini Lubis salah seorang grosir buku dan alat tulis […]

  • Kuasa Hukum Bupati Madina Siap Hadapi Dakwaan KPK

    Kuasa Hukum Bupati Madina Siap Hadapi Dakwaan KPK

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    MEDAN, – Pengacara Bupati Mandailing Natal Muhammad Hidayat Batubara menyatakan pihaknya siap menghadapi jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus dugaan suap yang telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Medan. Kuasa hukum Batubara, Refman Basri saat dihubungi, Selasa (24/9/2013), menyatakan kesiapannya. “Silakan saja jaksa mau mendakwa dengan apa saja. Boleh saja pendakwaannya demikian. Tapi bisa nggak […]

  • Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 1)

    Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Tenaga Ahli Pimpinan DPRD Mandailing Natal   TAK bisa dielakkan, era televisi digital sudah di depan mata. Ketua KPI Pusat, Agung Suprio menggambarkan (koran-jakarta.com), migrasi dari siaran analog ke siaran digital, bakal memaksa KPI Pusat dan KPID untuk mengawasi tidak lagi hanya 18 stasiun televisi, melainkan bisa bertambah hingga 68 stasiun. […]

  • KPK dukung tim independen kasus Novel

    KPK dukung tim independen kasus Novel

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Komisi Pemberantasan Korupsi mendukung pembentukan tim independen atas tuduhan terhadap Novel Baswedan dalam kasus penganiayaan berat. Saat ini, posisi Novel tidak berubah, baik sebagai penyidik di KPK maupun ketua salah satu tim penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator berkendara di Korps Lalu Lintas Polri. ”Kalau ada tim independen, itu bisa menjadi semacam […]

  • Etika Berpendapat Melihat Budaya Lokal dari Sudut Pandang yang Berbeda

    Etika Berpendapat Melihat Budaya Lokal dari Sudut Pandang yang Berbeda

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil : ASKOLANI NASUTION Budayawan Mandailing Opini, tesis, atau apapun namanya bukan hal yang aneh dalam tradisi ilmiah. Setiap orang diberi kebebasan untuk menyampaikan gagasan dan pemikirannya terhadap suatu fakta, asumsi, atau kecenderungan tertentu; sepanjang didukung dengan klausal atau kerangka berpikir yang teruji. Dan ketika hal itu dituliskan dalam bentuk karya ilmiah, baik populer […]

expand_less