Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
  • print Cetak

Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina?

Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis dalam satu perbincangan dengan Mandailing Online, beberapa waktu lalu.

Selain itu, ada 2 poin dari visi Saparuddin Haji yang juga menyedot perhatian audiens. Pertama, visi tentang pembangunan Madina pola 60-10-10-10-10. Kedua, visi menyelamatkan petani karet (pangguris) dengan cara menggalakkan program tanaman kopi Mandailing.

Pola 60-10-10-10-10 ini merujuk pada peta Madina yang terbagi dalam 5 Daerah Pemilihan. Pola 60-10-10-10-10 merupakan konsentrasi pembangunan selama 5 tahun, dimana pada tahun pertama alokasi dana APBD akan difokuskan sebanyak 60 persen pada satu Daerah Pemilihan, sedangkan 4 Daerah Pemilihan lainnya masing-masing 10 persen.

Di tahun kedua giliran satu Daerah Pemilihan lain yang difokuskan 60 persen. Begitu seterusnya sehingga seluruh Daerah Pemilihan akan pernah mengecap pembangunan dari alokasi 60 persen dalam rentang 5 tahun itu.

Pola ini diyakini akan menjawab keluhan daerah-daerah dan desa-desa terpencil yang selama ini merasa dianak-tirikan, termasuk kawasan Pantai Barat yang hingga kini selalu dalam fakta dinomorduakan.

Sementara visi menyelamatkan petani karet, beranjak dari kondisi harga karet yang dewasa ini selalu dalam keterpurukan, menyebabkan petani karet di Madina menjerit.

Menurut Saparuddin Haji, konstlasi persaingan ekspor karet di berbagai negara telah menyebabkan komoditi karet asal Indonesia mengalami keterpurukan harga. Termasuk di Mandailing Natal. Mengatasi itu, salah satu solusi yang dianggap pas adalah mengalihkan konsentrasi usaha petani karet ke tanaman kopi dengan tetap mempertahankan kebun karet yang ada.

Kopi menjadi ladang usaha petani disamping usaha kebun karet. Pilihan komoditas kopi itu mengingat komoditi kopi asal Mandailing merupakan komiditi primadona di pasaran dunia.

Dari sekitar 350.000 ton ekspor kopi Indonesia per tahun ke berbagai negara, sekitar 150.000 ton adalah atas nama kopi Mandailing atau Mandheling Coffee, meski kopi yang diekspor itu sebagian besar bukan kopi dari Mandailing, tetapi semacam inovasi kartel perdagangan kopi dunia. Sebab, produk biji kopi di Madina saat ini masih sekitar belasan ribu ton per tahun untuk kualitas ekspor.

Pangsa pasar kopi ini merupakan potensi dan peluang yang harus diraih, sehingga mampu menyelamatkan ekonomi petani karet dan petani lainnya dari keterpurukan dengan pendapatan tambahan dari kopi.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua MUI Madina: Puasa Ramadhan Bukan Hukuman

    Ketua MUI Madina: Puasa Ramadhan Bukan Hukuman

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Mengerjakan Ibadah Puasa pada bulan Ramadhan bukanlah penjara atau hukuman bagi kaum Muslimin. Jika bukan hanya sebatas manahan haus dan lapar, ibadah puasa seseorang justru dapat memberikan sejumlah tingkatan hikmah. Salah satu bentuk hikmahnya adalah peningkatan ukhuah antar sesama Muslim. Demikian gambaran yang terungkap dalam talk show khas bertajuk “Cerlang Cemerlang” Radio Madina Prima FM […]

  • Fabregas Kembali Kritik Wenger dan Arsenal

    Fabregas Kembali Kritik Wenger dan Arsenal

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, kembali mengkritik mantan klubnya, Arsenal dan juga manajer Arsene Wenger. Fabregas menyebut kritik itu menjadi salah satu alasannya hijrah ke Barca. Gelandang tim nasional Spanyol ini menyebut The Gunners lebih terlihat sebagai tim Prancis daripada Inggris. Itu karena faktor bahasa yang dipakai berkomunikasi di kamar ganti tim asuhan Wenger itu. “Fasih […]

  • Jadwal Safari Ramadhan Rampung

    Jadwal Safari Ramadhan Rampung

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal sudah merampungkan jadwal Safari Ramdhan. Kabag Kesra Sekretariat Pemkab Mandailing Natal, Taufik Lubis kepada wartawan, Kamis (11/7/2013) mengatakan, safari ramadhan akan dilakukan ke kecamatan-kecamatan yang dilakukan Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution serta pejabat lainnya. Safari Ramadhan dijadwal mulai berlangsung sejak pekan kedua Ramadhan. Selain ke kecamatan-kecamatan, kegiatan […]

  • Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan massa dari berbagai ormas islam tampak berkumpul di Polresta Medan, Senin (5/5/2014). Belum diketahui secara pasti apa maksud kedatangan puluhan massa berseragam serba putih ini. Pantauan Tribun, beberapa perwakilan massa tampak masuk ke gedung Polresta Medan. Sementara itu, beberapa massa lainnya tampak berjaga di halaman kantor polisi ini, seakan hendak mengepung gedung […]

  • Praktisi Hukum Sorot Penundaan Penetapan Tersangka Taman Raja Batu

    Praktisi Hukum Sorot Penundaan Penetapan Tersangka Taman Raja Batu

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) : Penundaan penetapan tersangka kasus Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Mandailing Natal tak seharusnya dikaitkan dengan agenda Pilpres. Tidak ada korelasi antara agenda politik pemerintah dengan penetapan tersangka. Ini diduga hanya alasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk menunda-nunda penetapan tersangka. Itu dikatakan praktisi hukum, Dr. Redyanto Sidi,SH.MH di […]

  • 20 Desember, Kiblat Masjid Diukur

    20 Desember, Kiblat Masjid Diukur

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK; Sekitar 60 masjid di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), akan diukur arah kiblatnya, Senin (20/12) mendatang. Hal ini sesuai dengan pelaksanaan musyawarah beberapa najir masjid se Kecamatan Sipirok, yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Sipirok, di Balai Desa Pasar Sipirok, Kamis (9/12) lalu. Kepala Kantor Kementerian Agama Sipirok, Drs Jindsar Tamimi, kepada METRO, […]

expand_less