Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Sejumlah Makna di Kunjungan Silaturrahim Mandailing Malaysia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 25 Nov 2012
  • print Cetak

mandailing malaysia di tanah leluhur 231112
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kunjungan kali ini memiliki makna banyak dalam usaha mempererat hubungan persaudaraan antara etnis Mandailing di Malaysia dengan saudara mereka di tanah leluhur Mandailing yang sudah lama terpisahkan oleh dua negara,” kata Kuasa Perwakilan Mandailing Malaysia di Madina, Dahlan Batubara, Jum’at (23/11).

Kunjungan silaturrahim sekitar 90 orang etnis Mandailing di Malaysia itu dipusatkan di Desa Alahan Kae, Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at (23/11).

Rombongan dipimpin Presiden Persatuan Halak Mandailing Malaysi, Ramli Abdul Karim Hasibuan. Kunjungan kali ini membawa rombongan dengan jumlah peserta lebih banyak dari kunjungan sebelumnya.

“Program muhibbah itu juga sebagai peluang kepada etnis Mandailing yang berketurunan sudah hampir 200 tahun di tanah Semenanjung Malaysia, untuk menjejakkan kaki ke tanah leluhur mereka,” imbuhnya.

“Jadi, muhibbah ini sebagai upaya mengenali, menyayangi dan mencintai saudara mara mereka serta mendekatkan hati etnis Mandailing di Malaysia dengan saudara se-suku-nya di tanah leluhur yang selama ini dipisahkan oleh dua negara,” ungkap Dahlan.

Etnis Mandailing di Malaysia diperkirakan mencapai 600.000 jiwa tersebar di berbagai negara bagian, dan salah satu etnis di jajaran 9 etnis mayoritas di semenanjung Malaysia.

Kunjungan silaturrahim ini diharapkan terus berlangsung dalam upaya mempererat haubunagan kekeluargaan antara etnis Mandailing di Malaysia dengan etnis Mandailing di tanah leluhur Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Sambutan penduduk Desa Alahan Kae sangat meriah penuh keharuan dan rasa bahagia ketika bertemu dengan sauadara seetnis yang lama dipisahkan oleh jarak yang jauh. Sejumlah pagelaran adat dan kesenian Mandailing disuguhkan dalam memeriahkan sambutan itu.

Kaum bapak, kaum ibu dan muda mudi terlihat ramai menyambut kedatangan rombongan di hari yang sejuk itu. Para penduduk keluar dari rumah menyapa dan menyambut kedatangan rombongan.

Sejumlah kaum perempuan Desa Alahan Kae menyalami kaum perempuan dari Malaysia itu sebagai pertanda tumbuhnya rasa persaudaraan yang tinggi dan rasa sedarah yang menggebu.

Keindahan alam Ulu Pungkut serta aroma alam Mandailing turut membentuk ikatan hati antara Mandailing tanah leluhur dan Mandailing Malaysia di hari pertemuan yang memiliki berkat dan syarat makna tersebut.(mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrizal: Penelitian Terhatap SMGP Penting Dilakukan

    Fahrizal: Penelitian Terhatap SMGP Penting Dilakukan

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Rentetan insiden di PLTP Sorik Marapi menimbulkan kesadaran bahwa penelitian terhadap keberadaan PT SMGP di Mandailing Natal, Sumatera Utara, penting dilakukan. Jangan sampai terlambat mengetahui tentang apakah perusahaan panas bumi itu suatu “mesin pembunuh” bagi penduduk atau tidak secara jangka panjang. “Dari rentetetan insiden yang terjadi, keberadaan perusahaan panas bumi itu […]

  • 4 Sekdes Bimtek di Medan

    4 Sekdes Bimtek di Medan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK-Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi tugas Pokok dan Fungsi sekretaris desa (sekdes), empat sekdes diberangkatkan selama tiga hari (28-30/9) mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Citra Medan. Keempat sekdes tersebut yakni, Sekdes Portibi Julu (Maratimbul Harahap), Sekdes Siunggam Julu (Irdan Daulay), Sekdes Saba Sitahul-tahul (Endar Muda) dan Sekdes Hambiri (Mara Ganti Harahap). Hal tersebut diungkapkan, […]

  • Hutan Bakau di Natal Telah Punah

    Hutan Bakau di Natal Telah Punah

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Hutan Bakau (Mangrove) yang dulunya tumbuh subur dan berkembang elok ada di pinggiran sungai dan pantai laut di Desa Sikara-kara Kecamatan Natal, Mandailing Natal, kini sudah tak nampak lagi secara kasat mata. Hanya tinggal kenangan. Sejak tahun 2012, kawasan hutan bakau ini digarap oleh PT. Tri Bahtera Srikandi untuk dijadikan […]

  • Plasma PT DIS dipertanyakan

    Plasma PT DIS dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Sebagaimana ketentuan dan peraturan yang ada dimana lokasi suatu perkebunan yang berhak menerima plasma seharusnya masyarakat setempat. akan tetapi berbeda dengan PT Dinamika Inti Sentosa (DIS) bergerak bidang perkebunan sawit malah masyarakat lain yang memperoleh plasma. Hal ini disampaikan Direktur Lembaga Pengkajian Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Edi Syahputra, siang ini. PT.DIS sendiri berdiri atas […]

  • Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan mendapat alokasi dana sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Perdagangan untuk pembangunan pasar di Madina pada Tahun 2013 mendatang. Dari tiga usulan pembangunan pasar tradisional, yang disetujui hanya pembangunan pasar di Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu. Hal ini mengingat pasar tersebut adalah pasar yang tercipta alami dan telah […]

  • Ulasan Konfercab PDIP Madina, Visi Pengembangan Hantar Iskandar Jadi Ketua

    Ulasan Konfercab PDIP Madina, Visi Pengembangan Hantar Iskandar Jadi Ketua

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan: Muhammad Ludfan Nasution Konferensi Cabang Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Iindonesia Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal (Konfercab PDI-Perjuangan Madina) yang dilaksanakan secara serentak di Kota Ranto Prapat pada Selasa, 10 Maret kemarin memang sudah usai. Ketua baru untuk periode 2015-2020 pun sudah terpilih. PAC yang menjadi peserta Konfercab pun boleh merasa lega karena sudah […]

expand_less