Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Sejumlah Pesantren di Madina Kerjasama dengan Yayasan Mataniari

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
  • print Cetak

Tidak bisa dipungkuri, bahwa hingga saat ini pesantren memiliki peranan besar dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Bukan hanya dalam bidang pendidikan, tapi pesantren juga menyatu dengan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Begitu juga Mudir atau pimpinan pondok pesantren, merupakan tokoh masyarakat dimana pesantren itu berada. Singkatnya, pesantren dan kehidupan masyarakat berhubungan sangat erat.

Peran otentik pesantren tersebut sejatinya bisa ditingkatkan agar bisa memberi lebih banyak mamfaat kepada masyarakat luas. Salah satu peran yang bisa dimaksimalkan yaitu dalam bidang ekonomi. Pesantren bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar tentunya dengan ke khas-an daerahnya.

Berdasarkan Pangkalan Data Pondok Pesantren Kemenag, pada tahun 2019 kurang lebih terdapat 21 pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Mandailing Natal dengan jumlah santri sekitar 21.874 orang. Angka ini secara kuantitas tidak main-main, hanya bagaimana angka ini signifikan juga secara kualitasnya.

Pemamfaatan pesantren sebagai basis pertumbuhan ekonomi tidak bisa dilakukan secara parsial. Maka Yayasan Mataniari Sian Madina sebagai satu lembaga kemasyarakatan mencoba berdiskusi panjang dengan Mundir-Mundir atau pimpinan pondok pesantren yang ada di sekitar wilayah Kabupaten Mandailing Natal, sehingga penandatanganan pernyataan dan dukungan ikut bergabung oleh Mundir-Mundir atau pimpinan pondok pesantren yang ada di sekitar wilayah Kabupaten Mandailing Natal baik sebagai pengurus, pembina, dan penasihat adalah menjadi satu wujud kebersamaan kerjasama yang amat baik atas nama kepentingan umat dan masyarakat.

M. Yazid Pulungan selaku ketua Yayasan Mataniari Sian Madina, Sabtu (4/7/2020) di Panyabungan berkata bahwa wujud kebersamaan kerjasama yang amat baik antara pengurus yayasan dengan Mundir-Mundir atau pimpinan pondok pesantren yang ada di sekitar wilayah Kabupaten Mandailing Natal, bukan saja semata-mata basa-basi sekedar silahturahmi, tapi pihak Yayasan Mataniari Sian Madina merealisasikan beberapa program-programnya ke dalam pesantren-pesantren tersebut pada bulan Februari 2020 yang lalu, yaitu program air bersih dan program kemandrian ekonomi pesantren melalui pembagian bibit buah-buahan yang diharapkan bisa menjadi income jangka panjang untuk pesantren tersebut.

Disamping itu M. Yazid Pulungan, juga berkata bahwa kesinambungan hubungan yang erat antara Mundir-Mundir atau pimpinan pondok pesantren yang ada di sekitar wilayah Kabupaten Mandailing Natal dengan pihak Yayasan Mataniari Sian Madina, adalah dengan mencoba merealisasikan rencana program-program yang lebih menguatkan peranan otentik pesantren agar bisa memberi lebih banyak manfaat kepada umat dan masyarakat luas.

“Salah satu program kami yang akan dicoba direalisasikan dalam masa terdekat ini antara lain adalah, membangun posko bank sampah di dalam pesantren yang ada di sekitar wilayah Kabupaten Mandailing Natal,” ungkap Yazid.

Proyek perencanaan pengelolaan sanitasi, dan sampah di pesantren-pesantren sekitar Kabupaten Mandailing Natal ini, bukan saja untuk lebih meningkatkan sistem kebersihan di lingkungan pesantren, tapi juga memberikan pola pemikiran baru bahwa pengelolaan sampah yang baik boleh juga menjadi solusi income atau pendapatan.

“Dan program kami yang lainnya, adalah kerjasama kemitraan untuk Program Beasiswa Santri Berprestasi, rencana program ini adalah kerjasama yayasan kami dengan NGO Islamic Aid Malaysia dan International Shariah Research Academy for Islamic Finance, dengan sasaran program untuk mendapatkan insentif beasiswa penuh di beberapa Universitas Islam yang ada di Malaysia kepada santri-santri berprestasi yang berasal dari pesantren-pesantren yang ada disekitar Kabupaten Mandailing Natal,” katanya.

Tentunya dengan tujuan untuk mengejar kesempatan peluang mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi di bidang keuangan Islam, disamping juga untuk memperbesar kader profesional Muslim yang terlatih dan berkomitmen guna untuk pengembangan syariah dan keuangan Islam.

Di hari yang sama, Abdul Aziz Lubis selaku pendiri dan bendahara Yayasan Mataniari Sian Madina, menambahkan bahwa kemitraan program antara pihak yayasan dengan NGO-NGO luar negeri, seperti Islamic Relief World Wide, Ummah Global, dan khususnya Islamic Aid Malaysia, adalah berdasarkan misi dan visi yang sama yaitu development ummah, disamping misi memperkuat hubungan antara dua negara.

Abdul Aziz Lubis juga menjelaskan bahwa rencana program-program Yayasan Mataniari Sian Madina untuk pesantren-pesantren sekitar Kabupaten

Mandailing Natal ini, merupakan satu role model program development ummah di negara berkembang seperti Indonesia, sehingga kepercayaan mitra-mitra NGO luar negeri itu sebagai donator program tetap terjaga. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Mahasiswa Madina Tolak UU Cipta Kerja

    Ratusan Mahasiswa Madina Tolak UU Cipta Kerja

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Sekitar 600 mahasiswa ujunkrasa di DPRD Mandailing Natal (Madina), Sumut, menolak UU Cipta Kerja, Jum’at (9/10/2020). Unjukrasa berjalan damai yang berlansung sejak pukul 10.00 WIB. Mereka mendesak DPRD Madina menyurati DPR RI bahwa masyarakat Madina menolak undang-undang tersebut tanpa ada alasan. Mahasiswa berasal dari gabungan Dema Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri(Stain) Madina […]

  • Kasus Oknum Ortu Siswa Laporkan Guru ke Polisi di Madina Jadi Sorotan

    Kasus Oknum Ortu Siswa Laporkan Guru ke Polisi di Madina Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Iyusan Sukoco, guru sekolah  dasar negeri (SDN) 328 di Sinunukan IV, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) minggu terakhir menjadi pusat perhatian banyak kalangan. Ia Sukoco yang akrab sisapa itu dilaporkan oknum orang tua murid SD dimana Sukoco menjadi guru dengan tuduhan tibdakan kekerasan pada siswa. Laporan polisi nya […]

  • 792 Calhaj Madina Tahun 2024 Wajib Lakukan Istita’ah

    792 Calhaj Madina Tahun 2024 Wajib Lakukan Istita’ah

    • calendar_month Jumat, 12 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 792 Calon Jamaah Haji ( Calhaj ) dari Mandailing Natal ( Madina ) wajib melakukan Istita’ah. Istithaah sendiri merupakan istilah mampu atau tidaknya seorang jamaah haji menunaikan ibadah haji. “Berbeda dengan Tahun sebelumnya, Salah satu penentu calhaj Tahun 2024 yang bisa diberangkatkan harus melakukan Istita’ah kesehatan bagi calhaj. Artinya, Istitaah […]

  • Inilah Lima Gunung Api Teraktif di Dunia

    Inilah Lima Gunung Api Teraktif di Dunia

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gunung Merapi masih terus menunjukkan aktivitas meningkat selama seminggu sejak letusan tanggal 26 Oktober 2010. Hari ini juga diberitakan bahwa aktivitas 22 gunung di wilayah lain di Indonesia juga meningkat. Walau Merapi terlihat sangat aktif, tetapi keaktifannya masih belum seberapa jika dibandingkan dengan gunung-gunung lain. Masih banyak gunung api lainnya di dunia yang lebih aktif. […]

  • Pimpinan berkasus, Golkar tercoreng

    Pimpinan berkasus, Golkar tercoreng

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Terjeratnya beberapa pimpinan Golkar di tingkat pemerintahan provinsi Sumut dan kota Medan dalam kasus hukum, ditengarai dapat mengurangi citra partai Golkar di mata masyarakat Sumut. Hal ini diungkapkan analis politik Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi, kepada Waspada Online, pagi ini. Menurutnya, beberapa kasus yang menjerat kader Golkar di jajaran pemerintahan tidak dipungkiri […]

  • Tim Pasangan BERIMAN Serahkan Berkas Dukungan ke KPU Madina

    Tim Pasangan BERIMAN Serahkan Berkas Dukungan ke KPU Madina

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal DR.Drs. Muhammad Idris Lubis, MT-As Imran Khaitamy Daulay, SH menyerahkan berkas dukungan kepada KPU Madina di Panyabungan, Minggu malam (23/2/2020). Penyerahan berkas syarat dukungan diserakan Ketua Tim, Ali Murfi diterima Ketua KPU Madina, Fadilla Syarif, SH serta komisioner KPU Madina, Ahmad […]

expand_less