Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
  • print Cetak

.
PEMATANGSIANTAR : Peringatan Hari Guru yang akan dilaksanakan pada 25 November 2010 ini, membuat sejumlah orang tua (ortu) siswa merasah resah dan protes. Hal ini dipicu adanya pengutipan dana Hari Guru yang dilakukan sejumlah sekolah, dengan nominalnya berkisar Rp 10 ribu dan 15 ribu per siswanya.

Seperti di SMP Negeri 1 Kota Pematangsiantar, para siswa dibebankan membayar dana tersebut sebesar Rp 15 ribu. Sementara itu, jumlah siswa di sekolah yang terletak di Jalan Merdeka itu mencapai 1200 orang.

Salah seorang ortu siswa yang tidak bersedia disebut namanya, mengaku dana itu dikutip tanpa melalui adanya surat resmi dari pihak sekolah. Menurutnya, pengutipan itu sudah berlangsung setiap tahunnya, dengan alasan menyambut Hari Guru.

“Memang jumlahnya tidak terlalu besar, namun pengutipan yang dilakukan dinilai tidak transparan,” ujarnya.

Dikatakannya, para guru seharusnya meningglkan ‘budaya’ pengutipan dana tersebut, dan harus bersikap profesional dalam melaksanakan tugasnya. Menurutnya, kehidupan guru saat ini sudah sangat mapan, dengan berbagai hak-hak yang diberikan pemerintah seperti dana sertifikasi, maupun tunjangan lainnya.

Pria yang berprofesi sebagai petani ini juga berharap agar pengutipan dana Hari Guru itu menjadi perhatian Walikota Hulman Sitorus, karena mencerminkan tidak mendidik dan memajukan dunia pendidikan di Kota Pematangsiantar.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1, Panahatan Hutapea yang dihubungi melalui telepon selulernya tidak bersedia mengangkat, termasuk menjawab pesan singkat mengenai pengutipan dana tersebut.

Pengutipan dana Hari Guru ini juga terjadi di SMP Negeri 4 Kota Pematangsiantar, dimana para siswa dibebankan Rp 10 ribu. Bahkan diduga pengutipan dana ini juga merata dilakukan di sekolah-sekolah negeri baik dari semua tingkatan.

Sementara itu, Kepsek SMP Negeri 4, Jhon Edy Situmorang saat dikonfimasi mengatakan, telah memerintahkan melalui Wakil Kepsek Bidang Kesiswaan, agar pengurus OSIS mengembalikan dana tersebut kepada siswa. (js)
Sumber : Ekspos News

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Muara Sipongi – Pakantan Makin Rusak

    Jalan Muara Sipongi – Pakantan Makin Rusak

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ruas jalan kabupaten dari Muara Sipongi – Pakantan Kabupaten Mandailing Natal rusak parah. Kondisi ini menyebabkan jarak tempuh dari Muara Sipongi ke Pakantan memakan waktu yang lebih lama, juga berpengaruh meningkatnya ongkos transportasi.(MB)

  • Pemkab Madina: Pendirian Tower di Madina Square Belum Ada Izin

    Pemkab Madina: Pendirian Tower di Madina Square Belum Ada Izin

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Mandailing Natal, Parlin Lubis menyatakan bahwa pendirian tower mini T-20 di atas salah satu ruko di kompleks Madina Square, Panyabungan belum memiliki izin. “Sampai sekarang ini tower tersebut belum memiliki izin, dan kita baru menerima permohonan izin mereka semalam, namun tidak kita proses akibat dari […]

  • Guru Homoseks Sodomi Anak SMP

    Guru Homoseks Sodomi Anak SMP

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang pria homoseks yang berperofsei guru honor di salah satu sekolah SMP ditangkap warga karena diduga menyodomi anak usia SMP kelas 2. Warga memergoki guru honor berinisial ML itu bersama dua orang remaja belasan tahun berinisial R dan N di rumah ML dekat kompleks Sekolah Tinggi Agama Islam Madina (STAIM), Panyabungan, […]

  • Legal Standing Penggugat Gubernur Sumut Belum Jelas

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Sidang gugatan citizen law suit terhadap Gubernur Sumut dan penyelenggara negara lainnya di tingkat provinsi dan pusat oleh 25 warga Kota Medan kembali ditunda setelah kuasa hukum warga tidak dapat menunjukkan keseluruhan bukti identitas resmi para penggugat. “Dari 25 warga yang menggugat mungkin tadi hanya ada delapan orang yang datang dan menunjukkan kartu […]

  • Ikan Jurung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Ikan Jurung di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal (Madina) masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar. Gambaran ini dinilai akibat lemahnya pemerintah daerah melakukan pembenahan di sektor investasi. Kelemahan pemerintah daerah dalam memberikan keamanan berinvestasi di Madina juga bisa dilihat dari munculnya berbagai bentuk potensi gangguan sosial […]

expand_less