Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Sembilan Tahun Mencari Wakil Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
  • print Cetak

Ivan Iskandar Batubara

Oleh: Muhammad Ludfan Nasution*

Ketika searching pemberitaan di mesin pencari digital, saya menemukan sebuah berita tentang Ivan Iskandar Batubara (IIB) yang sedang mencari tandem untuk posisi bakal calon wakil bupati. Pikiran saya langsung tergiring ke suasana Pilkada Mandailing Natal 2024 yang saat ini makin tegang menunggu rekomendasi partai dan seleksi balon wakil bupati.

Tapi, ternyata, berita itu diposting website berita Mandailing Online pada sembilan tahun yang lalu.

Bagi saya, berita itu menarik bukan saja karena eskalasi Pilkada 2024 ini. Tapi juga karena, setahu saya, sekalipun belum mengumumkan, IIB sudah menemukan tokoh yang tepat untuk mendampinginya.

Dari kepingan cerita itu, saya coba bikin reka-rekaan (analitis) bahwa:
IIB sudah mencari wakil selama sembilan tahun ini. IIB urung maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2014 bukan karena soal wakil itu.
Progres IIB terkesan melambat dalam sembilan terakhir ini bukan pula karena soal wakil itu.

***

IIB sudah mencari sosok yang tepat untuk menjadi mitranya selama sembilan tahun ini. Setidaknya, sejak Pilkada 2014, dia sudah berupaya mengenal lebih dalam tentang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan tokoh-tokoh besarnya. Dengan orientasi harmonis dan visi tajam sebagai putra asli Madina, dia bergerilya menemui satu demi satu.

Memang tidak mudah menemukan kawan yang seiring sejalan. Hingga KPU Madina menetapkan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati, nama IIB memang tidak muncul. Saat itu tidak ada informasi yang menerangkan mengapa IIB mundur dari bursa pencalonan. Tidak muncul juga penjelasan apakah saat itu IIB sudah menemukan tandem wakil bupatinya.

Logikanya, IIB sudah memiliki data tentang siapa saja figur pemimpin, terutama yang cocok untuk menjadi wakilnya, yang mungkin muncul di kontestasi Pilkada berikut. IIB tentu menyimpan data tentang kepemimpinan itu.

Di Pilkada 2024 ini, nama IIB yang sudah mengemban amanah yang terpatri dalam gelar adat Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing kembali mencuat. Tentu saja, dia membutuhkan wakil yang bisa melengkapi ketangguhannya untuk mendapatkan rekomendasi partai politik sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati Madina pada Pilkada 2024.

Artinya, dengan data yang terkumpul selama sembilan tahun ini, IIB seyogianya akan menemukan tokoh balon wakil bupati. Tidak salah juga jika disebut bahwa IIB perlu waktu sembilan tahun untuk itu.

Artinya, bukan berarti tak cukup waktu sembilan tahun untuk bisa langsung tampil berpasangan dalam sosialisasi Bacakada (bakal calon kepala daerah) yang mendampinginya di Pilkada Madina 2024 ini.

***

Makanya, siapa pun yang jadi wakil itu, tentu merupakan tokoh yang sudah masuk seleksi selama sembilan tahun ini. Dan, karena itulah, orang itu termasuk sosok paling mumpuni.

Akan tetapi, IIB urung maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2014 bukan karena soal wakil itu. Ada faktor lain yang lebih mendasar. Matematika politik hari itu tidak menguntungkan bagi Madina jika dia memaksakan dirinya untuk terus maju sebagai balon Bupati Madina. Andaikan lanjut tampil dan menang tarung pun, sinergi yang yang bisa dihimpun tak cukup untuk mengatasi problematika Madina saat itu.

Maka, pilihan sikap untuk mengurungkan niat baiknya untuk terjun langsung membangun Madina sudah tepat.

Yang jelas, bukan karena belum dapat balon wakil. Bahkan, isu yang beredar menyebut setidaknya ada 24 nama yang sudah mengajukan “lamaran” untuk jadi wakil itu.

Lalu, setelah tahapan pendaftaran balon ke KPU Madina makin dekat, progres pencalonan IIB justru terkesan melambat. Bahkan sempat mengemuka isu yang menyebut IIB sudah mundur dari perkelebatan Pilkada. Tragisnya, sama sekali tidak ada pihak yang memberi informasi tentang itu. Sehingga muncul kalimat-kalimat spekulatif yang tidak culas dan kontra-produktif.

Isu sekitar pergerakan IIB itu malah memunculkan tudingan personal, termasuk yang menyebut bahwa waktu sembilan tahun itu pun tak cukup untuk hanya sekedar cari balon wakil karena tidak sungguh-sungguh.

Padahal, sudah sangat jelas, problemnya bukan karena belum menemukan yang cocok untuk balon wakil bupati. Bukan pula karena dia mundur dari pencalonan.

***

Mari kita tunggu. Siapa yang bakal jadi wakil  pendampingnya di 27 Agustus 2024 ini? Siapa pun itu, insya-Allah, cukup tangguh untuk menghimpun energi, merangkai sinergi membangun harmoni dalam kerangka “Patujoloon Mandailing Natal dengan Standar Baru Kemajuan Daerah”.

Jika masih ada keraguan hingga merasa harus tampil juga, hingga harus pasang baliho juga, itu menunjukkan sikap gagal faham dan salah fokus di dalam arus dan pusaran Pilkada Madina 2024. Itu adalah hal yang wajar saja. Siapa pun boleh tampil. Semua bisa saja merasa terpanggil atau merasa dipanggil.

Sembilan tahun itu bukan waktu yang pendek. Untuk mencari dan menemukan balon Wakil Bupati Madina butuh kajian serius dan banyak-banyak pertimbangan, termasuk tawaran dari partai-partai pengusung.

Pun ujungnya, harus bisa berakselarasi sapangambe sapanaili bersama sang Ketua Program, Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing dalam semangat persatuan seperti buah siala sampagul, semua unsur tersusun rap tu ginjang rap tu toru, sehingga kalau pun jatuh, rap margulu sama-sama atasi semua risiko, agar nantinya perjuangan berhasil optimal malamun saulak lalu, semua ikut berbagi, semua dapat bagian.

Dalam sembilan tahun ini, utamanya pada saat pelaksanaan Pilkada 2024 makin dekat, sudah diprediksi kian muncul seribu isu, seribu provokasi dan seribu agitasi.

*) M. Ludfan Nasution: Jurnalis Freelance, Alumni IISIP Jakarta dan Anggota DPRD Madina 2014-2019

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Penambang Batang Natal Kabarnya Ditangkap Polisi

    Sejumlah Penambang Batang Natal Kabarnya Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA (Mandailing Online) – Dalam sepekan ini personil polisi mengatasnamakan Polda Sumut dikabarkan menangkap sejumlah penambang emas ilegal Kecamatan Batang Natal, Madina. Media Metro Tabagsel (grup Sumut Pos/JPNN) melansir berita penangkapan itu yang terjadi pada Selasa (11/8/2020) lalu. Sejumlah pekerja tambang dikabarkan ditagkap dan 2 unit excavator (beko) diamankan, Selasa (11/8). Namun, penangkapan ini sempat […]

  • Ringan Langkah, Bupati Madina Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Aek Galoga

    Ringan Langkah, Bupati Madina Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Aek Galoga

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    AEK GALOGA (Mandailing Online) – Di tengah kesibukan sebagai orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, H. M. Ja’far Sukhairi Nasution masih meringankan langkah memenuhi undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Aek Galoga, Panyabungan, Minggu (24/10). Bupati Madina hadir di pelataran Masjid Al-Abshor Aek Galoga didampingi beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Madina. Kehadiran […]

  • Wikileaks: SBY Di Bawah Kendali Ibu Ani

    Wikileaks: SBY Di Bawah Kendali Ibu Ani

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Koran Australia The Age menggempur Presiden SBY atas penyalahgunaan kekuasaan. The Age bahkan menuding Ibu Negara Ani Yudhoyono, memegang kendali di belakang Presiden SBY dan mengeruk keuntungan finansial dengan posisi yang dipegangnya. The Age merilis bocoran Wikileaks soal kawat diplomatik Kedubes AS di Jakarta dalam berita utamanya edisi Jumat (11/3/2011). Di dalamnya termasuk […]

  • Dua Hari Pasca Camp PT Sorikmas

    Dua Hari Pasca Camp PT Sorikmas

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mining Dibakar Kapolsek Ngaku Dianiaya, Solatiyah Ngadu ke Medan MADINA- Pembakaran camp PT Sorikmas Mining, Minggu (29/5) lalu, menyisakan sejumlah cerita. Saat peristiwa itu, Kapolsek Siabu AKP S Daulay mengaku dipukul dan ditendang warga hingga babak-belur. Sedangkan korban penembakan, Solatiyah, kemarin mengadukan kasus penembakan itu ke Bitrah Indonesia di Medan. Kedatangan mereka ke Bitrah Indonesia […]

  • DCS Dapil 5 PAN Madina

    DCS Dapil 5 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PAN Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • USU Tentukan Ranking CPNS

    USU Tentukan Ranking CPNS

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Kepala Humas Univeristas Sumatera Utara (USU) Bisru Hafi SSos Msi mengatakan pihaknya ikut menentukan ranking peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang menjadi mitra kerjanya. Ranking ini akan ditembuskan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sehingga bila BKD daerah mengubahnya akan ketahuan. ”Semua berkas lembaran jawaban ini akan dinilai tim yang terdiri dari […]

expand_less