Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Setengah Juta Mahasiswa Putus Kuliah Saat Pandemi, Dimana Peran Negara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
  • print Cetak

Oleh: Rina Rusaeny
Aktivis Mahasiswa

Tak terasa pandemi Covid-19 hampir 2 tahun lamanya melanda dunia termasuk Indonesia. Hampir seluruh sektor terdampak, tidak hanya di sektor kesehatan, melainkan juga di bidang pendidikan. Seperti diantaranya banyaknya mahasiswa putus kuliah. Informasinya lebih dari setengah juta mahasiswa putus kuliah di masa pandemi Covid-19 ini.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Lembaga Beasiswa Baznas, Sri Nurhidayah dalam peluncuran Zakat untuk Pendidikan di Jakarta secara virtual Senin (16/8). Mengutip data dari Kemendikbudristek, Sri mengatakan sepanjang tahun lalu angka putus kuliah di Indonesia mencapai 602.208 orang. Sri mendapatkan informasi soal angka putus kuliah tersebut dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikburistek. Informasi yang dia terima, rata-rata angka putus kuliah paling banyak ada di perguruan tinggi swasta (PTS).

Sri mengatakan pada tahun sebelumnya angka putus kuliah sekitar 18 persen. Kemudian di masa pandemi ini naik mencapai 50 persen. Kondisi ini tidak lepas dari bertambahnya penduduk miskin akibat dampak ekonomi, sosial, dan kesehatan dari pandemi Covid-19.

Baca:https://www.jawapos.com/nasional/pendidikan/16/08/2021/di-masa-pandemi-setengah-juta-lebih-mahasiswa-putus-kuliah/

Tak bisa dipungkiri ancaman putus kuliah yang meroket tajam bukan tanpa alasan, salah satu penyebab utamanya adalah akibat dari sulitnya membayar biaya perkuliahan yang cukup mahal. Melihat dampak covid-19  yang menimbulkan banyak orang tua yang kehilangan pekerjaan, sedang segunung kebutuhan hidup harus terpenuhi. Alhasil, banyak orang tua tidak mampu mebiayai pendidikan anak-anaknya. Terkhusus tingkat perguruan tinggi.

Menanggapi hal ini pemerintah yang diwakili oleh Kemendikbud Ristek, Nadiem Makarim mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan kebijakan yang tegas terkait bantuan pemberian UKT dan mendukung pihak kampus untuk melakukan relaksasi biaya pendidikan.

Tak hanya itu, Najwa Shihab dan Kitabisa melakukan ternak uang dengan meluncurkan program donasi untuk membantu mahasiswa melanjutkan studi. Chief Product Officer & Co-founder Ternak Uang, Felicia Tjiasaka mengatakan, pendidikan merupakan salah satu cara untuk membantu generasi muda memahami pengetahuan keuangan dan menerapkannya di masa depan.

Meskipun demikian kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk meringankan beban mahasiswa, nampaknya lagi-lagi terlihat hanya meringankan kalangan tertentu saja alias tidak merata, belum lagi syarat dan ketentuannya yang berbelit. Mahasiswa harus mengais-ngais untuk mendapatkan beasiswa yang disiapkan sangat terbatas oleh pemerintah bahkan harus memohon-mohon untuk mendapatkan belas kasihan dari korporasi agar bisa menikmati fasilitas, magang, dan lainnya. Padahal didalam UUD 1945 negara menjamin hak pendidikan setiap warganya.

Ini seharusnya menjadi tamparan keras bahwa sistem sekuler kapitalis hari ini gagal memberikan jaminan pendidikan kepada generasi. Dalam  negara yang menerapkan sistem sekuler kapitalis seperti ini kemurahan penguasa harus disertai syarat dan ketentuan. Penguasa selalu  berhitung untung rugi. Karena sejatinya peran penguasa dalam sistem kapitalis bukan hadir mengayomi rakyat melainkan hanya sebagai penyalur jasa ataupun sebagai regulator. Maka tak heran jika layanan kesehatan, pendidikan, keamanan harus dibeli rakyat dengan harga mahal. Yang tak punya uang jangan harap bisa mendapatkan.

Berbeda jauh dengan sistem Islam. Dalam Islam, pendidikan, kesehatan, keamanan dan lainnya merupakan tanggung jawab penguasa untuk menjamin kesejahteraan rakyatnya. Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah saw dalam menjamin pendidikan rakyatnya, Rasul mewajibkan tawanan perang mengajarkan kaum muslim sebagai tebusan pembebasan mereka.

Dipastikan tidak akan ada anak yang putus sekolah ataupun putus kuliah. Karena anak-anak dari semua kelas sosial  dapat mengakses pendidikan formal. Negara yang membayar para pengajarnya, sebagaimana yang terjadi pada masa kegemilangan Islam. Khalifah al-Hakam II pada 965 M membangun 80 sekolah umum di Cordoba dan 27 sekolah khusus bagi anak-anak miskin. (Al-Waie.id, 1/12/2017)

Termasuk jaminan kebutuhan  pokok seperti sandang, pangan, dan papan. Hal ini sejalan dengan fungsi negara atau penguasa untuk mengurus rakyatnya dan ia akan dimintai pertanggungjawaban. Dalam potongan hadis shahih riwayat bukhari no.4789 disebutkan, dari Abdillah bersabda nabi Muhammad saw: “Setiap kalian adalah pemimpin (pengurus) dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawaban.”

Tak heran jika support negara begitu maksimal. Ini semua dibiayai melalui hasil kekayaan alam yang melimpah dari Allah Swt. Dimana negara mengelola dan memanfaatkan hasil kekayaan alam tersebut untuk kebutuhan masyarakat bukan untuk kepentingan pemilik modal.

Oleh kerena itu sudah saatnya mencampakkan sistem sekuler kapitalis yang jelas-jelas gagal memberikan jaminanan pendidikan yang layak dan berkualitas. Dengan berjuang untuk menerapkan syariat Islam secara keseluruhan dalam kehidupan sehari-hari, agar tidak ada lagi mahasiswa yang pupus harapannya untuk menjadi intelektual peradaban karena faktor ekonomi. Wallahu’alam bishshawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Bandar Udara Di Madina Terus di Kebut

    Pembangunan Bandar Udara Di Madina Terus di Kebut

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) PT. Modrn Bahana,Kso dan PT. Waskita Karya (persero) tbk terus mengebut pembangunan bandar udara Mandailing Natal hingga enam bulan ke depan. Keseluruhan progres pembangunan bandara, baik sisi udara mapun darat bisa selesai akhir tahun 2023. Seperti diketahui, Bandar Udara Mandailing Natal ( Madina ) termasuk salah satu Bandar Udara baru yang harus […]

  • Jalan Simpang Gambir-Sumbar Diperbaiki

    Jalan Simpang Gambir-Sumbar Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LINGGA BAYU (Mandailing Online) – Perbaikan jalan jalur Simpang Gambir-batas Sumatera Barat sedang berlangsung. Kegiatan perbaikan jalan yang sumber dari APBN-P 2015 itu mencakup jalan sepanjang 7 kilo meter dari titik Desa Dalan Lidang Kecamatan Lingga Bayu hingga Desa Muara Bangkok, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Pihak pemerintah Desa Manisak mengatakan, perbaikan jalan berupa […]

  • Dirut Utama PT Bank Sumut Gus Irawan: KPUM SS Harus Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat

    Dirut Utama PT Bank Sumut Gus Irawan: KPUM SS Harus Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Direktur Utama Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu mengatakan Kredit Peduli Usaha Makro Sumut Sejahtera (KPUM-SS) yang sudah berjalan ditengah masyarakat harus dapat meningkatkan taraf ekonomi rakayat sehingga kesejahtraan hidup dapat meningkat sesuai dengan cita-cita dan harapan bersama rakyat Indonesia. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu Rabu (17/11). Di Sopo […]

  • Progres Pembangunan Aula “Berbenah Bersyukur” Kantor Bupati Madina Capai 85 Persen

    Progres Pembangunan Aula “Berbenah Bersyukur” Kantor Bupati Madina Capai 85 Persen

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Dibangun dengan anggaran 2,4 miliar, pembangunan aula Kantor Bupati Mandailing Natal di komplek perkantoran bupati di bukit payaloting aek godang panyabungan, akan mampu menampung 200 orang peserta rapat. Pembangunan Aula Kantor Bupati Mandailing Natal ( Madina ) bernilai kontrak Rp.2,4 miliar lebih saat ini progres pekerjaan sudah 85 persen, aula baru […]

  • DD dan ADD 2024 Desa Hutaraja Takbersilpa. Gaji dan Insentif BPD, Bilal Mayit, guru MDA Diduga Digelapkan Kades

    DD dan ADD 2024 Desa Hutaraja Takbersilpa. Gaji dan Insentif BPD, Bilal Mayit, guru MDA Diduga Digelapkan Kades

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Dari laporan keuangan Desa Hutaraja di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina.  Anggaran Dana Desa ( ADD ) Dan Dana Desa tahun 2024 senilai Rp. 681.183.000 ternyata tidak ditemukan silpa. Artinya gaji dan insentif perangkat desa, BPD, bilal mayit, guru MDA dan guru mengaji sudah dicairkan Kepala Desa dan dugaan kuat telah […]

  • STAIM Madina Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang Kedua

    STAIM Madina Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang Kedua

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal (STAIM) kembali melaksanakan  pembukaan pendaftaran mahasiswa baru untuk gelombang kedua tahun akademik 2016/2017. Pendaftaran dibuka dari tanggal 2 hingga 29 Agustus 2016. ”Kita akan melayani pendaftaran mahasiswa baru gelombang kedua mulai tanggal 2 s/d 29 Agustus untuk menampung animo masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan keperguruan […]

expand_less