Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Sorikmas Bantah Sudah Eksploitasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Isu yang menyebutkan PT Sorikmas Mining (SMM) telah mengambil emas di kawasan perbukitan Tor Sihayo, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuat masyarakat menjadi tidak sabar. Hal inilah yang mereka duga sebagai pemicu terjadinya tragedi 29 Mei, bentrokan warga dengan petugas yang berujung terbakarnya base camp perusahaan tambang emas itu.
Demikian disampaikan General Manager PT SMM Paul Will, didampingi Kepala Teknik Tambang Zainur dan geologis Irwanto, di hadapan anggota Pansus Sorikmas Mining DPRD Madina, Senin (30/6).

“Bagaimana kita mengambil emas, sedangkan kita masih tahap eksplorasi. Tidak mungkin ada hasil seperti yang diisukan tersebut,” ujarnya.

Zainnul menambahan, sejak ditekennya kontrak karya, kehadiran Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) menjadi pukulan berat bagi Sorikmas dan terjadi beberapa kali penciutan lahan. Pertama izinnya 201.000 Ha, kini menjadi 66.000 Ha.

“Awalnya pekerjaan terlihat kecil dan hubungan dengan masyarakat masih terjalin bagus. Tetapi dalam satu tahun terakhir memuncak, ditambah dengan isu bahwa sudah ada pengambilan emas berton–ton. Kita melihat sebenarnya masyarakat tidak sabar menunggu,” ujarnya.

Irwanto menjelaskan, selama tahapan eksplorasi baru 516 lubang pemboran untuk bahan penelitian dengan kedalaman 50 meter hingga 300 meter. Tak lama lagi masuk studi kelayakan, sedangkan kandungan emas terindikasi untuk Sihayo berkisar 36 ton.

“Eksplorasi Sihayo sudah masuk tahap terakhir, namun akibat izin pinjam-pakai lahan dari Menhut belum keluar menjadi terkendala. Namun kita terus berupaya untuk perpanjang izin pinjam-pakai hutan tersebut,” jelasnya.

Paul melanjutkan, PT SMM menderita kerugian cukup besar akibat terbakarnya base camp perusahaan di perbukitan Tor Sihayo itu. Menurutnya, ada dalang di balik peristiwa itu.

“Ada dugaan pihak ketiga yang menutupi ratusan masyarakat untuk tidak bicara dalam kejadian tersebut. Inilah yang membingungkan kita,” jelas Paul.

Sejumlah data yang diminta Pansus belum diperoleh, karena Presiden Direktur PT SMM tidak hadir. Pansus rencananya akan melakukan sharing dengan petinggi Sorikmas di Jakarta. (zamharir rangkuti)
Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Bicara SAHATA, Paslon Ideal Memimpin Madina

    Mahasiswa Bicara SAHATA, Paslon Ideal Memimpin Madina

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Popularitas dan elektabilitas pasangan calon (Paslon) Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) juga menjadi buah bibir di kalangan mahasiswa. Setelah memahami visi-misinya, mereka menginginkan SAHATA terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) pada Pilkada 2024. Seperti penilaian yang disampaikan oleh Ahmad Sodikin Pohan, mahasiswa Program Studi Biologi […]

  • OTK Aniaya Empat Warga Tabuyung

    OTK Aniaya Empat Warga Tabuyung

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sekelompok orang tak dikenal (OTK) menganiaya empat orang warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (07/04/2011) dinihari sekira pukul 02.00 WIB. Akibatnya, 1 orang kritis, 2 luka berat, 1 luka ringan. Korban pengeroyokan yakni Zarubaton (50), Istri Zarubaton, Nur Asmi (60) dan Zulham (25), harus dirawat di RS Panyabungan. […]

  • Gepeng Menjamur

    Gepeng Menjamur

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) bahkan orang gila (orgil) mulai terlihat dan semakin menjamur di Gunung Tua, Padang Bolak, Paluta. Keberadaan mereka sangat mengganggu ketenteraman masyarakat. Menjamurnya gepeng dan orgil ini membuat pemandangan kurang baik. Pasalnya mereka terlihat di tepat-tepat keramaian, pusat pasar, jalanan dengan wajah dan dandanan yang kurang beretika dan jotok. Dikhawatirkan apabila […]

  • Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Pemerintah kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama wartawan untuk sama-sama membangun daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Wartawan sangat diharapkan memberikan informasi yang sifatnya akurat secara timbal balik antara aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah daerah, sehingga kebijakan-kebijakan yang dilahirkan pemerintah daerah tepat berdasarkan fakta yang ada. Bupati Madina HM […]

  • Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

    Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Data Kantor Bank Indonesia (BI) Medan mencatatkan, hingga Desember 2011, temuan uang palsu mencapai Rp 106,29 juta. Jumlah temuan ini merupakan rekapitulasi sepanjang tahun 2011 dengan total sebanyak 1.881 lembar. Jumlah nominal yang cukup besar ini tetap didominasi oleh pecahan Rp 50.000 sebanyak 1.271 lembar senilai Rp 63,5 juta. Sementara untuk pecahan Rp 100.000 […]

  • Tambang Emas Ilegal di Huta Bargot Madina ‘Bom Waktu’

    Tambang Emas Ilegal di Huta Bargot Madina ‘Bom Waktu’

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diprediksi bakal menjadi “bom waktu”. Selain limbah tambang yang sangat berbahaya, kondisi areal tambang emas juga sudah semakin membahayakan. Pantuan beritasumut.com, Senin (28/02/2011), wajah para pekerja Galundung mulai pucat dan matanya kuning seperti kurang darah diduga akibat limbah air raksa (merkuri). Galundung […]

expand_less