Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

OTK Aniaya Empat Warga Tabuyung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
  • print Cetak

Panyabungan,
Sekelompok orang tak dikenal (OTK) menganiaya empat orang warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (07/04/2011) dinihari sekira pukul 02.00 WIB. Akibatnya, 1 orang kritis, 2 luka berat, 1 luka ringan.

Korban pengeroyokan yakni Zarubaton (50), Istri Zarubaton, Nur Asmi (60) dan Zulham (25), harus dirawat di RS Panyabungan. Sementara Masdalifah tidak sempat dirawat karena hanya mengalami luka ringan.

Zarubaton kepada wartawan di RS Panyabungan mengatakan, saat tengah malam, tiba-tiba sekelompok orang masuk ke rumahnya lewat pintu belakang dan langsung melakukan pemukulan secara membabi buta menggunakan senjata tumpul.

Korban tidak bisa berbuat apa-apa saat kejadian kecuali berteriak minta tolong dan hanya pasrah jadi bulan-bulanan pelaku. Mendengar teriakan korban, Zulham yang merupakan tetangga korban bergegas datang dari rumahnya di seberang jalan.

Namun, saat Julham datang, dia langsung dibacok oleh OTK. Setelah OTK puas menghajar para korban, para OTK akhirnya lari dengan mengendarai mobil. Namun Zaburatom tidak sempat melihat jeni mobil yang dikendarai para pelaku.

Diakuinya, ia sangat heran dengan aksi kekerasan yang menimpa mereka karena mereka selama ini merasa tidak punya musuh atau terlibat persoalan dengan siapa pun di desa mereka tinggal.

Sementara dari data yang diperoleh di RS Panyabungan, Nur Asmi mengalami robek di kepala atas yang panjangnya 10 centimeter. Luka robek itu diduga akibat dipukul dengan benda tumpul. Nur Asmi juga mengalami luka di bibir atas. Zarubaton, lukanya di atas mata dan kedua matanya terlihat memer yang juga diduga dipukul pakai benda tumpul. Sementara Zulham, luka di tangan kiri yang diduga dibacok dengan benda tajam.

Sementara itu, pihak Polsek Muara Batang Gadis baru mengetahui kejadian ini sekitar 5 jam setelah kejadian, tepatnya sekira pukul 07.00 WIB dan selanjutnya melapor ke Polres Madina.

Melihat kondisi korban, pihak Muspika Muara Batang Gadis langsung membawa korban ke RS Panyabungan guna mendapatkan perawatan intensif. Korban tiba di RS Panyabungan sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan didampingi Kasat Reskrim AKP Sarluman Siregar yang datang melihat kondisi korban mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan motif kejadian.

Dugaan sementara, pengeroyokan bermotif dendam. Sedangkan motif perampokan tidak mungkin jika dikaji dari kondisi sosial korban dari kalangan ekonomi lemah yang tinggal di rumah gubuk.

Lanjut Kapolres, anggotanya sudah berangkat untuk melakukan olah TKP dan penyidikan. Kapolres berjanji akan terus mengusut tuntas kasus ini. Para tersngka nantinya akan dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tewasnya Jenderal Spoor Diseminarkan

    Tewasnya Jenderal Spoor Diseminarkan

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIPIROK- Sejarah telah mencatat tewasnya Jenderal Spoor sangat berkaitan dengan upaya penembakan atau pembunuhan yang dilakukan tentera Belanda terhadap salah seorang pejuang asal Sipirok, Sahala Muda Pakpahan yang merupakan dalang utama dalam menghadang konvoi tentara Belanda di Jembatan Aek Kamibiri Simagomago. “Jenderal Spoor merupakan panglima Belanda di Indonesia. Berdasarkan laporan, wilayah Sumut ketika itu sepenuhnya […]

  • Karyawan Bank Sumut Panyabungan Gerak Jalan Santai

    Karyawan Bank Sumut Panyabungan Gerak Jalan Santai

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan – Keluarga Besar PT Bank Sumut Cabang Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (7/11), melakukan gerak jalan santai serangkaian mempringati HUT ke-49 bank tersebut. Start dimulai di depan kantor bank tersebut menuju Pasar Lama dan kembali ke titik stard dengan jarak tempuh 2 km. Menurut Kepala Cabang Bank Sumut Panyabungan, Hifzan Lubis, ada 100 […]

  • Pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Mandailing Natal

    Pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Mandailing Natal

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2017
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Acara Pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Mandailing Natal masa Khidmat 2016-2017 yang dihadiri Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan beserta unsur SKPD, kejaksaan dan tamu undangan lainnya. Acara ini juga dihadiri Ketua MUI Propinsi Sumatera Utara Prof.Dr.H Abdullahsyah M.A beserta rombongan.

  • PTPN 4 Jangan Kerasukan Roh Kolonialisme

    PTPN 4 Jangan Kerasukan Roh Kolonialisme

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai perusahaan milik negara semestinya PTPN 4 lebih mengedepankan kepentingan rakyat daripada kepentingan bisnis yang terkesan seperti kerasukan roh kolonialisme seperti yang saat ini dipertunjukkan. “Kita minta segeralah sadar, jangan terus–terusan kerasukan roh kolonialis,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara ketika dimintai keterangan terkait sengketa lahan di Kampung Kapas […]

  • REKAM JEJAK (LINTAS SEJARAH) KEDAULATAN KERAJAAN “MARGA NASUTION” DI MANDAILING GODANG

    REKAM JEJAK (LINTAS SEJARAH) KEDAULATAN KERAJAAN “MARGA NASUTION” DI MANDAILING GODANG

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    1. Pada abad ke X Arkeologi memperkirakan bangsa Hindu (Hindia Belakang masuk e wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Termasuk Mandailing Natal saat ini) yang berpusat di 3 daerah sebagai bukti sejarah yaitu adanya candi bahal diportibi, biara dipijor koling, serta biara dipidoli dan artepak disimangambat (Mandailing Godang) dari polulasi masyarakat Hindu inilah beranak pinak dan berkembang […]

  • KPU Sidimpuan plenokan logistik

    KPU Sidimpuan plenokan logistik

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Komisi Pemilihan Umum Kota Padang Sidempuan, Provinsi Sumatera Utara, memplenokan logistik pemilihan kepala daerah untuk mendapatkan spesifikasi dan kualitas material yang baik serta menutup kemungkinan untuk disalahgunakan. “Logistik yang akan dicetak harus memiliki spefikasi tertentu,” kata Ketua KPU Padang Sidempuan Arbanur Rasyid yang dihubungi di Medan, mengenai tahapan pilkada yang dilalui. Menurut […]

expand_less