Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

OTK Aniaya Empat Warga Tabuyung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
  • print Cetak

Panyabungan,
Sekelompok orang tak dikenal (OTK) menganiaya empat orang warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (07/04/2011) dinihari sekira pukul 02.00 WIB. Akibatnya, 1 orang kritis, 2 luka berat, 1 luka ringan.

Korban pengeroyokan yakni Zarubaton (50), Istri Zarubaton, Nur Asmi (60) dan Zulham (25), harus dirawat di RS Panyabungan. Sementara Masdalifah tidak sempat dirawat karena hanya mengalami luka ringan.

Zarubaton kepada wartawan di RS Panyabungan mengatakan, saat tengah malam, tiba-tiba sekelompok orang masuk ke rumahnya lewat pintu belakang dan langsung melakukan pemukulan secara membabi buta menggunakan senjata tumpul.

Korban tidak bisa berbuat apa-apa saat kejadian kecuali berteriak minta tolong dan hanya pasrah jadi bulan-bulanan pelaku. Mendengar teriakan korban, Zulham yang merupakan tetangga korban bergegas datang dari rumahnya di seberang jalan.

Namun, saat Julham datang, dia langsung dibacok oleh OTK. Setelah OTK puas menghajar para korban, para OTK akhirnya lari dengan mengendarai mobil. Namun Zaburatom tidak sempat melihat jeni mobil yang dikendarai para pelaku.

Diakuinya, ia sangat heran dengan aksi kekerasan yang menimpa mereka karena mereka selama ini merasa tidak punya musuh atau terlibat persoalan dengan siapa pun di desa mereka tinggal.

Sementara dari data yang diperoleh di RS Panyabungan, Nur Asmi mengalami robek di kepala atas yang panjangnya 10 centimeter. Luka robek itu diduga akibat dipukul dengan benda tumpul. Nur Asmi juga mengalami luka di bibir atas. Zarubaton, lukanya di atas mata dan kedua matanya terlihat memer yang juga diduga dipukul pakai benda tumpul. Sementara Zulham, luka di tangan kiri yang diduga dibacok dengan benda tajam.

Sementara itu, pihak Polsek Muara Batang Gadis baru mengetahui kejadian ini sekitar 5 jam setelah kejadian, tepatnya sekira pukul 07.00 WIB dan selanjutnya melapor ke Polres Madina.

Melihat kondisi korban, pihak Muspika Muara Batang Gadis langsung membawa korban ke RS Panyabungan guna mendapatkan perawatan intensif. Korban tiba di RS Panyabungan sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan didampingi Kasat Reskrim AKP Sarluman Siregar yang datang melihat kondisi korban mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan motif kejadian.

Dugaan sementara, pengeroyokan bermotif dendam. Sedangkan motif perampokan tidak mungkin jika dikaji dari kondisi sosial korban dari kalangan ekonomi lemah yang tinggal di rumah gubuk.

Lanjut Kapolres, anggotanya sudah berangkat untuk melakukan olah TKP dan penyidikan. Kapolres berjanji akan terus mengusut tuntas kasus ini. Para tersngka nantinya akan dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Husein Nasution Sudah Mendaftar di 8 Parpol

    Husein Nasution Sudah Mendaftar di 8 Parpol

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, Ahmad Husein Nasution sejauh ini telah mendaftar di 8 partai politik untuk Pilkada Madina 2020. Hari ini Jum’at (8/11/2019) sosok pengusaha ini mendaftar di DPC Partai Gerindra Madina dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Madina. Kedua parpol itu merupakan parpol ke 6 dan ke 7 tempatnya mendaftar […]

  • SBY Ajukan Nama Pengganti Kapolri ke DPR Hari Ini

    SBY Ajukan Nama Pengganti Kapolri ke DPR Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA,- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata sudah mengantongi nama pengganti Kapolri Jenderal Timur Pradopo yang akan memasuki masa pensiun. Nama tersebut akan segera diajukan ke DPR. “Bapak presiden sudah terima nama. Insya Allah hari ini diajukan ke DPR pengganti Pak Timur. Sudah disetujui dan ditandatangani Pak Presiden yang sedianya akan disampaikan ke DPR,” kata […]

  • Hore, Tiket KA ke Kualanamu Turun Harga

    Hore, Tiket KA ke Kualanamu Turun Harga

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Pelayanan angkutan darat jenis kereta api yang ada di Bandara Kualanamu atau Airport Raillink Service (ARS) menurunkan harga tiketnya. General Manager PT Railink, Agus mengatakan, mulai 1 Mei akan menurunkan harga, Kualanamu-Medan Rp 60.000 Sedangkan Medan-Kualanamu  tetap Rp 80.000. “Kini waktu tempuh lebih cepat 30 menit Medan-Kualanamu, 45 Menit Kualanamu-Medan,” katanya di Stasiun […]

  • Jeruk Keprok Maga Kembali Dikembangkan

    Jeruk Keprok Maga Kembali Dikembangkan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Setelah sepuluh tahun menghilang, Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali melakukan penanam ribuan batang Jeruk Keprok Maga di atas 50 hektare lahan di Desa Huta Tinggi dan Huta Namale, Kecamatan Puncak Sorik Merapi. Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra baru-baru ini mengatakan, Jeruk Keprok Maga yang harum wanginya dan manis rasanya, menghilang akibat diserang […]

  • Zubeir Lubis Dihunjuk Menjadi Wakil Ketua DPRD Madina

    Zubeir Lubis Dihunjuk Menjadi Wakil Ketua DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ir. Zubeir Lubis dihunjuk untuk menjadi Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina). Hunjukan itu ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengisi kursi wakil ketua DPRD Madina yang ditinggalkan Ja’far Sukhairi Nasution karena mencalonkan diri sebagai wakil bupati Madina di Pilkada 2015 yang lalu. “Kita telah menerima SK atas nama Ir.Zubeir […]

  • Mahasiswa Unimal Kembangkan Apotek Hidup

    Mahasiswa Unimal Kembangkan Apotek Hidup

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ACEH TAMIANG (Mandailing Online) – Apotek hidup merupakan kumpulan tanaman-tanaman berkhasiat obat yang dibudidayakan di pekarangan rumah. Dinamakan apotek hidup karena terdiri dari ragam tumbuhan sebagai obat mencegah dan penyembuh berbagai penyakit. Ada beberapa dari penduduk Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang sudah memiliki apotek hidup yang ditanam di pekarangan rumah seperti lidah […]

expand_less