Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal di Huta Bargot Madina ‘Bom Waktu’

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diprediksi bakal menjadi “bom waktu”. Selain limbah tambang yang sangat berbahaya, kondisi areal tambang emas juga sudah semakin membahayakan.

Pantuan beritasumut.com, Senin (28/02/2011), wajah para pekerja Galundung mulai pucat dan matanya kuning seperti kurang darah diduga akibat limbah air raksa (merkuri). Galundung merupakan alat pengambil emas dari batu menggunakan merkuri.

Selain berdampak terhadap pekerja Galundung, limbah merkuri juga berdampak terhadap masyarakat sekitar. Sebab sebagian limbah merkuri, dibuang langsung ke sungai yang sehari-hari digunakan sebagai tempat pemandian warga.

Saat ini, hampir di tiap desa di Kecamatan Huta Bargot, terdapat Galundung. Sementara diketahui, merkuri sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Merkuri dapat mengakibatkan penyakit kulit dan penyakit berbahaya lainnya.

Bukan hanya limbah tambang yang berbahaya. Lokasi penambangan emas pun semakin berbahaya karena kondisi tanah tidak stabil lagi. Sumber yang tak mau menyebut namanya mengatakan, bukit lokasi tambang sudah sering longsor.

“Kalau hanya satu dua orang yang luka, didiamkan saja di atas. Sebab kalau dikabarkan ke bawah, bisa-bisa tambang ini ditutup,” beber sumber.

Meski limbah merkuri sangat berbahaya serta kondisi areal tambang semakin membahayakan, sampai saat ini belum ada tindakan yang pasti dari Pemkab Madina. Pemerintah diminta segera bertindak. Jangan jatuh korban dulu, baru bertindak. (BS-026)
Sumber : Berita sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah 28 Pucuk Senjata Rakitan Yang Diserahkan Warga

    Inilah 28 Pucuk Senjata Rakitan Yang Diserahkan Warga

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wakapolres Mandailing Natal Komisaris Polisi Haryatmoko didampingi Kasat Reskrim AKP S Siregar menunjukkan barang bukti 28 senjata rakitan dan 12 peluru timah, yang diserahkan masyarakat Desa Huta Tua, Kecamatan Panyabungan Timur kepada polisi, Selasa (20/09/2011) sore. (Beritasumut.com/MS Putra) Sumber : beritasumut.com

  • Danrem 023/KS Instruksikan  Prajurit Tanam Cabai di Polybag

    Danrem 023/KS Instruksikan Prajurit Tanam Cabai di Polybag

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Danrem 023/KS Kolonel Inf Richard TH Tampubolon menginstruksikan kepada seluruh prajurit di jajarannya menanam cabai di pekarangan rumah maupun di wilayah perkantoran memakai polybag. Hal tersebut disampaikan Richard TH Tampubolon melalui Kapenrem Mayor Arm Ojak Simarmata kepada wartawan, Kamis (26/1/2016) dalam mensiasati lonjakan harga cabai. Jika seluruh prajurit yang ada di […]

  • Hujan Masuk ke Dalam Sekolah

    Hujan Masuk ke Dalam Sekolah

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online): Memprihatinkan kondisi Gedung SMP Negeri 4 Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal, karena itu seluruh masyarakat berharap Bupati Madina Cq. Kadis Pendidikan dapat melihat kondisi ril gedung pendidikan bagi masyarakat di daerah itu. Pantauan pekan lalu, terharu melihat bentuk fisik gedung sekolah yang mana lantai sudah pecah-pecah. Pintu-pintu […]

  • Calon mahasiswa Unimed setiap tahun menaik

    Calon mahasiswa Unimed setiap tahun menaik

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Setiap tahunnya, jumlah calon mahasiswa yang berniat masuk ke Universitas Negeri Medan semakin meningkat. Humas Universitas Negeri Medan Muhammad Surip belum dapat merincikan jumlah pasti calon mahasiswa karena proses pendaftaran SNMPTN masih berlangsung. “Jumlah siswa yang mendaftar melalui jalur Bidik Misi mencapai 1845, namun Unimed hanya menyediakan 600 kursi. Tentu presentasi ini menunjukkan […]

  • Pemuda Pancasila Kecam Pernyataan Evaline Sago

    Pemuda Pancasila Kecam Pernyataan Evaline Sago

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal, Sahriwan Nasution mengecam pernyataan anggota DPRD Madina, Evaline Sago. “Kami semua di Madina ini bersaudara. Jangan ada yang coba memecah belah kami,” kata Sahriwan Nasution kepada Mandailing Online di Panyabungan, Sabtu (16/11/2019). Sikap Ketua PP Madina ini merujuk pernyataan Eveline Sago di […]

  • Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Hingga saat ini eksekusi fisik lahan Register 40 Padang Lawas (Palas) belum juga direalisasikan Kejatisu dan Poldasu. Putusan Mahkamah Agung (MA) tahun 2006 lalu sudah berjalan lebih lima tahun. Eksekusi diminta segera dilakukan untuk menghindari konflik sosial ditengah masyarakat. Tokoh Pemuda Kecamatan Huristak, Kabupaten Palas, Jabaluddin Siregar SH kepada METRO, Jumat (7/12) […]

expand_less