Senin, 2 Mar 2026
light_mode

SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
  • print Cetak

 

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) melakukan pendampingan terhadap para petani kopi enam desa di Kecamatan Ulu Pungkyt dan kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina).

Ke enam desa itu meliputi Desa Pagar Gunung, Aek Nangali,  Hatupangan, Hutagodang, Alahan Kae dan Desa Habincaran.

Demikian disampaikan Direktur SRI, Rasyid Assaf Dongoran kepada wartawan, Rabu (15/4).

Sejauh ini pihaknya masih mendampingi petani di enam desa akibat keterbatasan dana dan jumlah personil pendamping. Jika kelak dana sudah memadai maka akan ditambah jumlah desa yang akan didampingi.

Diungkapnya, pendanaan program ini bersumber dari program TFCA Sumatera yang merupakan program Debt Nature Swap antara pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat.

Sedangkan pelaksananya  adalah  Konsorsium SRI dalam rentang waktu 2015-2017 untuk propinsi Sumatera Utara.

“Salah satu program TFCA Sumatera ini adalah membantu petani Indonesia yang berada di pedesaaa pinggir hutan untuk mampu mengelola pertanian rakyat secara akrab lingkungan. Sehingga antara kepentingan ekologi dan ekonomi menjadi seimbang dan terjaganya kualitas alam dan meningkatnya perekomian masyarakat,” kata Rasyid.

Untuk Mandailing Natal, lanjut Rasyid, SRI akan fokus pada program pengembangan kopi. Pasalnya, peluang pasar kopi sangat menggiurkan dan dinilai mendatangkan keuntungan jangka panjang bagi petani.  Selain itu,  kopi Mandailing sendiri telah diklaim oleh daerah lain, yang mengakibatkan petani kopi di Mandailing dan para penikmat kopi Mandailing dirugikan.

“Berangkat dari hal tersebut, maka kita akan bergerak membantu petani Mandailing melalui program TFCA Sumatera, namun butuh komitmen kuat dari pemerintah kabupaten dan pemerintah propinsi serta pihak swasta lainnya untuk bahu membahu menolong kondisi dan akserasi pertumbuhan produksi kopi Mandailing yang bermutu ekspor ke depan,” ujarnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian satu)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian satu)

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)   Ramadhan bulan penuh rahmat,  bulan penuh berkah, serta bulan penuh ampunan. Dan banyak lagi sebutan untuknya. Dahulu, waktu kami masih kanak kanak, saat saat seperti ini adalah hari hari yang sangat menyenangkan, bagaimana tidak sebentar lagi kami akan […]

  • SMA Negeri 1 Natal Gandeng Tyimpanum di Festival Bahasa dan Sastra

    SMA Negeri 1 Natal Gandeng Tyimpanum di Festival Bahasa dan Sastra

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Untuk memeriahkan Peringatan Bulan Bahasa Tahun 2016 di SMA 1 Natal, berbagai lomba digelar sejak Kamis (27/10) yang lalu. Mulai dari Lomba Menulis Cerpen, Lomba Menulis Puisi, Lomba Baca Puisi, Lomba Menulis Berita, Lomba Menulis Artikel, Lomba Berbalas Pantun, StandUp Comedy, Debating Contest, dan Speech Contest. Para juri selain para guru […]

  • Kadin Sumut : 600 Perda Hambat Dunia Usaha dan Laju Investasi

    Kadin Sumut : 600 Perda Hambat Dunia Usaha dan Laju Investasi

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Ivan Iskandar Batubara mengungkap sebanyak 600 peraturan daerah di Sumut menghambat dunia usaha dan laju investasi. Peraturan daerah yang sering berubah-ubah juga menjadi penyebab ketidakjelasan dan ketidakpastian bagi dunia usaha. Selama ini, lanjutnya, setiap ganti kepala daerah atau rezim pemerintahan maka berubah […]

  • Misteri Gagal Tender Gedung Baru RSU Madina

    Misteri Gagal Tender Gedung Baru RSU Madina

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gedung Rumah Sakit Umum (RSU) Madina di bukit Panatapan, Payaloting, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) kini berdiri terbengkalai menunggu nasib entah kapan dilanjutkan. Mengapa lanjutan pembangunannya terbengkalai? Bagaimana nasib dana 12,7 milyar pasca kegagalan tender tahun 2019? Apa misteri dibalik kegagalan tender itu? Masih segar dalam ingatan kita bahwa pada tahun 2019 yang lalu dilaksanakan tender […]

  • Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait bangunan irigasi hancur di Gunung Baringin, panyabungan Timur, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mandailing Natal akan menyurati kontraktor. Kasi Pengairan Dinas Pekerjaan Umum, Rijal, Kamis (12/11) menyatakan pihaknya akan segera menyurati manajemen CV Menara Berlian Pantai Barat. Bangunan irigasi itu sudah hancur, padahal baru sekitar 1,5 bulan selesai dikerjakan pembangunannya. […]

  • Kota Panyabungan Sarang Sampah dan Bau Busuk

    Kota Panyabungan Sarang Sampah dan Bau Busuk

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bendungan Aek Mata yang melintasi inti kota Panyabungan kondisinya sangat kotor akibat sampah menumpuk mengakibatkan wajah ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini rusak dan terkesan tidak terurus. Sampah yang menumpuk di bendungan ini akibat warga kota Panyabungan belum siap secara mental dan cultural menjaga keindahan kota serta parahnya manajemen pengelolaan […]

expand_less