Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Malaysia Babat Habis Hutan RI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
  • print Cetak


Anggaran Ludes, Kemenhut Batasi Operasi

JAKARTA- Cukong-cukong Malaysia semakin giat melancarkan operasi penggundulan hutan ilegal di wilayah Indonesia. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan, tindak kejahatan kehutanan dan pembalakan liar meningkat tajam pada Desember. Kejadian itu karena para pelaku ilegal logging tahu bahwa kementerian sudah tidak memilki anggaran untuk operasi pengawasan hutan.

“Pengambilan kayu dilakukan dengan rakit dan dikirim dalam jumlah besar ke Malaysia. Pastinya mafia ada di Malaysia,” kata Zulkifli ketika ditemui di kantornya kemarin (30/12).

Dia mengatakan, tindak kejahatan hutan masih ditemukan di Sumatera Selatan, Giam Siak Kecil (Riau), Taman Nasional Gunung Kerinci Seblat, dan Padang Lawas, bahkan sudah meluas ke Sulawesi Selatan. Kerugian negara akibat pencurian kayu oleh cukong Malaysia ini mencapai triliunan rupiah karena hutan yang dirambah mencapai ratusan ribu hektar.

“Kerusakan ekologi juga tidak bisa dinilai dengan uang,” katanya.

Dia menyatakan sudah mengirim tim untuk menangani kasus perambahan kawasan disertai pembakaran dan pembalakan ilegal di sejumlah daerah. Sampai saat ini tim masih bekerja di lapangan untuk mengamankan hutan nasional.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Hadi Daryanto mengatakan, tahun ini pihaknya telah berhasil menangani 94 kasus pembalakan liar. Dari jumlah itu, 56 kasus sudah sampai pada tahap P21 dan 13 kasus sudah divonis.

“Untuk perambahan kawasan hutan saat ini ada 38 kasus yang ditangani kementerian dan yang sudah sampai P21 mencapai 27 kasus serta 8 kasus sudah divonis,”katanya.

Hadi mengakui perambahan kawasan hutan masih marak. Para mafia hutan, katanya, juga makin kejam karena tidak segan-segan mengerakkan rakyat untuk melakukan pembakaran. Kegiatan pembakaran ini masih marak di tahun 2010, meski asap yang ditimbulkannya tidak besar karena faktor cuaca yang menyebabkan kebakaran kawasan hutan cepat berhenti.

“Saya sangat mengecam kejahatan ini. Mereka jahat sekali membakar lahan. Pohon yang masih bagus dibakar, ini sangat bahaya,” tegasnya.

Selama tahun ini, jumlah hot spot di wilayah Indonesia turun menjadi 9.841 titik api dari rata-rata selama 2005-2009 yang mencapai 458.444 titik api. Menhut mengakui kasus pembalakan haram masih terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Kejahatan hutan ini dilakukan secara terorganisir dan para pelaku utamanya mengetahui kapan pengawasan lengah dari pusat.

Menhut menduga kejahatan terorganisasi ini digerakkan oleh mafia hutan dengan menggerakkan masyarakat pendatang agar membakar lahan untuk digantikan dengan lahan sawit.
“Di tempat lain juga masih banyak terjadi terutama di Riau, masyarakatnya dimobilisasi. Mereka bukan masyarakat asli, tapi pendatang,” pungkasnya. (zul/jpnn)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Fakhrizal Efendi Nasution : Disambut Raja-Raja, Diminta Jadi Bupati

    Reses Fakhrizal Efendi Nasution : Disambut Raja-Raja, Diminta Jadi Bupati

    • calendar_month Selasa, 6 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution melakukan reses di dua kecamatan di Mandailing Natal, Selasa (6/3/2018). Di Kecamatan Panyabungan, politisi dari Partai Hanura ini berlokasi di Kelurahan Kotasiantar pada Selasa pagi. Dia disambut Raja-raja Mandailing Godang, yakni Patuan Mandailing Hutasiantar, Mangaraja Gunung dan Sutan Parluhutan serta tabuhan Gordang Sambilan. […]

  • Pengolahan Kakao Bagian 2

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Fermentasi menggunakan keranjang bambu •Keranjang bambu terlebih dahulu dibersihkan dan dialasi dengan daun pisang baru kemudian biji kakao dimasukkan (keranjang dapat menampung ± 50 kg biji kakao basah). •Setelah biji kakao dimasukkan keranjang ditutup daun pisang. •Pada hari ke 3 dilakukan pembalikan biji dan pada hari ke 6 biji-biji dikeluarkan dan siap untuk dijemur. Perendaman […]

  • Provinsi Sumatera Tenggara dibentuk?

    Provinsi Sumatera Tenggara dibentuk?

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Bupati Padang Lawas Utara, Bahrum Harahap mengusulkan segera dibentuk panitia pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di lima daerah, berikut panitia di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Ia juga berharap kelima daerah menyiapkan dana dalam jumlah yang cukup untuk menyokong gerakan pembentukan provinsi baru tersebut. “Kami sendiri di Padang Lawas Utara sudah menganggarkan Rp1,5 miliar,” ujarnya, […]

  • Peringatan HUT Satpam Ke-32 Polres Madina

    Peringatan HUT Satpam Ke-32 Polres Madina

    • calendar_month Jumat, 18 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN,(Mandailingonline)— Kepolisian Resor Mandailing Natal menggelar upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan yang ke-32 dan diikuti oleh seluruh Satpam se-Kabupaten Madina, Rabu (16/1) di halaman mapolres Madina. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Polres Madina AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe, S.iK. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Madina membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. […]

  • RI paling korup di Asia

    RI paling korup di Asia

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BERLIN, (MO) – Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia sepertinya membutuhkan usaha yang lebih keras. Indeks tingkat korupsi di Indonesia dilaporkan naik dari peringkat 100 menjadi 118 pada 2012. Tingkat korupsi tersebut merupakan laporan hasil survei lembaga Transparansi Internasional (TI) yang berkedudukan di Berlin, Jerman. Dari situs resmi TI, Indonesia dilaporkan mendapat nilai 32 dari 0 […]

  • Palas dan Paluta Terbaik di Sumut

    Palas dan Paluta Terbaik di Sumut

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lulus UN, Siswa Sujud Syukur Berjamaah Pengumuman lulus Ujian Nasional kemarin sore diwarnai isak tangis. Selain itu, sejumlah siswa juga melakukan sujud syukur berjamaah sebagai bentuk terimakasih kepada Tuhan atas kelulusan yang diraih. Namun, di balik haru kegembiraan itu tersimpan sedih bagi 16 siswa di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang dinyatakan tidak lulus UN. Rincian […]

expand_less