Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Malaysia Babat Habis Hutan RI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
  • print Cetak


Anggaran Ludes, Kemenhut Batasi Operasi

JAKARTA- Cukong-cukong Malaysia semakin giat melancarkan operasi penggundulan hutan ilegal di wilayah Indonesia. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan, tindak kejahatan kehutanan dan pembalakan liar meningkat tajam pada Desember. Kejadian itu karena para pelaku ilegal logging tahu bahwa kementerian sudah tidak memilki anggaran untuk operasi pengawasan hutan.

“Pengambilan kayu dilakukan dengan rakit dan dikirim dalam jumlah besar ke Malaysia. Pastinya mafia ada di Malaysia,” kata Zulkifli ketika ditemui di kantornya kemarin (30/12).

Dia mengatakan, tindak kejahatan hutan masih ditemukan di Sumatera Selatan, Giam Siak Kecil (Riau), Taman Nasional Gunung Kerinci Seblat, dan Padang Lawas, bahkan sudah meluas ke Sulawesi Selatan. Kerugian negara akibat pencurian kayu oleh cukong Malaysia ini mencapai triliunan rupiah karena hutan yang dirambah mencapai ratusan ribu hektar.

“Kerusakan ekologi juga tidak bisa dinilai dengan uang,” katanya.

Dia menyatakan sudah mengirim tim untuk menangani kasus perambahan kawasan disertai pembakaran dan pembalakan ilegal di sejumlah daerah. Sampai saat ini tim masih bekerja di lapangan untuk mengamankan hutan nasional.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Hadi Daryanto mengatakan, tahun ini pihaknya telah berhasil menangani 94 kasus pembalakan liar. Dari jumlah itu, 56 kasus sudah sampai pada tahap P21 dan 13 kasus sudah divonis.

“Untuk perambahan kawasan hutan saat ini ada 38 kasus yang ditangani kementerian dan yang sudah sampai P21 mencapai 27 kasus serta 8 kasus sudah divonis,”katanya.

Hadi mengakui perambahan kawasan hutan masih marak. Para mafia hutan, katanya, juga makin kejam karena tidak segan-segan mengerakkan rakyat untuk melakukan pembakaran. Kegiatan pembakaran ini masih marak di tahun 2010, meski asap yang ditimbulkannya tidak besar karena faktor cuaca yang menyebabkan kebakaran kawasan hutan cepat berhenti.

“Saya sangat mengecam kejahatan ini. Mereka jahat sekali membakar lahan. Pohon yang masih bagus dibakar, ini sangat bahaya,” tegasnya.

Selama tahun ini, jumlah hot spot di wilayah Indonesia turun menjadi 9.841 titik api dari rata-rata selama 2005-2009 yang mencapai 458.444 titik api. Menhut mengakui kasus pembalakan haram masih terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Kejahatan hutan ini dilakukan secara terorganisir dan para pelaku utamanya mengetahui kapan pengawasan lengah dari pusat.

Menhut menduga kejahatan terorganisasi ini digerakkan oleh mafia hutan dengan menggerakkan masyarakat pendatang agar membakar lahan untuk digantikan dengan lahan sawit.
“Di tempat lain juga masih banyak terjadi terutama di Riau, masyarakatnya dimobilisasi. Mereka bukan masyarakat asli, tapi pendatang,” pungkasnya. (zul/jpnn)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simalungun Akan Menjadi Kabupaten Terkaya di Sumut

    Simalungun Akan Menjadi Kabupaten Terkaya di Sumut

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gagasan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sei Mangke Kabupaten Simalungun merupakan ide brilian dari putra Sumatera Utara dan telah masuk dalam program nasional yaitu Master Plan Pembangunan Percepatan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Sebentar lagi Simalungun akan menjadi sebuah kabupaten kayaraya dan terkaya di antara seluruh kabupaten yang ada di Sumut. Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan […]

  • Siti Fatima, Juara Astronomi dari Sebuah Gubuk

    Siti Fatima, Juara Astronomi dari Sebuah Gubuk

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampang: Gubuk itu sederhana dan berlantai tanah di tengah tegalan di Dusun Dualas, Pangongseyan, Sampang, Madura, Jawa Timur. Tidak akan ada yang menyangka jika gubuk itu dihuni seorang siswi yang baru-baru ini keluar sebagai juara nasional bidang astronomi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2011 di Manado, Sulawesi Utara. Kemiskinan agaknya membuat Siti Fatima terpacu untuk […]

  • Tambang Emas Ilegal di Huta Bargot Madina ‘Bom Waktu’

    Tambang Emas Ilegal di Huta Bargot Madina ‘Bom Waktu’

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diprediksi bakal menjadi “bom waktu”. Selain limbah tambang yang sangat berbahaya, kondisi areal tambang emas juga sudah semakin membahayakan. Pantuan beritasumut.com, Senin (28/02/2011), wajah para pekerja Galundung mulai pucat dan matanya kuning seperti kurang darah diduga akibat limbah air raksa (merkuri). Galundung […]

  • 12 Nama Ramaikan Bursa Kandidat Bupati Palas

    12 Nama Ramaikan Bursa Kandidat Bupati Palas

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Bursa kandidat Bupati Palas periode 2014-2019 semakin bertabur. Sedikitnya, ada 12 kandidat yang telah menyosialisasikan diri melalui spanduk. Di antaranya, H Ali Sutan Harahap(TSO) Bupati Palas, H Rahmat P Hasibuan Mantan anggota DPRD Sumut, H Tondi Roni Tua, H Sarmadhan Hasibuan Sekda Kota Psp, RE Hasibuan Kaban Pemdes Tapsel, H Syahrin Daulay […]

  • Pekan Depan Data Honorer K2 Diverifikasi

    Pekan Depan Data Honorer K2 Diverifikasi

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Memeriksa keabsahan berkas peserta yang lulus seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari tenaga honorer kategori dua (K2) bukanlah pekerjaan yang mudah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan, Lahum Lubis mengakui hal tersebut. Menurutnya, yang menjadi persoalan dalam berkas honorer K2 yakni surat keterangan (SK) pengangkatan. “Tenaga honorer K2 itu mayoritas […]

  • Kejaksaan Diminta Usut Proyek PNPM di Namo Tualang

    Kejaksaan Diminta Usut Proyek PNPM di Namo Tualang

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Biru-biru, Proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Dusun IV, Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, disoal warga dan BPD setempat. Pasalnya, proyek PNPM berupa pembangunan mandi cuci kakus (MCK) dan pengeboran sumur bor, ambruk hingga nyaris memakan korban, Sabtu (06/05/2011). Hal ini diungkapkan Serda Sembiring (45) didampingi Josep Sembiring (52) selaku […]

expand_less